Tidak Mainkan Kai Havertz Lawan Southampton, Begini Penjelasan Tuchel
Serafin Unus Pasi | 3 Oktober 2021 03:02
Bola.net - Manajer Chelsea, Thomas Tuchel membeberkan alasan mengapa ia tidak memainkan Kai Havertz melawan Southampton. Ia menyebut sang playmaker sedang kurang oke performanya sehingga ia mencadangkannya.
Kemarin malam, Chelsea berhadapan dengan Southampton. Meski sempat mengalami kesulitan, Chelsea berhasil menang dengan skor 3-1 di laga itu.
Di laga itu, Tuchel sama sekali tidak memainkan Kai Havertz. Sang playmaker duduk di bangku cadangan dari awal laga hingga akhir.
Ketika ditanya mengapa ia tidak memaikan Havertz, begini jawaban sang manajer. "Kami selalu mencoba untuk mengeluarkan kemampuan terbaik para pemain kami," buka Tuchel kepada laman resmi Chelsea.
Baca komentar lengkap sang manajer di bawah ini.
Performa Kurang Oke
Tuchel menyebut bahwa performa Havertz sedang kurang oke. Sehingga ia menilai lebih baik ia duduk di bangku cadangan terlebih dahulu.
"Kami ingin para pemain kami untuk berada di performa terbaik mereka. Namun setelah mencoba berulang kali, saya harus mengakui bahwa Kai dan Hakim [Ziyech] tidak berada di kondisi terbaik mereka,"
"Ini mungkin bukan kesalahan mereka sepenuhnya, namun performa mereka kini menurun di saat-saat yang menentukan,"
Terus Dorong
Tuchel menegaskan bahwa ia belum kehabisan kesabaran pada Havertz. Ia akan berjuang sekuat tenaga untuk membuat sang pemain kembali ke performa terbaiknya.
"Saat ini kami berada di momen-momen yang krusial, namun mereka berdua sepertinya kehilangan kepercayaan diri entah kenapa,"
"Namun kami tidak akan berhenti untuk mendorong mereka. Tidak ada yang marah dengan keputusan yang saya ambil, karena kami harus memenangkan pertandingan dan keputusan ini diambil agar kami bisa menang," ujarnya.
Naik Peringkat
Kemenangan atas Southampton ini membuat posisi Chelsea di klasemen EPL meningkat.
The Blues kini berada di peringakt pertama klasemen sementara EPL dengan raihan 16 poin dari tujuh pertandingan.
(Chelsea FC)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Link Live Streaming Liga Champions Inter vs Arsenal di Vidio, Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 02:13
-
Prediksi Susunan Pemain Inter vs Arsenal, Lautaro Martinez Jadi Tumpuan Nerrazurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:36
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







