Tottenham Bantai MU, Jose Mourinho Sindir Setan Merah yang Sering Diuntungkan VAR
Ari Prayoga | 5 Oktober 2020 05:25
Bola.net - Manajer Tottenham, Jose Mourinho menyebut bahwa Manchester United tak bisa memprotes keputusan VAR karena sudah seringkali diuntungkan olehnya.
Komentar Mourinho ini muncul setelah terjadi kontroversi dalam laga pekan keempat Premier League antara Manchester United versus Tottenham di Old Trafford, Minggu (4/10/2020).
Dalam laga ini, wasit memberi kartu merah terhadap Anthony Martial karena dianggap menampar wajah Erik Lamela. Dalam tayangan ulang, terlihat bahwa Lamela lebih dulu memprovokasi Martial.
Pada akhirnya, wasit Anthony Taylor hanya mengeluarkan kartu merah untuk Martial, dan Lamela lolos dari hukuman.
Komentar Mourinho
Mourinho pun tak mau berkomentar banyak terhadap insiden ini. Namun, pria asal Portugal itu menyebut bahwa United tak bisa protes akan keputusan VAR.
"Saya tidak menontonnya. Mungkin nanti saya akan melakukannya. Jika seseorang bisa menangis tentang keputusan VAR, itu adalah Tottenham dan jika seseorang tidak bisa menangis tentang VAR, itu pasti Manchester United," ujar Mourinho kepada Sky Sports.
"Saya tidak tahu, satu-satunya hal yang saya tahu adalah kami bermain sangat baik. Saya memberi tahu para pemain saya bahwa hasil yang bagus di sini adalah menang dan kami melakukan itu," tambahnya.
Kemenangan Bersejarah
Mourinho melontarkan pujian setinggi langit terhadap anak asuhnya yang tampil sangat baik untuk meraih kemenangan bersejarah bagi Spurs.
"Manchester United tidak banyak kalah, [dan] kalah dengan kebobolan enam gol tentu saja tidak setiap hari terjadi. [Ini] kemenangan bersejarah tetapi pada akhirnya [itu] tiga poin dan tiga poin yang sangat penting karena kami kehilangan lima poin di kandang," tutur Mourinho.
"Kami mempersiapkan diri kami dengan sangat baik secara taktik dan juga psikologis, tim sudah siap. Begitu siap sehingga penalti di menit pertama dan tertinggal 1-0 sama sekali tidak mempengaruhi tim," lanjutnya.
"Beberapa orang dapat mengatakan Anda bermain melawan 10 orang untuk waktu yang lama, tetapi bagi saya benar juga bahwa ketika 11 lawan 11 kami bermain sangat baik, kami menciptakan banyak masalah, kami menang 2-1 dan mereka tidak bisa menemukan solusi untuk mengendalikan kami," tandasnya.
Sumber: Sky Sports
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Vinicius Jr ke Chelsea? Mantan Pemain The Blues Anggap Itu Sekadar Khayalan
Liga Inggris 19 Januari 2026, 19:39
-
Apa yang Salah dengan Eberechi Eze di Arsenal?
Liga Inggris 19 Januari 2026, 17:29
LATEST UPDATE
-
Usai Cabut dari Real Madrid, Tujuan Xabi Alonso Berikutnya Terungkap
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 04:30
-
Kabar Panas dari Stamford Bridge: Chelsea Siap Lepas Gelandang Juara Piala Dunia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 03:29
-
Prediksi Copenhagen vs Napoli 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Olympiakos vs Leverkusen 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:02
-
Prediksi Sporting CP vs PSG 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:01
-
Prediksi Inter vs Arsenal 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Tottenham vs Dortmund 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Man City 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26





