Tottenham dan Laga 'Final' Liga Inggris: Main Berani Atau Degradasi!
Afdholud Dzikry | 20 Mei 2026 10:57
Bola.net - Pelatih Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi memilih langsung mengalihkan perhatian ke pertandingan terakhir musim ini setelah Tottenham kalah dari Chelsea di Stamford Bridge, Rabu (20/5/2026) dini hari tadi. Kekalahan itu membuat posisi mereka belum aman dari ancaman degradasi.
Situasi menjadi semakin berat karena Spurs sebenarnya hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengunci tempat di Premier League musim depan. Namun, dua gol Chelsea menggagalkan target tersebut. Kini, nasib mereka akan ditentukan di pekan pamungkas.
Tekanan pun terasa di seluruh skuad. Akhir musim yang penuh ketidakpastian memaksa para pemain dan staf bekerja lebih keras untuk menghindari kegagalan besar di depan mata.
Panggung Penentu Harga Diri Klub

Kekalahan di Stamford Bridge membuat Tottenham harus menjalani partai hidup mati melawan Everton. Seluruh persiapan kini diarahkan sepenuhnya untuk laga kandang terakhir musim ini.
Bagi De Zerbi, pertandingan tersebut lebih dari sekadar perebutan poin. Ia menilai tim sedang mempertaruhkan identitas dan harga diri klub di hadapan pendukung sendiri.
"Sekarang kami harus mempersiapkan diri dengan cara terbaik untuk memainkan laga final," kata De Zerbi.
"Karena final yang sebenarnya bukanlah melawan Manchester United musim lalu, final yang sebenarnya adalah hari Minggu ini. Dan saya ingin hal ini jelas bagi semua orang karena hari Minggu kami bermain untuk sesuatu yang lebih dari sekadar trofi. Kami bermain untuk kebanggaan kami, martabat kami, sejarah klub. Setiap dari kami akan memberikan yang terbaik."
Kekecewaan Akibat Blunder Fatal Lini Belakang

Pelatih asal Italia itu juga tidak menutupi rasa kecewanya terhadap performa tim saat menghadapi Chelsea. Ia menilai dua gol lawan lahir dari kesalahan yang seharusnya bisa dihindari.
Menurut De Zerbi, Tottenham sebenarnya mampu mengimbangi permainan lawan di banyak momen. Namun, mereka terlalu ceroboh saat memasuki area penting dan gagal memanfaatkan peluang dengan baik.
"Saya pikir kami memainkan permainan yang bagus, tapi tidak cukup untuk menang," ujar De Zerbi.
"Kami membuat terlalu banyak kesalahan di sepertiga akhir lapangan dan kami kebobolan dua gol dengan cara yang bodoh. Gol pertama dari jarak 30 meter dari Enzo Fernandez, dan gol kedua yang kami terima, kami kehilangan bola bodoh lainnya ketika kami berada dalam kendali penuh."
Tuntutan Keberanian
Tottenham sempat menunjukkan respons positif di akhir pertandingan. Intensitas serangan mereka meningkat setelah pergantian pemain dilakukan, hingga akhirnya mampu mencetak gol balasan.
De Zerbi berharap semangat itu bisa kembali terlihat sejak menit awal saat melawan Everton. Ia ingin timnya tampil lebih berani dan tetap bersatu di tengah tekanan besar.
"Dalam 20 menit terakhir saya pikir kami bermain dengan lebih banyak energi, lebih banyak hasrat, dan saya ingin melihat lebih banyak perilaku seperti itu," kata De Zerbi.
"Melalui momen yang sangat sulit ini, periode sulit, hari-hari sulit, jika kami tetap kuat, kami bisa menjadi lebih baik. Lebih baik sebagai pelatih, lebih baik sebagai pemain, dan lebih baik sebagai manusia. Namun kita harus tetap bersama, kuat, fokus pada pertandingan dan bermain dengan kepribadian serta dengan keberanian," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
4 Pemain yang Berpotensi Dilepas Arsenal pada Musim Panas 2026/2027
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 00:27
-
Tijjani Reijnders Resmi Gabung Al-Qadsiah dengan Mahar Rp1,1 Triliun
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 22:50
-
Wayne Rooney Kirim Pesan untuk Marcus Rashford: Ini yang Harus Diubah
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 21:01
LATEST UPDATE
-
Hormati Matheus Cunha, Marcus Rashford Tak Minta Nomor 10 di MU
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 13:33
-
Yan Diomande Bisa Bikin Florentino Perez Lupakan Michael Olise
Liga Spanyol 20 Agustus 2026, 13:08
-
Jorge Mendes Gagas Barter Rafael Leao dengan Ruben Dias
Liga Italia 20 Agustus 2026, 13:03
-
Nasib Apes Federico Gatti, Cedera Usai Ditekel Fan Sendiri
Liga Italia 20 Agustus 2026, 12:33
-
Jose Mourinho Siapkan Arda Guler Jadi Penerus Luka Modric
Liga Spanyol 20 Agustus 2026, 12:06
-
Daftar dan Nomor Punggung Pemain Chelsea 2026/2027
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 12:03
-
Bernardo Silva Akhirnya Merasakan Sendiri Besarnya Identitas Real Madrid
Liga Spanyol 20 Agustus 2026, 11:11
-
Juventus Dipaksa Mengubur Asa Datangkan Bruno Fernandes dari Manchester United
Liga Italia 20 Agustus 2026, 10:18
-
Gambaran Awal Skuad AC Milan untuk Liga Europa 2026-27
Liga Eropa UEFA 20 Agustus 2026, 10:12
-
Diego Moreira Kini Resmi Berseragam AC Milan
Liga Italia 20 Agustus 2026, 10:02
-
Fleksibilitas Ezri Konsa Akan Sangat Berguna Bagi Arsenal
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 09:50
-
Myles Lewis-Skelly dan Kenyataan Pahit di Arsenal
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 09:18
-
Formasi Pertahanan Ideal Real Madrid untuk Awal Musim 2026-27
Liga Spanyol 20 Agustus 2026, 09:12
-
Ambisi Besar Barcelona: Lanjutkan Dominasi Domestik dan Taklukkan Eropa
Liga Spanyol 20 Agustus 2026, 08:56
-
Manchester United dan Fondasi yang Lebih Kuat untuk Melanjutkan Kebangkitan
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 08:21
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59


