Tottenham Dipermalukan Crystal Palace 1-3, Spurs Kini Hanya Satu Poin dari Zona Degradasi
Aga Deta | 6 Maret 2026 07:27
Bola.net - Tottenham Hotspur kembali mengalami hasil buruk di Premier League setelah kalah 1-3 dari Crystal Palace, Jumat (6/3/2026) dini hari WIB. Kekalahan itu membuat Spurs kini hanya berjarak satu poin dari zona degradasi.
Krisis yang melanda Tottenham semakin terlihat jelas setelah mereka memperpanjang rekor tanpa kemenangan di liga menjadi 11 pertandingan. Situasi tersebut menjadi catatan terburuk klub sepanjang sejarah mereka di kompetisi ini.
Kemenangan West Ham yang berada di posisi ke-18 pada pertengahan pekan membuat situasi Tottenham semakin tertekan. Ancaman degradasi untuk pertama kalinya sejak 1977 mulai menjadi pembahasan serius.
Spurs saat ini duduk di posisi ke-16 dengan 29 poin dan hanya unggul satu angka dari zona merah. Kekalahan dari Crystal Palace semakin memperburuk situasi tim asuhan Igor Tudor.
Tottenham Sempat Unggul Lebih Dulu
Tottenham memulai pertandingan dengan penuh kehati-hatian di depan pendukung sendiri. Mereka bahkan hampir kebobolan pada menit pertama sebelum kiper Guglielmo Vicario menggagalkan peluang Adam Wharton.
Crystal Palace sempat mencetak gol lewat Ismaila Sarr, tetapi dianulir karena posisi offside. Bola dinilai mengenai dahi sang pemain yang sudah berada di depan garis pertahanan.
Tottenham memanfaatkan momen tersebut untuk mencetak gol lebih dulu. Archie Gray melewati beberapa pemain sebelum mengirim umpan tarik yang diselesaikan Dominic Solanke menjadi gol pembuka.
Gol tersebut sempat memberi harapan bagi tuan rumah. Namun keunggulan itu tidak bertahan lama setelah Crystal Palace mulai meningkatkan tekanan.
Kartu Merah Van de Ven Ubah Jalannya Laga
Situasi berubah drastis ketika Micky Van de Ven melakukan pelanggaran terhadap Ismaila Sarr. Bek Tottenham itu menarik lawannya saat menjadi pemain terakhir sehingga langsung mendapat kartu merah.
Wasit kemudian menunjuk titik penalti untuk Crystal Palace. Sarr mengeksekusi penalti tersebut dengan tenang untuk menyamakan kedudukan.
Bermain dengan 10 pemain membuat Tottenham kesulitan mengimbangi permainan lawan. Crystal Palace memanfaatkan kondisi tersebut dengan terus menekan pertahanan tuan rumah.
Momentum pertandingan sepenuhnya beralih ke tim tamu setelah gol penyeimbang itu. Tottenham mulai kehilangan kendali permainan menjelang akhir babak pertama.
Crystal Palace Menggila di Akhir Babak Pertama

Crystal Palace menutup babak pertama dengan performa sangat efektif. Mereka mencetak dua gol tambahan dalam periode singkat untuk membalikkan keadaan.
Adam Wharton berperan penting dalam dua gol tersebut. Ia memberikan umpan yang dimanfaatkan Jorgen Strand Larsen untuk menaklukkan Vicario lewat celah di antara kakinya.
Tidak lama berselang, Wharton kembali menciptakan peluang berbahaya. Umpan terobosannya disambut Sarr yang dengan mudah menaklukkan Vicario.
Gol tersebut membuat Crystal Palace unggul 3-1 sebelum turun minum. Tottenham memasuki ruang ganti dengan tekanan besar dari para pendukungnya sendiri.
Tottenham Tak Mampu Bangkit di Babak Kedua
Tottenham menunjukkan peningkatan permainan setelah jeda. Namun kekurangan satu pemain membuat mereka kesulitan menciptakan tekanan yang konsisten.
Peluang terbaik tuan rumah datang dari Dominic Solanke. Tendangannya masih mampu ditepis kiper Crystal Palace, Dean Henderson.
Meski berusaha menekan, Tottenham jarang menciptakan peluang berbahaya. Mereka juga tidak mampu membongkar pertahanan rapat tim tamu.
Crystal Palace akhirnya mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir. Hasil ini memperpanjang krisis Tottenham di Premier League musim ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Man City vs Coventry City 5 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 08:51
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 4 September 2026, 05:16
LATEST UPDATE
-
Skuad Manchester United di Liga Champions: Mainoo dan Yoro Tak Masuk Daftar 25 Pemain
Liga Champions 4 September 2026, 16:45
-
Prediksi BRI Super League: Persik Kediri vs Dewa United 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 16:26
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Persebaya 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 16:22
-
Prediksi Betis vs Madrid: Yan Diomande Berpeluang Jadi Starter
Liga Spanyol 4 September 2026, 16:10
-
Peluang Debut Emil Audero di Rayo Vallecano: 2 Sesi Latihan Jadi Penentu
Tim Nasional 4 September 2026, 15:46
-
Prediksi Susunan Pemain Ipswich vs Liverpool: Barcola Berpeluang Debut
Liga Inggris 4 September 2026, 15:35
-
Marc Klok dan Laga Emosional Persib vs PSM Makassar
Bola Indonesia 4 September 2026, 15:14
-
Gabung Al-Hilal, Gabriel Martinelli Jadi Penjualan Termahal Arsenal
Liga Inggris 4 September 2026, 15:00
-
Target Persib di ACL Two 2026/2027, Umuh Muchtar: Mudah-mudahan Juara
Bola Indonesia 4 September 2026, 14:44
-
Link Nonton Siaran Langsung Bali United vs PSS Sleman FC di Indosiar dan Vidio
Bola Indonesia 4 September 2026, 13:42
-
Prediksi Arsenal vs Chelsea Versi Gary Neville: The Gunners Menang 2-0
Liga Inggris 4 September 2026, 13:36
-
Xabi Alonso Siapkan Perubahan pada 2 Sektor Chelsea untuk Hadapi Arsenal
Liga Inggris 4 September 2026, 13:29
-
Dusan Vlahovic Akhirnya Ungkap Alasan di Balik Kepergiannya dari Juventus
Liga Italia 4 September 2026, 13:20
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51





