Tottenham Sulit Dibenahi, Igor Tudor Jelas Bukan Solusinya
Aga Deta | 12 Maret 2026 20:34
Bola.net - Tottenham Hotspur sedang mengalami periode sulit musim ini. Performa buruk membuat mereka semakin dekat dengan ancaman degradasi di Premier League.
Situasi semakin memburuk setelah kekalahan telak 2-5 dari Atletico Madrid di Liga Champions. Hasil tersebut membuat peluang Spurs untuk lolos ke babak berikutnya hampir tertutup.
Pelatih sementara Igor Tudor sebenarnya tidak sepenuhnya bisa disalahkan atas situasi ini. Masalah yang dialami Tottenham sudah terjadi jauh sebelum ia datang.
Namun dalam empat pertandingan pertamanya, Tudor belum mampu membawa perubahan signifikan. Spurs bahkan kalah dalam empat laga tersebut dengan performa yang mengecewakan.
Empat Laga Awal yang Mengecewakan

Igor Tudor mencatat awal yang buruk bersama Tottenham. Ia menjadi pelatih pertama dalam sejarah klub yang kalah dalam empat pertandingan awalnya.
Hasil tersebut semakin memperburuk kondisi tim yang sudah kehilangan kepercayaan diri. Para pemain terlihat kesulitan menemukan kembali performa terbaik mereka.
Kekalahan telak dari Atletico Madrid menjadi titik terendah terbaru bagi Spurs. Pertandingan tersebut memperlihatkan berbagai kelemahan dalam permainan mereka.
Dalam empat pertandingan di bawah Tudor, Tottenham mencetak lima gol dan kebobolan 14 kali. Statistik itu menunjukkan betapa rapuhnya performa tim saat ini.
Keputusan Taktik yang Dipertanyakan

Salah satu hal yang menuai kritik adalah keputusan taktik Tudor. Ia terus menggunakan formasi 3-4-2-1 meski sistem tersebut belum menunjukkan hasil positif.
Pendekatan itu justru membuat permainan Tottenham terlihat tidak stabil. Tim kesulitan menemukan keseimbangan antara lini serang dan pertahanan.
Beberapa keputusan pemilihan pemain juga menimbulkan tanda tanya. Tudor bahkan menurunkan susunan pemain termuda Tottenham dalam laga gugur Liga Champions.
Rata rata usia tim saat menghadapi Atletico Madrid hanya 25 tahun 24 hari. Keputusan tersebut dinilai berisiko dalam pertandingan penting.
Kesalahan Fatal di Posisi Kiper

Keputusan Tudor mengganti kiper utama Guglielmo Vicario juga menjadi sorotan. Ia memilih memainkan Antonin Kinsky yang jarang tampil musim ini.
Pertandingan tersebut menjadi debut Kinsky di Liga Champions. Namun keputusan itu berakhir dengan konsekuensi buruk bagi Tottenham.
Kiper berusia 22 tahun tersebut melakukan dua kesalahan fatal dalam 17 menit pertama. Kesalahan itu langsung berujung pada dua gol Atletico Madrid.
Setelah kesalahan tersebut, Tudor segera menarik Kinsky keluar dari lapangan. Situasi itu menjadi momen sulit bagi kiper muda tersebut.
Ancaman Degradasi Menghantui Spurs

Masalah terbesar Tottenham saat ini adalah posisi mereka di klasemen. Spurs kini terancam terjerumus ke zona degradasi.
Dalam tiga pertandingan Premier League di bawah Tudor, Tottenham selalu kalah. Hasil tersebut membuat tekanan terhadap tim semakin besar.
Performa buruk sebenarnya sudah terjadi sebelum Tudor datang. Dalam rentang 38 pertandingan terakhir, Tottenham hanya memiliki rata rata 0,87 poin per laga.
Jika tren tersebut berlanjut, Tottenham bisa terdegradasi dari Premier League. Klub London itu terakhir kali bermain di divisi kedua pada musim 1977-1978.
Sumber: Opta
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 07:25
-
Live Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Paraguay
Piala Dunia 13 Juni 2026, 07:09
-
Man of the Match Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Ismael Kone
Piala Dunia 13 Juni 2026, 05:40
-
Link Live Streaming Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 04:30
-
Tempat Menonton Amerika Serikat vs Paraguay: Kick Off Jam Berapa?
Piala Dunia 13 Juni 2026, 00:01
-
Bukan Cuma Soal Taktik, Ancelotti Ubah Total Suasana Timnas Brasil
Piala Dunia 12 Juni 2026, 23:32
-
Nonton Live Streaming Piala Dunia 2026: Kanada vs Bosnia dan Herzegovina
Piala Dunia 12 Juni 2026, 23:25
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28









