Tottenham vs Man City: Kok Bisa Unggul 2 Gol Tapi Gagal Menang, Guardiola?
Editor Bolanet | 2 Februari 2026 09:31
Bola.net - Manchester City harus puas berbagi angka saat bertamu ke markas Tottenham Hotspur. Hasil imbang 2-2 ini menjadi sorotan tajam Josep Guardiola.
The Citizens sebenarnya sempat unggul meyakinkan lewat aksi Rayan Cherki dan Antoine Semenyo. Namun, keunggulan dua gol itu buyar dalam sekejap pada babak kedua.
Dominic Solanke tampil sebagai mimpi buruk Man City lewat dua gol balasan cepat. Pep Guardiola mengakui timnya kehilangan kendali permainan setelah gol pertama tuan rumah.
Hilangnya Kendali Permainan di Babak Kedua

Manajer asal Spanyol tersebut menyoroti perubahan atmosfer pertandingan yang sangat mendadak. Menurutnya, semangat juang para pemain Spurs bangkit berkat dukungan luar biasa suporter.
"Setelah gol pembuka mereka, mereka mendapatkan momentum selama 15 hingga 20 menit," ujar Pep Guardiola.
Kondisi tertinggal dua gol membuat Tottenham bermain tanpa beban dan sangat militan. Energi fisik para pemain Spurs pun menjadi tantangan berat bagi lini pertahanan City.
"Ini normal, tertinggal 0-2, tidak ada ruginya dengan energi penonton yang mereka miliki, fisik yang mereka miliki," sambung Guardiola.
Keluhan Terhadap Keputusan VAR dan Gol Kontroversial
Pertandingan ini juga diwarnai insiden panas terkait gol pertama dari Dominic Solanke. Solanke terlihat melakukan kontak fisik yang cukup keras terhadap bek City, Marc Guehi.
Meski sempat diprotes, VAR tetap mensahkan gol tersebut sebagai gol yang bersih. Pep Guardiola pun tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya terhadap keputusan sang pengadil lapangan.
"Jika bek tengah melakukan itu kepada striker, ini adalah penalti, kan?" keluh Guardiola.
Kejadian tersebut dinilai merusak skema permainan yang sudah dibangun rapi sejak awal. City pun gagal mempertahankan dominasi setelah tekanan fisik pemain Spurs semakin meningkat.
Tantangan Mental dan Adaptasi Pemain Baru
Eks pelatih Barcelona ini menyebut bahwa mengontrol laga di Premier League sangat sulit. Situasi emosional di lapangan seringkali membuat taktik yang direncanakan menjadi tidak berjalan.
"Kami tahu sepanjang waktu kami tidak bisa mengendalikan seluruh pertandingan," tutur Guardiola.
City sejatinya memiliki banyak peluang emas melalui situasi satu lawan satu. Namun, penyelesaian akhir yang buruk membuat mereka gagal menambah keunggulan lebih jauh lagi.
"Kita punya banyak pemain baru. Kami harus mencoba menyelesaikan aksi dengan sedikit lebih baik, tapi permainan dimainkan dengan baik," tutup Guardiola.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jude Bellingham ke Liverpool? Legenda The Reds Beri Isyarat Menarik
Liga Inggris 4 Juni 2026, 18:29
LATEST UPDATE
-
Jam Kick Off Timnas Indonesia vs Oman Malam Ini, Tayang di Mana?
Tim Nasional 5 Juni 2026, 09:56
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 GP Monako 2026 di Vidio, 5-7 Juni 2026
Otomotif 5 Juni 2026, 09:49
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Hungaria 2026 di Vidio, 5-7 Juni 2026
Otomotif 5 Juni 2026, 09:38
-
Tempat Menonton Timnas Indonesia vs Oman Hari Ini 5 Juni 2026
Tim Nasional 5 Juni 2026, 09:36
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 5 Juni 2026, 09:18
-
Jadwal Lengkap Balapan Formula 1 2026
Otomotif 5 Juni 2026, 09:17
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 5 Juni 2026, 09:13
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47












