Transfer Odion Ighalo: Tipu Daya Agen dan Pengaruh Rezim Lama Louis van Gaal
Asad Arifin | 4 Februari 2020 08:25
Bola.net - Transfer Odion Ighalo ke Manchester United rupanya memiliki latar belakang yang menarik. Rezim lama Louis van Gaal dilaporkan terlibat dalam kepindahan pemain asal Nigeria itu ke Old Trafford.
Manchester United mendapatkan Odion Ighalo pada hari terakhir bursa transfer Januari 2020. United tidak membelinya, tetapi meminjam dari klub Shanghai Shenhua selama enam bulan lamanya.
Pinjaman tersebut diyakini tidak cuma-cuma. Walau tidak diumumkan secara resmi oleh United, sejumlah media Inggris menyebut nilai kompensasi Ighalo. United harus membayar 4 juta euro untuk mendapat jasanya.
Ighalo menjadi pemain kedua yang datang ke United pada bursa transfer Januari 2020. Sebelumnya, Setan Merah juga merampungkan transfer Bruno Fernandes dari Sporting CP dengan harga 55 juta euro.
Di Balik Transfer Odion Ighalo
Jurnalis Sky Sports, Kaveh Solhekol, menyebut bahwa transfer Odion Ighalo menunjukkan titik lemah Manchester United. Mereka tidak punya pemandu bakat yang secara komprehensif punya data dan memantau banyak pemain potensial di dunia.
"Mengapa klub sebenar dan sekaya Manchester United meminjam Odion Ighalo?," kata Kaveh Solhekol dikutip dari Sky Sports.
"Tidak mungkin mereka memantaunya secara ketat di China. Tentu saja, dia tidak ada pada rencana klub di bursa transfer," sambungnya.
Kaveh Solhekol mengatakan, bisa jadi Manchester United menjadi korban tipu daya para agen. Sebab, semua agen tahu bahwa United butuh penyerang baru pasca cedera yang dialami Marcus Rashford dan bakal membuatnya absen lama.
"United dibanjiri dengan telepon dari para agen yang ingin mewujudkan mimpi pemainnya pindah ke Old Trafford," kata Kaveh Solhekol.
Pengaruh Rezim Lama Louis van Gaal

Louis van Gaal memang sudah lama tidak berada di Manchester United. Pria asal Belanda tersebut bahkan sudah pensiun. Namun, sisa rezim Louis van Gaal masih ada di United pada sosok Marcel Bout. Dulu, dia adalah kepala tim pemandu bakat dan asisten manajer United era Louis van Gaal.
"Van Gaal sudah lama hilang tetapi Bout masih di United dan bekerja sebagai kepala pemandu bakat global," buka Kaveh Solhekol.
"Dia kemungkinan telah menjadi kekuatan pendorong di belakang kepindahan untuk Ighalo. Mereka mengatakan lebih baik daripada tidak pernah sama sekali," kata Kaveh Solhekol.
"Tapi United pasti lebih baik membayar mahal untuk mendapatkan Erling Braut Haaland daripada membuat langkah terlambat untuk pemain Nigeria berusia 30 tahun yang belum bermain sejak liga China berakhir dua bulan lalu," kata Kaveh Solhekol.
Seperti diketahui, pada era Louis van Gaal, United memang ingin membeli Odion Ighalo. Saat itu, Ighalo masih berusia 26 tahun dan sedang berada dalam performa yang bagus bersama Watford.
Sumber: Sky Sports
Baca Ini Juga:
Bruno Fernandes Bisa Jadi Kevin De Bruyne-nya Manchester United
Jesse Lingard Terbuang dari MU, jadi Rebutan AS Roma dan Atletico Madrid
Joshua King Kecewa karena Di-PHP Manchester United, Ada Apa?
Agen Ighalo Cerita Soal Manchester United yang 'Gopoh' di Akhir Bursa Transfer
Terungkap, Jose Mourinho Sempat Goda Odion Ighalo
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Meski Mahal, Ini Alasan MU Bakal Tetap Kejar Morgan Rogers
Liga Inggris 5 Juni 2026, 11:02
LATEST UPDATE
-
Klasemen Pembalap Moto3 2026
Otomotif 5 Juni 2026, 20:49
-
RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
Liga Inggris 5 Juni 2026, 20:28
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
Tim Nasional 5 Juni 2026, 19:01
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















