Trent Ingin Rasisme Dihabisi Dengan Pemberian Sanksi Pada Klub dan Fans
Dimas Ardi Prasetya | 19 September 2019 18:50
Bola.net - Bek Liverpool Trent Alexander-Arnold mengatakan klub dan fans yang terlibat dalam aksi rasisme harus dihukum agar aksi serupa tidak terulang.
Pernyataan itu ia lontarkan sebagai dukungan pada striker asal Belgia, Romelu Lukaku. Eks pemain Manchester United itu sebelumnya sempat mendapat perlakuan rasis dari fans Cagliari saat membela Inter Milan di laga giornata pekan kedua Serie A 2019-20.
Banyak pihak yang kemudian mengalirkan dukungannya kepada Lukaku. Di sisi lain, kecaman pun mengalir pada fans dan pada klub Cagliari.
Otoritas Serie A pun juga ikut dihujat karena terus membiarkan insiden serupa terjadi sebelumnya. Namun rupanya semua kritikan dan kecaman tersebut tidak menghasilkan efek yang positif.
Tak Ada Sanksi
Otoritas Serie A sebelumnya sudah mengeluarkan keputusan terkait aksi yang menimpa Lukaku tersebut. Mereka menilai aksi fans tersebut tak termasuk aksi rasis.
"Kepolisian Cagliari telah mengidentifikasikan bahwa sebelum tendangan penalti, hanya pada momen itu, di bagian 'Curva Nord' yang biasanya diiisi oleh pendukung tuan rumah ada gangguan untuk Lukaku."
"Dari posisi itu terdengar chants, teriakan dan siulan kepada Lukaku yang tengah mempersiapkan diri untuk mengambil tendangan penalti."
"Dari bagian sebelah kiri yang menghadap gawang, ada sejumlah chants yang dibuat individu tertentu, namun chant yang mereka keluarkan tidak diperhatikan oleh para staff atau kolaborator Jaksa Federal sebagai chant diskriminasi, karena suara itu tertutup siulan dan teriakan yang kami sebutkan sebelumnya."
"Asumsi mengenai aksi rasisme itu tidak bisa dibuktikan, baik dalam sisi ukuran maupun persepsi yang nyata."
Saran Trent

Bek berusia 20 tahun tersebut mengatakan untuk setiap aksi rasis, harus ada sanksi tegas. Sanksi itu harus dijatuhkan pada fans sekaligus bagi klub yang didukung fans tersebut.
"Jelas saya pikir FA Italia punya alasan untuk tidak menghukum mereka [Cagliari] tetapi saya pikir setiap tim harus dihukum. Setiap suporter tim harus dihukum karena tindakan semacam itu," tegasnya pada Sky Sports.
"Seharusnya tidak terjadi dalam pertandingan, terutama saat ini. Saya pikir mengecewakan melihat itu terjadi," keluhnya.
"Tapi saya yakin bahwa Lukaku terutama adalah karakter yang cukup kuat untuk melewatinya, seperti yang sudah anda lihat secara langsung - ia mencetak penalti dan mampu langsung membuat diam para fans itu. Itu positif baginya dan saya yakin ia akan bangkit dari itu dan terus melakukan apa yang ia lakukan, mencetak gol," seru Trent.
(Sky Sports)
Baca Juga:
- Kapok! Pandit Italia Ini Dipecat Usai Mengejek Lukaku dengan Nada Rasis di Televisi
- Edin Dzeko Punya Solusi untuk Atasi Rasisme di Italia, Apa Itu?
- Presiden Inter Milan Bela Ultras Inter Soal Kasus Romelu Lukaku
- Efek Ronaldo, Serie A Catatkan Rekor Gaji Tertinggi
- Bos Belgia Klaim Lukaku Temukan Kebahagiaan yang Hakiki di Inter Milan
- Aksi Rasisme Bisa Hilangkan Minat Para Pemain Terbaik Dunia Gabung Chelsea Atau MU
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di Vidio, 4-6 Maret 2026
Liga Inggris 5 Maret 2026, 17:30
-
St James' Park yang Angker buat Manchester United
Liga Inggris 5 Maret 2026, 16:16
-
Arsenal Unggul 7 Poin dari Man City, Peluang Juara Terbuka Lebar!
Liga Inggris 5 Maret 2026, 13:17
LATEST UPDATE
-
Bagaimana Nasib Rodrygo di Real Madrid usai Cedera Lutut Serius?
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:53
-
Real Madrid Mau Rekrut Vitinha? Lupakan Saja!
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:00
-
Hasil Persik vs PSBS Biak: Comeback Manis Macan Putih
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:41
-
Hasil Persijap vs Persis: Tanpa Gol di Stadion Gelora Bumi Kartini
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Siapa Lebih Unggul?
Editorial 4 Maret 2026, 14:37
















