Trofi Pertama di Awal Evolusi Chelsea Tahap Dua
Abdi Rafi Akmal | 31 Juli 2023 06:20
Bola.net - Chelsea memulai era baru bersama Mauricio Pochettino dengan sebuah trofi. Trofi tersebut diperoleh usai menjuarai turnamen pramusim bertajuk Premier League Summer Series 2023.
Chelsea menjadi klub dengan pengumpul poin terbanyak dari lima klub lainnya. The Blues tercatat mengumpulkan tujuh poin dari tiga laga yang sudah dijalani.
Christopher Nkunku dkk membuka turnamen mini tersebut dengan kemenangan 4-3 atas Brighton. Pertandingan kedua berakhir imbang 1-1 melawan Newcastle.
Tepat di pertandingan terakhir, Chelsea sukses mengumpulkan tiga poin lagi usai membekuk Fulham dengan skor 2-0.
Perjalanan Evolusi Tahap Satu

Chelsea telah melakukan evolusi sejak awal musim 2022/2023. Itu jadi evolusi tahap satu yang dialami The Blues.
Chelsea yang ketika itu beralih kepemilikan dari Roman Abramovich ke Todd Boehly melakukan perombakan skuad. Total 17 pemain didatangkan dengan menghabiskan dana 611 juta Euro.
Thomas Tuchel yang sedang stabil pun langsung dicopot dari posisi manajer karena dianggap tidak satu visi dengan pemilik baru.
Hasilnya memang kacau. Evolusi Chelsea tahap satu menjadi seperti klub medioker. Finis di peringkat ke-12 Liga Inggris, serta terlempar secara menyedihkan dari seluruh turnamen.
Awal Mula Evolusi Tahap Dua

Evolusi tahap dua dimuali tepat di musim panas 2023. Pekerjaan rumah paling utama Chelsea adalah merapikan skuad yang di musim lalu dikritik karena kebanyakan.
Chelsea langsung mendepak total 14 pemainnya. 253,9 juta Euro diperoleh dari hasil penjualan para pemain tersebut. Jumlah ini masih bisa bertambah sebelum bursa transfer ditutup.
Evolusi tahap dua ini ditandai dengan penunjukan Mauricio Pochettino sebagai manajer baru. Pochettino sengaja diresmikan setelah musim 2022/2023 berakhir. Chelsea menyudahi musim tersebut bersama manajer interim, Frank Lampard.
Di tangan Pochettino, sang manajer mengizinkan Chelsea mendatangkan sejumlah pemain muda. Ini jadi ciri-ciri kedua dari evolusi tahap dua.
Tiga dari empat pemain baru yang didatangkan Chelsea berusia di bawah 23 tahun. Angelo (18) didatangkan dari Santos, Diego Morreira (18) dari Benfica B, dan Nicolas Jackson (22) dari Villarreal.
Fokus di Jangka Panjang

Evolusi tahap dua ini tampaknya akan dipakai untuk persiapan menuju tahap ketiga, yaitu fokus pada jangka panjang. Sebab, evolusi tahap dua berusaha memasukkan sebanyak mungkin pemain berusia muda.
Selain tiga pemain baru yang disebutkan di atas, Chelsea juga hendak mengandalkan banyak pemain muda di musim 2023/2024. Ada yang dipromosikan dari akademi, ada juga yang direkrut.
Walaupun begitu, tidak semua pemain di bawah ini akan dimanfaatkan di tim utama. Sebagian dari mereka dirumorkan akan dipinjamkan ke klub lain.
Siapa saja mereka?
- Lewis Hall (18 tahun) - Bek kiri
- Carney Chukwuemeka (19 tahun) - Gelandang
- Andrey Santos (19 tahun) - Gelandang
- Gabriel Slonina (19 tahun) - Kiper
- Levi Colwill (20 tahun) - Bek tengah
- Cesare Casadei (20 tahun) - Gelandang
- Malo Gusto (20 tahun) - Bek kanan
- David Datro Fofana (20 tahun) - Penyerang
- Ian Maatsen (21 tahun) - Bek kiri
- Noni Madueke (21 tahun) - Sayap kanan
- Wesley Fofana (22 tahun) - Bek tengah
- Mykhaylo Mudryk (22 tahun) - Sayap kiri
- Enzo Fernandez (22 tahun) - Gelandang
- Benoit Badiashile (22 tahun) - Gelandang
- Conor Gallagher (23 tahun) - Gelandang
Mulai Temukan Racikan yang Pas

Berbekal para pemain muda tersebut, Chelsea lumayan tangguh selama pramusim. Dengan catatan, Chelsea belum bertemu dengan tim kuat.
Dari empat laga yang sudah dijalani, Chelsea meraih tiga kemenangan dari sekali seri. Laga pramusim terakhir Chelsea adalah melawan Borussia Dortmund.
Melihat apa yang sudah dilakukan Pochettino di awal evolusi tahap dua, ia mulai menemukan racikan yang pas untuk memadukan dan memaksimalkan potensi para pemain muda tersebut.
Kira-kira bagaimana ya nasib Chelsea di musim 2023/2024 dengan skuad yang ada?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Brighton vs Chelsea: The Blues Dibikin Malu di Kandang Burung Camar!
Liga Inggris 22 April 2026, 03:59
-
Nasib Arne Slot di Liverpool Ditentukan Liga Champions, Ini Syaratnya
Liga Inggris 22 April 2026, 03:03
-
Musim Gagal Real Madrid: Florentino Perez Akui Salah Pilih Pelatih
Liga Spanyol 22 April 2026, 01:00
-
Jose Mourinho Tawarkan Diri ke Real Madrid, Ada Urusan yang Belum Selesai
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:22
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Madrid vs Alaves: Kylian Mbappe
Liga Spanyol 22 April 2026, 05:29
-
Man of the Match Inter vs Como: Hakan Calhanoglu
Liga Italia 22 April 2026, 05:07
-
Man of the Match Brighton vs Chelsea: Jan Paul van Hecke
Liga Inggris 22 April 2026, 05:00
-
Hasil Brighton vs Chelsea: The Blues Dibikin Malu di Kandang Burung Camar!
Liga Inggris 22 April 2026, 03:59
-
Kylian Mbappe dan Thibaut Courtois Bisa 'Selamatkan' Musim Real Madrid
Liga Spanyol 22 April 2026, 03:35
-
Nasib Arne Slot di Liverpool Ditentukan Liga Champions, Ini Syaratnya
Liga Inggris 22 April 2026, 03:03
-
Musim Gagal Real Madrid: Florentino Perez Akui Salah Pilih Pelatih
Liga Spanyol 22 April 2026, 01:00
-
Inter Milan Cari Pengganti Sommer, Legenda Klub Ajukan 3 Kandidat Kiper
Liga Italia 22 April 2026, 00:37
-
Jose Mourinho Tawarkan Diri ke Real Madrid, Ada Urusan yang Belum Selesai
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:22
-
Barcelona Perlu Buka Ruang Finansial: 5 Pemain Bisa Dilepas
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:13
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59







