Tuchel Bawa Perubahan Besar, Hakim Ziyech Bisa Gagal Total di Chelsea
Richard Andreas | 9 Februari 2021 15:00
Bola.net - Kedatangan Thomas Tuchel sejauh ini membawa dampak positif untuk Chelsea. Empat laga telah dilalui, dengan tiga kemenangan dan satu hasil imbang.
Pemain-pemain Chelsea yang sempat tersingkir di era Frank Lampard pun kembali mendapatkan kesempatan bermain di bawah Tuchel. Singkatnya, Chelsea memulai dari nol dengan taktik dan gaya main baru.
Tuchel tampak lebih menyukai formasi 3-4-3, dengan dua wing-back sebagai senjata utama. Formasi ini tampak menjanjikan bagi sebagian besar pemain, tapi sepertinya bisa jadi masalah untuk Hakim Ziyech.
Ya, Ziyech bisa jadi gagal total di Chelsea karena formasi ini dan karena keberadaan Mason Mount. Apa maksudnya?
Mount jawab tantangan
Ketika Lampard dipecat, muncul dugaan bahwa Mason Mount bakal kembali duduk di bangku cadangan. Namun, faktanya sekarang Mount telah jadi starter pada tiga laga bersama Tuchel.
Mount tampak cepat beradaptasi dengan gaya main Tuchel. Permainannya mengalir, cerdas membawa bola, juga punya energi untuk menggebrak ke depan. Mount juga pemain yang serbabisa.
Lawan Burnley, dia awalnya turun di sisi kanan trio penyerang, lalu digeser ke tengah di babak kedua, mengisi ruang di belakang Werner-Pulisic.
Lawan Tottenham, Mount bermain sebagai false nine. Dan lawan Sheffield kemarin, dia kembali ke posisi favoritnya sebagai si no. 10.
Bagaimana Ziyech?
Lalu bagaimana dengan Ziyech? Jelas eks Ajax ini tidak mungkin mengisi pos wing-back di formasi 3-4-3 Tuchel. Ziyech tidak punya kemampuan defensif yang mumpuni.
Artinya, jika Tuchel tidak mengubah formasi dan gaya mainnya, Ziyech harus bersaing langsung dengan Mount untuk peran false nine atau si no. 10. Dan ini pun masih belum menghitung nama Kai Havertz.
Ziyech benar masih penuh percaya diri, dia pasti siap bersaing ketat dengan Mount. Masalahnya, kondisinya belum benar-benar fit dan sering diserang cedera ringan kambuhan.
Jika tidak bermain reguler, Ziyech bakal sulit menggusur Mount dalam taktik Tuchel, dan kariernya di Chelsea bisa tenggelam.
Sumber: Football London
Baca ini juga ya!
- Mimpi Gary Neville: Lihat Phil Foden yang Hebat Pakai Baju Manchester United
- Fans Chelsea Jangan Terlalu Senang, Ini 7 Laga Beruntun yang Jadi Ujian Terbesar Thomas Tuchel
- Jurgen Klopp Sewot Ketika Ditanya Jurnalis Israel Soal Peluang Juara Liverpool
- Timo Werner dan Peran Uniknya di Chelsea: Nomor 10 Kiri, Bukan Winger Kiri
- Jurgen Klopp dan Alasan Ketika Liverpool Bapuk: Rumput Kering, Angin hingga Salju
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48












