Van Dijk Enggan Beri Pujian Berlebih pada Trent Alexander-Arnold
Dimas Ardi Prasetya | 27 Desember 2019 21:15
Bola.net - Virgil Van Dijk tak memberikan pujian secara berlebihan pada Trent Alexander-Arnold atas performanya lawan Leicester City.
Liverpool tampil superior atas Leicester di King Power Stadium. Mereka mampu mendominasi jalannya laga dari awal sampai akhir.
Liverpool mendapat cukup banyak peluang untuk bisa mencetak gol di laga itu. Pada akhirnya mereka bisa menang telak 0-4 atas tim asuhan Brendan Rodgers tersebut.
Semua pemain Liverpool tampil apik. Namun yang menjadi bintang di laga itu adalah Trent Alexander-Arnold.
Full-back kanan berusia 21 tahun itu tampil istimewa. Ia mencatatkan dua assist dan satu gol. Ia juga dinobatkan sebagai Man of the Match.
Pujian untuk Trent Alexander-Arnold
Penampilan Trent Alexander-Arnold di laga itu membuahkan pujian dari banyak pihk. Bahkan Brendan Rodgers menyebutnya sebagai bek terbaik di Inggris.
Van Dijk juga terkesan dengan penampilan juniornya itu. Akan tetapi ia tak mau memberikan pujian berlebihan kepadanya.
"Yah, pertama-tama ia perlu membantu kami mendapatkan clean sheet, dan hari ini ia melakukannya! Dan yang kedua, untuk menjadi sepenting itu dengan kontribusinya terhadap gol-gol yang kami ciptakan, itu bonus besar bagi kami. Mereka membiarkan seluruh sisi kanan terbuka untuk kami," serunya seperti dilansir Goal International.
“[James] Maddison bermain lebih ke dalam jadi kami harus menemukan [Trent], kami harus menggulirkan bola dengan cepat, membuatnya berada di ruang terbuka, dan kami melakukannya dengan baik. Dan jelas ia tampil dengan baik juga!" ujar Van Dijk.
Terbiasa Dengan Jadwal Ketat
Liverpool tengah menjalani jadwal yang sibuk pada bulan Desember ini. Sebelum melawan Leicester City, mereka baru pulang dari Qatar untuk bermain di Piala Dunia Antarklub 2019.
Liverpool terlihat begitu direpotkan dengan jadwal yang padat itu. Apalagi ada beberapa pemain utama mereka yang mengalami cedera. Namun Van Dijk menegaskan rekan-rekannya tak merasa kelelahan.
"Sebagian besar pemain terbiasa bermain setiap tiga hari sehingga tidak ada masalah. Kami melakukan perjalanan kembali pada hari Minggu pagi, dan saya kira tidak ada di antara kami yang bangun terlambat setelah pertandingan. Kami menjalani perawatan di pesawat, lalu kami memiliki tiga hari penuh untuk mempersiapkan diri melawan Leicester.
“Semua orang sudah siap. Anda tidak perlu ekstra termotivasi untuk yang satu ini, kami tahu seberapa besar laga itu dan, ya, kami bermain dengan baik!" tandasnya.
Liverpool saat ini unggul 13 poin atas Leicester City. Kemenangan itu juga merupakan kekalahan perdana The Foxes di kandang sendiri di pentas Premier League sejak bulan April.
(goal international)
Baca Juga:
Schmeichel Aku Liverpool Tim Paling Perkasa di Dunia
Van Dijk Banggakan Penampilan Liverpool Saat Habisi Leicester
Thierry Henry Dukung Liverpool Ikuti Jejak Arsenal Raih Invincibles
Leicester Dihajar Liverpool, Schmeichel Klaim Wasitnya Sok Pahlawan
Brendan Rodgers Akui Hentikan Liverpool Itu Sulit
Pujian Rodgers untuk Trent: Fenomenal dan Terbaik di Inggris
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












