Van Gaal Isyaratkan Revolusi MU Didominasi Darah Muda
Editor Bolanet | 18 Juli 2014 10:19
- Manajer Manchester United, Louis Van Gaal memberi isyarat bahwa ia akan banyak memberikan kesempatan terhadap para pemain muda untuk membawa United kembali meraih kesuksesan. Pria asal Belanda ini menegaskan bahwa pengalaman seorang pemain bukan hal utama yang mendasari pemilihan skuatnya.
Van Gaal lantas memberikan contoh saat ia mengorbitkan gelandang Clarence Seedorf bersama Ajax Amsterdam. Meskipun masih belia, namun Van Gaal memberi Seedorf kesempatan karena menilai permainannya jauh lebih matang ketimbang pemain senior.
Anda harus tahu bahwa saya tak selalu teryakinkan dengan pengalaman seorang pemain. Contohnya, pemuda seperti Clarence Seedorf masih berusia 16 tahun saat ia saya debutkan bersama Ajax. Saat itu ia terlihat lebih berpengalaman ketimbang mereka yang sudah berusia 30 tahun, ungkap Van Gaal seperti dilansir AFP.
Memang penting untuk bisa memiliki pemain berpengalaman dalam tim, namun tak hanya soal usia atau sisi sepakbola, namun juga pengalaman sebagai seorang manusia. Filosofi saya tak hanya memandang seseorang sebagai pesepakbola, karena itulah saya tak terlalu banyak menggunakan pemain berpengalaman.
Filosofi ini telah dibuktikan oleh Van Gaal saat menangani Timnas Belanda di Piala Dunia 2014 lalu. Menurunkan banyak pemain muda yang baru pertama kali tampil di Piala Dunia, Oranje mampu tampil mengejutkan dan dibawa meraih posisi juara tiga.[initial]
(afp/mri)
Van Gaal lantas memberikan contoh saat ia mengorbitkan gelandang Clarence Seedorf bersama Ajax Amsterdam. Meskipun masih belia, namun Van Gaal memberi Seedorf kesempatan karena menilai permainannya jauh lebih matang ketimbang pemain senior.
Anda harus tahu bahwa saya tak selalu teryakinkan dengan pengalaman seorang pemain. Contohnya, pemuda seperti Clarence Seedorf masih berusia 16 tahun saat ia saya debutkan bersama Ajax. Saat itu ia terlihat lebih berpengalaman ketimbang mereka yang sudah berusia 30 tahun, ungkap Van Gaal seperti dilansir AFP.
Memang penting untuk bisa memiliki pemain berpengalaman dalam tim, namun tak hanya soal usia atau sisi sepakbola, namun juga pengalaman sebagai seorang manusia. Filosofi saya tak hanya memandang seseorang sebagai pesepakbola, karena itulah saya tak terlalu banyak menggunakan pemain berpengalaman.
Filosofi ini telah dibuktikan oleh Van Gaal saat menangani Timnas Belanda di Piala Dunia 2014 lalu. Menurunkan banyak pemain muda yang baru pertama kali tampil di Piala Dunia, Oranje mampu tampil mengejutkan dan dibawa meraih posisi juara tiga.[initial]
Baca Juga
Van Gaal: Ada Banyak Pemain Mampu Gantikan Vidic
Neville: Shaw Tak Akan Langsung Sempurna
MU Hentikan Perburuan Arturo Vidal
Youngster Man City Yakin Van Gaal Cocok Untuk MU
Tahun 2010, MU Lebih Pilih Beli Bebe Ketimbang James Rodriguez
Neville Bantah MU Kemahalan Beli Shaw
Van Gaal Kritik Fasilitas Latihan MU
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















