Van Gaal: Solskjaer Parkir Bus di Depan De Gea
Aga Deta | 21 April 2019 12:30
Bola.net - - Louis van Gaal kembali mengkritik taktik yang diterapkan Ole Gunnar Solskjaer di Manchester United. Ia mengatakan bahwa Solskjaer sudah melakukan parkir bus di depan David de Gea.
Solskjaer mendapat kontrak permanen selama tiga tahun setelah berhasil mendongkrak performa Setan Merah. Namun sejak saat itu, mereka terlihat kesulitan.
Setan Merah sampai sejauh ini masih tertahan di peringkat keenam di Premier League. Mereka terpaut dua poin dari peringkat keempat Arsenal.
Selain itu, mereka juga gagal menembus semifinal Liga Champions. Paul Pogba dan kolega tersingkir di babak perempat final usai dikalahkan Barcelona dengan agregat 0-4.
Mantan bos United Van Gaal sebelumnya juga sempat mempertanyakan pendekatan Solskjaer setelah menggantikan Jose Mourinho pada Desember lalu. Ia menegaskan kalau mantan klubnya itu memakai taktik bertahan di bawah Solskjaer.
Ole Parkir Bus
"Saya bisa melihat bagaimana Ole memberikan dampak pada awalnya, karena United berada di urutan kesembilan ketika dia mengambil alih dan tim tidak ada artinya," kata Van Gaal kepada Mirror.
"United sudah bermain anti-sepakbola, seperti yang saya sebut, tetapi jangan berpikir bahwa Ole juga tidak takut untuk memarkir bus - dia lebih defensif daripada yang Anda pikirkan.
"Saya menonton tim, karena saya masih mengikuti United, dan Ole memarkir bus melawan Arsenal. Dia melakukannya melawan Tottenham di liga. Dan secara bertahap melawan PSG dan Barcelona di Liga Champions.
"Dia bermain melawan semua tim besar seperti itu. Penekanannya lebih pada bertahan daripada menyerang atau ingin bermain sepak bola dominan. Saya sebenarnya menyebutnya parkir bus. Ole melakukannya tidak hanya di luar kotak 18 yard. Dia memarkir bus tepat di depan [kiper] David de Gea."
Ganti Gaya Permainan
Tidak hanya asal bunyi, Van Gaal pun juga punya saran kepada Solskjaer. Apabila United ingin kembali berjaya, maka mereka harus memainkan gaya permainan yang berbeda.
"Ketika United bermain seperti itu, mereka bermain 4-4-2 dan bermain sepak bola serangan balik dengan Marcus Rashford dan Romelu Lukaku. Mereka berjudi dengan kecepatan dari keduanya karena mereka lebih cepat dari lawan mereka ketika mereka mendapatkan ruang. Kecepatan Rashford luar biasa. Anda tidak bisa mengejarnya ketika berlari," lanjutnya.
"Tetapi jika Man United ingin menjadi kekuatan yang dominan di Eropa lagi - dan di Inggris - mereka harus memiliki gaya bermain yang berbeda."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Target Manchester United Berikutnya: Sandro Tonali
Liga Inggris 7 Juni 2026, 04:16
-
Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
Liga Inggris 7 Juni 2026, 00:40
-
MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
Liga Inggris 6 Juni 2026, 23:40
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asunya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
-
Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
Piala Dunia 7 Juni 2026, 07:26
-
Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
Tim Nasional 7 Juni 2026, 07:00
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
-
Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
Liga Inggris 7 Juni 2026, 05:40
-
Wonderkid MU Ini Kaget Tiba-tiba Diminta Main di Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 05:20
-
Anthony Martial Tinggalkan Klubnya Setelah Hanya 20 Laga
Bola Dunia Lainnya 7 Juni 2026, 04:55
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47









