Van Gaal Ungkap Salah Satu Alasan Di Maria Gagal di MU
Editor Bolanet | 9 Agustus 2015 19:23
- Pelatih Manchester United, Louis van Gaal mengklaim bahwa alasan kepergian Angel Di Maria adalah karena dia tak bisa mengatasi kehidupan di Inggris dan Manchester.
Seperti diketahui, usai didatangkan The Red Devils dengan biaya 59,7 juta poundsterling awal musim lalu, Di Maria akhirnya pindah ke PSG musim panas ini dengan biaya yang disebut mencapai 44 juta pounds.
Sepanjang musim lalu, kebersamaan Di Maria dengan Manchester United memang tak pernah lepas dari kritik atas penampilannya. Gelandang Argentina tersebut dinilai gagal menunjukkan performa seperti yang diharapkan bersama United.
Dan dikatakan Van Gaal, sangat sulit mencari alasan mengapa Di Maria bisa gagal bersinar di Manchester United. Meski begitu, pelatih Belanda tersebut menyebut bahwa kegagalan Di Maria bisa jadi karena ia tak mampu 'mengatasi' budaya kehidupan Inggris yang berimbas pada penampilannya.
Hanya ada satu solusi dalam kisah Di Maria. Mengapa dia tak berhasil? Itu sesuatu yang anda tak pernah tahu, tapi ini sulit untuk menemukan pemain yang bisa mengatasi seluruh persyaratan yang diperlukan untuk ada di sini, ujarnya.
Jadi, kecepatan tinggi dalam permainan Inggris itu berhubungan dengan budaya hidup di Inggris, dan itu berbeda dengan budaya di negara-negara Latin, tandasnya.[initial]
(exp/dzi)
Seperti diketahui, usai didatangkan The Red Devils dengan biaya 59,7 juta poundsterling awal musim lalu, Di Maria akhirnya pindah ke PSG musim panas ini dengan biaya yang disebut mencapai 44 juta pounds.
Sepanjang musim lalu, kebersamaan Di Maria dengan Manchester United memang tak pernah lepas dari kritik atas penampilannya. Gelandang Argentina tersebut dinilai gagal menunjukkan performa seperti yang diharapkan bersama United.
Dan dikatakan Van Gaal, sangat sulit mencari alasan mengapa Di Maria bisa gagal bersinar di Manchester United. Meski begitu, pelatih Belanda tersebut menyebut bahwa kegagalan Di Maria bisa jadi karena ia tak mampu 'mengatasi' budaya kehidupan Inggris yang berimbas pada penampilannya.
Hanya ada satu solusi dalam kisah Di Maria. Mengapa dia tak berhasil? Itu sesuatu yang anda tak pernah tahu, tapi ini sulit untuk menemukan pemain yang bisa mengatasi seluruh persyaratan yang diperlukan untuk ada di sini, ujarnya.
Jadi, kecepatan tinggi dalam permainan Inggris itu berhubungan dengan budaya hidup di Inggris, dan itu berbeda dengan budaya di negara-negara Latin, tandasnya.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
LATEST UPDATE
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34















