Viktor Gyokeres Bungkam Kritik! Atletico Jadi Korban, Arsenal ke Final
Richard Andreas | 6 Mei 2026 18:18
Bola.net - Viktor Gyokeres akhirnya menunjukkan performa yang selama ini dinantikan publik Arsenal. Dalam kemenangan 1-0 atas Atletico Madrid, striker asal Swedia itu tampil dominan dan menjadi pusat permainan tim asuhan Mikel Arteta.
Bukan hanya soal kerja keras, Gyokeres juga memperlihatkan karakter penyerang klasik yang jarang terlihat di sepak bola modern. Ia terus bertarung dengan bek lawan, memenangi duel fisik, dan memberi Arsenal jalan keluar saat berada dalam tekanan.
Penampilan impresif itu terasa semakin spesial karena Gyokeres datang ke laga dengan tekanan besar. Ia sempat mendapat kritik sepanjang musim, bahkan posisinya di tim utama juga dipengaruhi cedera Kai Havertz.
Gyokeres Jadi Tumpuan Arsenal Sepanjang Laga

Salah satu momen yang paling menggambarkan performa Gyokeres terjadi pada masa injury time.
Umpan panjang dari Piero Hincapie melayang di area tengah lapangan, dan Gyokeres langsung menggunakan tubuhnya untuk melindungi bola dari kawalan Marc Pubill.
Bek Atletico itu akhirnya melakukan pelanggaran karena kesulitan merebut bola. Situasi tersebut memberi Arsenal kesempatan mengontrol tempo dan menghabiskan waktu pertandingan.
Aksi itu mendapat apresiasi besar dari suporter Arsenal. Myles Lewis-Skelly bahkan terlihat berlari dari bangku cadangan untuk memberikan tepuk tangan kepada Gyokeres.
Tampil Seperti Striker Klasik

Mikel Arteta menyebut penampilan Gyokeres sebagai sesuatu yang “luar biasa besar”. Pelatih Arsenal itu melihat sang striker memberikan dimensi berbeda di lini depan.
Berbeda dengan banyak striker modern yang lebih sering bermain di sekitar kotak penalti, Gyokeres justru aktif bergerak ke berbagai sisi lapangan. Ia berlari ke channel, menarik bek Atletico keluar posisi, dan terus menjadi target umpan panjang Arsenal.
Data pertandingan menunjukkan Gyokeres menempuh jarak 10,56 kilometer, tertinggi ketiga di lapangan dan paling banyak di antara pemain Arsenal. Ia terus menjadi outlet bagi tim saat Arsenal ingin keluar dari tekanan.
David Raya, Ben White, William Saliba, Gabriel, Declan Rice, hingga Leandro Trossard berkali-kali mengirim bola panjang ke arah Gyokeres. Yang membuat perbedaannya terasa, Gyokeres mampu menahan bola dan menjaga penguasaan dengan sangat baik.
Hal itu cukup kontras dengan performanya musim ini secara keseluruhan. Sebelumnya, laporan The Athletic menyebut Gyokeres memiliki turnover rate sebesar 42 persen, tertinggi di antara striker yang bermain minimal 900 menit musim ini.
Atletico Kesulitan Menghadapi Fisik Gyokeres

Sejak awal pertandingan, Atletico terlihat kerepotan menghadapi kekuatan fisik Gyokeres. Pada menit ke-12, ia berhasil menahan David Hancko di dekat garis tepi sebelum mengalirkan bola kepada Ben White.
Tak lama kemudian, Gyokeres mengejar umpan jauh dari Trossard dan mengalahkan Robin Le Normand dalam duel lari untuk memenangkan sepak pojok. Aksi itu disambut sorakan besar dari fans Arsenal.
Kepercayaan dirinya terus meningkat sepanjang babak pertama. Dalam satu momen lain, ia kembali memenangi duel melawan Hancko setelah menerima bola panjang dari Raya, lalu mengirim backheel kepada Eberechi Eze.
Pelatih Atletico, Diego Simeone, bahkan terlihat marah kepada Hancko karena gagal memenangi duel tersebut. Gyokeres dinilai sangat cerdas dalam menggunakan tubuhnya untuk melindungi bola.
Kontribusinya juga terlihat dalam proses gol kemenangan Arsenal. Pergerakannya menyambut umpan William Saliba membuka ruang dan mengekspos posisi Hancko sebelum Bukayo Saka mencetak gol.
Membungkam Kritik di Saat yang Tepat
Semakin lama laga berjalan, semakin jelas Atletico kesulitan menghentikan Gyokeres. Bahkan bola-bola yang tampak mustahil tetap ia kejar tanpa ragu.
Salah satu contohnya terjadi ketika ia bertabrakan dengan Jan Oblak setelah mengejar umpan Declan Rice yang sedikit terlalu deras. Gyokeres terus menunjukkan determinasi tinggi sepanjang pertandingan.
Ia sebenarnya memiliki peluang emas untuk menggandakan keunggulan Arsenal saat menerima crossing Hincapie. Namun penyelesaiannya masih melambung di atas mistar gawang.
Meski gagal mencetak gol, fans Arsenal tetap memberikan apresiasi besar. Kerja keras dan permainan fisiknya sudah cukup memenangkan hati publik Emirates.
Bagi Gyokeres, malam melawan Atletico menjadi bukti bahwa dirinya masih bisa menjadi sosok penting untuk Arsenal. Terlebih, kesempatan bermain reguler yang ia dapatkan belakangan ini juga datang di tengah masalah cedera yang dialami Kai Havertz.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Mikel Arteta Ingatkan Arsenal, Fleetwood Town Bisa Jadi Ancaman di Carabao Cup
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:22
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





