Virgil Van Dijk Mungkin Perlu Belajar dari Pengalaman Horor Djibril Cisse
Yaumil Azis | 30 Oktober 2020 10:52
Bola.net - Cedera ACL yang menimpa bek andalan Liverpool, Virgil van Dijk, memang menjadi momok bagi banyak pesepakbola. Tapi setidaknya, penderitaan pria asal Belanda tersebut tidak lebih parah dari mantan penggawa the Reds, Djibril Cisse.
Seperti yang diketahui, Van Dijk harus menepi selama beberapa bulan setelah dinyatakan mengalami cedera ACL. Nasib malang menimpanya saat berduel dengan penjaga gawang Everton, Jordan Pickford, di laga Premier League.
Liverpool sendiri tidak memberikan waktu pasti kapan sang pemain bisa kembali merumput. Namun beberapa dugaan mengatakan kalau Van Dijk baru bisa kembali dalam partai pembukaan Premier League musim 2021/22 mendatang.
Cedera ACL memang menjadi momok bagi sebagian besar pesepakbola dunia. Selain karena memaksa pemain menepi berbulan-bulan, mereka juga terancam tak bisa menunjukkan performa yang sama seperti sebelum mengalami cedera.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Lebih Parah Cedera Djibril Cise
Kemalangan memang tak pantas untuk disyukuri. Namun setidaknya, Van Dijk boleh bernafas lega karena ada cedera yang lebih parah di dalam sejarah Liverpool. Cedera tersebut menimpa penyerang asal Prancis, Djibril Cisse.
Cisse adalah pembelian termahal Liverpool di masa transisi kepelatihan Gerard Houllier ke Rafael Benitez. Tepatnya, ia berlabuh di Anfield pada tahun 2004 dengan mahar senilai 14 juta pounds.
Suatu waktu, Liverpool dipertemukan dengan Blackburn Rovers di Premier League. Itu adalah penampilan yang ke-15 Cisse dengan seragam the Reds. Pertandingan itu sendiri berakhir dengan skor imbang 2-2.
Kenangan Djibril Cisse
Sebelum babak pertama usai, Cisse terjatuh setelah berduel dengan bek lawan, Jay McEveley. Ia berniat kembali bermain, namun tim medis melarang karena melihat sesuatu yang aneh pada kaki Cisse.
"Saat saya keluar dari lapangan, apa yang mereka lakukan berikutnya saat penting buat karir saya, apa yang mereka perbuat di beberapa momen awal itu sangat vital," kenang Cisse seperti yang dikutip dari Liverpool Echo.
"Tulang saya saling tumpang tindih dan tidak ada sirkulasi di kaki saya. Mereka harus memberikan obat untuk membantu menghilangan rasa sakit dan kemudian mereka harus menarik tulang saya kembali ke posisinya dengan tangan."
"Jika saya menunggu lebih lama lagi sampai tiba di rumah sakit, saya mungkin akan kehilangan kaki saya. Itu sangatlah serius," lanjutnya.
Cedera yang Mengancam Karir
Dokter klub Liverpool saat itu, Mark Waller, menjelaskan seberapa parahnya cedera yang dialami Cisse saat itu. Ia sudah tahu kalau cedera tersebut berbahaya dan pernah melihat karir seorang pemain berakhir karenanya.
"Saat pemain manapun yang mendapatkan pecahan fraktur pada tibia dan fibulanya, maka itu berpotensi menjadi cedera yang berbahaya buat mereka," ujar Waller.
"Saya tidak ingin mendramatisir kejadiannya, tetapi beberapa pemain tidak mampu melanjutkan karir sepakbolanya setelah mengalami cedera ini," pungkasnya.
Tidak ada yang meyakini kalau Cisse bisa bermain lagi pada musim itu. Namun, ia bisa kembali merumput setelah kurang dari enam bulan menepi dan bahkan turut membantu the Reds menjuarai Liga Champions di Istanbul.
(Liverpool Echo)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








