Waduh, Abramovich Diduga Keracunan Usai Perundingan antara Rusia dan Ukraina
Yaumil Azis | 29 Maret 2022 06:17
Bola.net - Pemilik Chelsea, Roman Abramovich, turut hadir dalam perundingan antara Rusia dengan Ukraina. Kabarnya pria berumur 55 tahun tersebut mengalami keracunan setelah menghadiri pertemuan itu.
Seperti yang diketahui, Rusia dan Ukraina sedang bertikai sejak akhir bulan Februari lalu. Peperangan masih berjalan hingga saat ini, tapi kedua negara sudah mulai menyusun rencana untuk berdamai.
Pertemuan digelar belum lama ini. Abramovich terlibat bersama beberapa negosiator lain. Dan setelah pertemuan, Wall Street Journal mengabarkan kalau Abramovich mengalami gejala-gejala keracunan.
Diduga bahwa Abramovich menjadi target serangan dari agen garis keras Rusia yang ingin mengganggu proses perdamaian. Untungnya, sang miliarder telah pulih dari gejala keracunan tersebut.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Aktif dalam Kegiatan Perdamaian
Abramovich muncul dalam pertemuan karena ingin kedua negara rujuk. Ia bahkan terlibat dalam obrolan perdamaian sejak perang pertama kali terjadi.
Beberapa kali Abramovich terlihat mengunjungi perbatasan Belarusia dan Ukraina menggunakan jet pribadi. ia bergerak di sekitar Rusia, Belarusia dan Turki.
Bagaimanapun, Abramovich merasakan kerugian yang cukup mendalam karena perang ini. Ia dituding oleh Pemerintah Inggris sebagai rakyat rusia pro oligarki Kremlin dan diketahui punya hubungan dengan sang presiden, Vladimir Putin.
Pemerintah Inggris kemudian menjatuhkan hukuman sanksi berupa penyitaan aset Abramovich termasuk Chelsea. Bukan cuma dia, beberapa pengusaha asal Rusia yang memiliki unit bisnis di Inggris pun turut mengalami nasib serupa.
Chelsea Turut Merasakan Dampak Sanksi
Karena sanksi tersebut, Abramovich pun terpaksa menjual Chelsea ke pihak lain. Banyak yang mengklaim ini sebagai tindakan penyelamatan Abramovich agar Chelsea tidak merasakan dampaknya.
Sayangnya Abramovich terlambat. Proses penjualan gagal selesai sebelum hukuman dari pemerintah Inggris diterbitkan. Aktivitas finansial Chelsea, meliputi jual beli pemain dan kontrak baru, pun dibatasi.
Bahkan pemerintah Inggris sempat melarang Abramovich menjual klub ke pihak lain. Namun setelah bernegosiasi, pemerintah Inggris melunak dan membolehkan penjualan diteruskan di bawah pengawasan ketat.
(Wall Street Journal)
Baca juga:
Real Madrid Pantau Situasi Lukaku di Chelsea
Seru! Chelsea Ikut Ramaikan Perburuan Araujo dari Barcelona
Dani Alves Bicara Tiga Bek Kanan Favoritnya Saat Ini, Trent Nomor Satu!
Chelsea Pernah Dibisiki Rekrut Kieran Tierney, Tapi Pilih Datangkan Ben Chilwell
Chelsea Tidak Jelas, Mason Mount Sebut Masa Depan Para Pemain Gelap!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34











