Waduh, Chelsea Samai Rekor Saat Mereka Terdegradasi Sebagai Penghuni Dasar Klasemen
Afdholud Dzikry | 23 September 2019 10:58
Bola.net - Chelsea kembali gagal meraih kemenangan di Premier League setelah kalah 1-2 dari Liverpool. Dua gol yang bersarang ke gawang Kepa Arrizabalaga membuat mereka menyamai rekor yang bisa jadi sudah mereka lupakan bertahun-tahun silam.
Bermain di kandang sendiri Stamford Bridge di lanjutan Premier League, Minggu (22/9/2019) malam kemarin, The Blues berharap bisa bangkit setelah kekalahan dari Valencia di ajang Liga Champions. Namun yang terjadi justru tak sesuai harapan tuan rumah.
Liverpool datang dengan kepercayaan diri tinggi, sedangkan tuan rumah gagal mendapatkan performa terbaik mereka hingga akhirnya kalah 1-2. Dua gol The Reds dicetak oleh Trent Alexander-Arnold dan Roberto Firmino, sementara satu gol hiburan The Blues dicetak N'Golo Kante.
Ada catatan menarik yang sepertinya juga patut diwaspadai oleh tim asuhan Frank Lampard tersebut, dan rekor itu bisa saja terulang pada mereka musim ini. Apa itu? Simak selengkapnya di bawah ini.
Rekor Kebobolan Chelsea
Menjamu Liverpool di Stamford Bridge, Chelsea mengincar kemenangan pertama mereka di kandang sendiri musim ini. Di dua laga kandang sebelumnya The Blues bermain imbang 1-1 lawan Leicester City dan imbang 2-2 melawan Sheffield United. Namun justru kekalahan yang mereka dapatkan.
Chelsea sempat tertinggal dua gol setelah kebobolan lewat aksi Trent Alexander-Arnold dan sundulan Roberto Firmino. Tuan rumah kemudian mendapatkan gol hiburan dari aksi individu N'Golo Kante.
Usai laga tersebut ada rekor yang bisa jadi tak bisa dibanggakan oleh Chelsea. Rekor itu sendiri sudah bertahan selama 41 tahun. Dua gol dari Liverpool itu membuat Chelsea menyamai rekor kebobolan terbanyak mereka di Divisi Tertinggi Liga Inggris.
Seperti dilansir Opta, dari enam pertandingan awal Premier League musim ini Chelsea telah kebobolan 13 gol. Jumlah itu menyamai jumlah kebobolan mereka di enam laga awal liga pada musim 1978-1979.
Yang lebih menyakitkan lagi, di musim itu Chelsea harus rela terdegradasi sebagai penghuni dasar klasemen. Saat itu, Liga Inggris dimainkan dengan 22 tim, dan Chelsea ada di dasar klasemen dengan hanya meraih 20 poin dari 42 pertandingan.
Enam Pertandingan Awal Chelsea
Di musim 1978-1979 kala itu, Chelsea kebobolan 13 gol dalam enam pertandingan Divisi Satu Liga Inggris. 13 gol itu rinciannya adalah setelah mereka kalah 0-1 dari Everton, menang 1-0 atas Wolves, imbang 2-2 lawan Tottenham, kalah 1-2 dari Bolton, kalah 0-3 dari Leeds United, kalah 2-3 dari Conventry City, dan dibantai Manchester City 4-1.
Di akhir klasemen musim itu, Chelsea berada di dasar klasemen dengan 20 poin dan kebobolan 92 gol dan mencetak 44 gol. Sementara juara pada musim itu adalah Liverpool dengan raihan 68 poin.
Musim ini, Chelsea kebobolan 13 gol dari enam laga awal Premier League dengan raihan 8 poin usai meraih dua kemenangan, dua imbang, dan dua kali kalah. Sementara 13 gol yang bersarang ke gawang Kepa adalah saat mereka kalah 0-4 dari Manchester United, imbang 1-1 lawan Leicester, menang 3-2 atas Norwich City, imbang 2-2 Sheffield United, menang 5-2 atas Wolves, dan terakhir pekan lalu kalah 1-2 dari Liverpool.
Nah bagaimana Bolaneters, bagaimana perjalanan Chelsea di sisa musim ini? Bisakah mereka bangkit, atau mereka bakal mengikuti jejak seperti musim 1978-1979 di mana mereka finis di dasar klasemen dan degradasi? Tuliskan komentar kalian di kolom yang sudah disediakan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






