Wah, Liverpool Datangkan Pelatih Khusus Lemparan ke Dalam
Richard Andreas | 26 Agustus 2018 20:30
- Liverpool tampaknya benar-benar serius memuaskan dahaga gelar yang terus membayangi selama beberapa tahun terakhir. Memasuki musim 2018/19, The Reds berbenah di banyak sisi.
Perubahan Liverpool dimulai dari era Jurgen Klopp. Mantan pelatih Borussia Dortmund ini menghadirkan sepak bola menyerang yang atraktif sejak dipercaya menangani Liverpool. Terbukti, Liverpool berhasil mencapai final Liga Champions musim lalu.
Kini, belajar dari kegagalan musim lalu, Liverpool kian serius menatap ke depan. Beberapa pemain hebat sudah didatangkan, di antaranya Alisson Becker, Fabinho, Naby Keita dan Xherdan Shaqiri.
Namun, bukan hanya pemain, Liverpool juga mendatangkan pelatih anyar. Uniknya, pelatih ini khusus melatih lemparan ke dalam. Siapa pelatih tersebut? Simak penjelasannya di bawah ini:
Senjata

Menukil skysports, pelatih asal Denmark, Thomas Gronnemark akan mulai bekerja dengan tim utama Liverpool dalam format paruh waktu.
Sebelumnya Gronnemark pernah bekerja dengan Schalke 04, Hertha Berlin dan FC Midtjylland, yang meraih kesuksesan pada 2015 lalu karena eksekusi bola mati mereka.
Gronnemark memegang rekor lemparan ke dalam terpanjang dengan catatan 51,33 meter.
Midtjylland menunjukkan bawah lemparan ke dalam bisa menjadi senjata, jika anda melakukannya dengan tekni tepat, presisi, dan kewaspadaan taktik, kelas Gronnemark.
Mencetak Gol

Ada beberapa hal yang perlu dihatikan saat melakukan lemparan ke dalam. Menurut Gronnemark, lemparan ke dalam yang baik adalah yang dieksekusi secara mendatar, tak terlalu tinggi, tak boleh lambat.
Satu hal yang sangat penting adalah lemparan tersebut harus datar, karena jika terlalu tinggi, terlalu mudah bagi pertahanan lawan.
Jika anda bisa membuat lemparan ke dalam yang presisi dan mendatar, juga dibantu aspek taktik, maka lebih mudah mencetak gol, tandas dia.
Liverpool hingga kini masih melaju sempurna di tiga laga awal Premier League 2018/19. The Reds mencatatkan tiga kemenangan dengan mencetak tujuh gol dan belum kebobolan sama sekali. (sky/dre)
Tonton Vidio Menarik Ini

Ketua Asosiasi E-Sports Indonesia, Eddy Lim, bicara peluang tim Indonesia di Asian Games 2018.
Baca Juga:
Sulit Beradaptasi, Fabinho Akui Premier League Menuntut Kekuatan Fisik
Catatkan Tiga Clean Sheet Beruntun, Alisson Banjir Pujian
Eks Liverpool: 75 Juta Pounds Terlalu Murah Untuk Virgil van Dijk
Statistik Laga Liverpool vs Brighton & Hove Albion: Konsistensi Adalah Kunci
Liverpool Resmi Lepas Loris Karius ke Besiktas
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
Marcus Rashford dan MU, Cinta Lama yang Bersemi Kembali!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 14:40
-
Chelsea Tikung Rogers, Arsenal Kejar Pemain Timnas Spanyol Ini Lagi
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:21
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













