Waspadalah, 'Kutukan Divock Origi' Kembali Menuai Korban!
Yaumil Azis | 6 Desember 2019 14:49
Bola.net - Setiap tim wajib waspada jika bertemu dengan Liverpool di suatu kompetisi. Terutama jika Jurgen Klopp selaku pelatih menurunkan penyerang 'terkutuk', Divock Origi.
Kutukan penyerang berkebangsaan Belgia itu terlihat usai Liverpool bertemu dengan Everton. Sebagai informasi, laga tersebut merupakan salah satu rangkaian dari pekan ke-15 Premier League 2019/20.
Pertandingan yang berlangsung di Anfield pada hari Kamis (5/12/2019) tersebut berakhir dengan kedudukan 5-2 untuk kemenangan Liverpool. Dan Origi, yang tampil sejak menit awal, berhasil mengantongi dua gol the Reds.
Gol Origi langsung memakan korban. Beberapa jam setelah pertadingan, Everton mengumumkan keputusan pemecatan Marco Silva yang menjabat sebagai pelatih dari Richarlison dkk.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
'Kutukan Divock Origi'
Perlu diketahui bahwa 'Kutukan Divock Origi' ini bukan baru sekali terjadi. Performa lawan-lawan Liverpool hampir selalu memburuk tiap kali Origi mencetak gol ke gawangnya.
Contoh populernya adalah saat Liverpool bertemu Barcelona pada leg kedua babak semi-final Liga Champions musim lalu. Saat itu, Origi berhasil mengantongi dua gol yang membuat the Reds melaju ke babak final.
Setelahnya, performa Barcelona memburuk. Skuat asuhan Ernesto Valverde tersebut hanya memenangkan tiga dari enam pertandingan di La Liga. Mereka juga kalah saat melakoni laga final Copa del Rey.
Lalu, di babak final Liga Champions kontra Tottenham, Origi kembali mencetak gol yang membuat the Reds menang 2-0. Sejak saat itu, performa Tottenham menurun dan berujung pada pemecatan Mauricio Pochettino bulan lalu.
Kutukan Origi Lainnya
'Kutukan Divock Origi' juga dirasakan dengan sangat nyata oleh klub Premier League lainnya, Watford. Seperti yang diketahui, gawang mereka dijebol olehnya dalam suatu laga yang di Anfield, di mana Liverpool menang 5-0.
Pada musim ini, Watford baru meraih satu kemenangan dari 15 pertandingan terakhir Premier League. Torehan tersebut membuat mereka kini terbenam di dasar klasemen serta terancam terdegradasi.
Di musim 2015/16, Origi juga pernah mencetak gol ke gawang West Brom, Aston Villa, dan Stoke City. Dan ketiganya harus bermain di ajang Championship musim depannya lantaran terdegradasi dari Premier League.
Kemudian, di musim berikutnya, ia mencetak gol ke gawang Sunderland dan Middlesbrough yang juga terdegradasi pada tahun itu. Ini peringatan bagi setiap klub di luar sana, jangan biarkan Divock Origi mencetak gol!
(Givemesport)
Baca Juga:
- Bos RB Salzburg: Jurgen Klopp Pelatih Terbaik Dunia
- Akhirnya Balik Bermain Bagi Liverpool, Begini Curhatan Shaqiri
- Lionel Messi Ungkap Alasan Pilih Sadio Mane di FIFA The Best Award
- Sadio Mane Diklaim Layak Menangkan Ballon d'Or 2019
- Van Dijk Optimis Cetak Sejarah Bersama Liverpool di Ajang Piala Dunia Antarklub
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AS Roma Pastikan Batal Rekrut Joshua Zirkzee dari MU
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:30
-
Pemain Timnas Portugal Ini Jadi Pembelian Pertama Michael Carrick di MU?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:17
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





