Wenger: Sekarang, Arsenal Gembira Jika Berhasil Finis di Empat Besar
Yaumil Azis | 8 Oktober 2019 03:50
Bola.net - Pelatih asal Prancis, Arsene Wenger, merasa bahwa eranya berjalan lebih berat ketimbang Unai Emery selaku nahkoda Arsenal saat ini. Sebab di masanya, bertengger di empat besar Premier League saja tidak cukup untuk memuaskan para penggemar.
Seperti yang diketahui, Wenger pernah menukangi Arsenal selama 22 tahun lamanya. Hasil racikan strateginya membuat the Gunners sukses meraih tiga trofi juara Premier League, termasuk saat mereka mendapat julukan 'the Invincibles' pada musim 2003-2004.
Selama dua dekade, ia membuat Arsenal menjadi salah satu penghuni tetap empat besar Premier League. Berkat itu juga the Gunners bisa secara konsisten tampil di kompetisi bergengsi Eropa, Liga Champions.
Sayangnya, performa Arsenal terus menurun di masa kepelatihannya. Sampai kemudian ia harus berpisah dengan Emirates Stadium tahun 2018 lalu karena kembali gagal mempersembahkan tiket untuk tampil dalam ajang Liga Champions.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Beda Ekspektasi
Kini, Arsenal diasuh oleh Unai Emery. Pelatih asal Spanyol tersebut juga belum mampu membawa Pierre-Emerick Aubameyang dkk meraih tiket ke Liga Champions, namun setidaknya ada secercah harapan.
Pada musim lalu, mereka hanya tertinggal satu poin saja dari Tottenham yang menempati peringkat empat. Tak hanya itu, Arsenal juga berhasil mencapai babak final Liga Europa dan bisa menjadi juara andai tidak dibantai oleh klub Inggris lainnya, Chelsea.
Ekspektasi untuk Arsenal telah diatur sedemikian rupa. Saat ini, mereka dianggap berprestasi jika mampu finis di empat besar. Hal yang tidak dirasakan oleh Wenger kala masih mondar-mandir di Emirates Stadium beberapa tahun lalu.
"Setiap tahun orang-orang menginginkan sesuatu yang lebih dari anda. Saya mengalaminya di Arsenal. Selama 20 tahun kami berada di empat besar dan pada akhirnya, itu tidak cukup. Sekarang bila anda lolos ke Liga Champions, semua orang senang," ujarnya kepada BeIN Sports.
Sedang Dialami Pochettino
Wenger melihat nasib yang sama sedang mengampiri pelatih Tottenham saat ini, Mauricio Pochettino. Ia menganggap ekspektasi publik kepada pelatih asal Argentina tersebut sedang meninggi karena pencapaiannya pada musim lalu.
Sebagaimana yang diketahui, Pochettino berhasil membawa Spurs melaju hingga ke babak final Liga Champions. Sayang, mereka hanya mampu menjadi runner-up lantaran kalah atas Liverpool dengan skor 0-2.
"Itu terjadi kepada Pochettino. Begitu anda berada di satu tempat selama empat atau lima tahun, tak peduli seberapa bagus pekerjaan yang anda lakukan, anda harus menunjukkan kepada orang-orang bahwa anda bisa memberi yang lebih banyak," tambahnya.
Pochettino sendiri sedang disoroti menyusul performa Tottenham dalam dua laga terakhir. Ya, mereka sempat dibantai 2-7 oleh Bayern Munchen di Liga Champions lalu bertekuk lutut Brighton dalam ajang Premier League dengan skor telak 0-3.
(Goal International)
Baca Juga:
Peringatan untuk Liverpool: Kompetisi Masih Panjang dan City Masih Bisa Menyalip
Liverpool Diyakini Tak Bisa Samai Rekor Invincibles Arsenal
Misi Calum Chambers di Arsenal: Belajar Banyak Hal dari David Luiz
Arsenal Belum Cukup Bagus untuk Finish di Empat Besar
Kata Unai Emery Tentang Pentingnya Peringkat ke-3 bagi Arsenal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Erling Haaland Pecahkan Rekor Sergio Aguero di Manchester City
Liga Inggris 5 September 2026, 23:36
-
Rapor Pemain Manchester City vs Coventry City: Cherki Bersinar, Haaland Tetap Berbahaya
Liga Inggris 5 September 2026, 23:25
-
Man of the Match Man City vs Coventry City: Erling Haaland
Liga Inggris 5 September 2026, 23:16
-
Hasil Man City vs Coventry City: Haaland Jadi Penentu, The Citizens Sapu Bersih 3 Laga
Liga Inggris 5 September 2026, 22:54
-
Link Live Streaming Man City vs Coventry City di Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 19:00
LATEST UPDATE
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
-
Jamu Chelsea, 3 Pemain Arsenal Berpotensi Comeback
Liga Inggris 6 September 2026, 09:00
-
Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
Liga Inggris 6 September 2026, 08:30
-
Xabi Alonso Terheran-heran dengan Kegacoran Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 6 September 2026, 08:00
-
Tantang Arsenal, Moises Caicedo Bisa Perkuat Chelsea?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:30
-
MU Tandang ke Everton, Benjamin Sesko Sudah Siap Jadi Starter?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:00
-
Michael Carrick Prediksi MU Bakal Kerepotan di Kandang Everton
Liga Inggris 6 September 2026, 06:30
-
Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
Liga Italia 6 September 2026, 06:00
-
Cristiano Ronaldo Tak Berkutik, Al-Nassr Telan Kekalahan Pertama di Musim 2026/2027
Asia 6 September 2026, 05:28
-
Comeback Lawan Napoli, Chivu Sanjung Mental Juara Inter Milan
Liga Inggris 6 September 2026, 05:03
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

