'Wenger Tidak Pernah Marah Seperti Saat Dikalahkan Liverpool'
Editor Bolanet | 10 Februari 2014 20:30
- Gelandang Arsenal Mikel Arteta menyatakan dirinya belum pernah melihat pelatih Arsene Wenger marah seperti dia tunjukkan saat timnya kalah 1-5 di kandang Liverpool pada Sabtu akhir pekan lalu.
Pada laga tersebut, Arsenal telah kebobolan empat gol hanya dalam kurun waktu 20 menit. Karena hal tersebut, Arteta mengungkapkan bahwa Wenger begitu marah dengan performa penggawa The Gunners saat jeda babak pertama dan meminta perubahan permainan di babak kedua.
Sang pelatih benar-benar marah saat turun minum, itu hal normal karena itu tidak cukup bagus untuk klub sepakbola ini, kata pemain Spanyol Arteta perihal Wenger.
Itu merupakan kemarahan terbesarnya yang pernah saya lihat, tandasnya.
Kemarahan Wenger di saat turun minum gagal membangkitkan semangat timnya, di mana pemain sayap Sterling menambahi gol keduanya tujuh menit babak kedua bergulir sebelum Arteta mencetak gol hiburan dari titik penalti pada menit ke-69.
Kekalahan ini membuat Arsenal turun ke peringkat kedua di klasemen Liga Utama Inggris, tertinggal satu angka dari Chelsea yang menang 3-0 atas Newcastle United, namun Arteta masih yakin mereka dapat memperbaiki penampilan dan tetap berpeluang besar meraih gelar perdana sejak 2004. (reu/dzi)
Pada laga tersebut, Arsenal telah kebobolan empat gol hanya dalam kurun waktu 20 menit. Karena hal tersebut, Arteta mengungkapkan bahwa Wenger begitu marah dengan performa penggawa The Gunners saat jeda babak pertama dan meminta perubahan permainan di babak kedua.
Sang pelatih benar-benar marah saat turun minum, itu hal normal karena itu tidak cukup bagus untuk klub sepakbola ini, kata pemain Spanyol Arteta perihal Wenger.
Itu merupakan kemarahan terbesarnya yang pernah saya lihat, tandasnya.
Kemarahan Wenger di saat turun minum gagal membangkitkan semangat timnya, di mana pemain sayap Sterling menambahi gol keduanya tujuh menit babak kedua bergulir sebelum Arteta mencetak gol hiburan dari titik penalti pada menit ke-69.
Kekalahan ini membuat Arsenal turun ke peringkat kedua di klasemen Liga Utama Inggris, tertinggal satu angka dari Chelsea yang menang 3-0 atas Newcastle United, namun Arteta masih yakin mereka dapat memperbaiki penampilan dan tetap berpeluang besar meraih gelar perdana sejak 2004. (reu/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
LATEST UPDATE
-
Chivu Buka Peluang Rotasi Kiper Inter Milan untuk Final Coppa Italia
Liga Italia 22 April 2026, 18:21
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
-
Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata
Liga Italia 22 April 2026, 17:00
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














