Wolves Resmi Degradasi: Dari Harapan Tipis ke Kenyataan Pahit di Premier League 2025/2026
Asad Arifin | 21 April 2026 06:14
Bola.net - Wolverhampton atau Wolves resmi menjadi tim pertama yang terdegradasi dari Premier League musim 2025/2026. Kepastian itu datang setelah rangkaian hasil buruk yang tak mampu mereka bendung sepanjang musim.
Kekalahan telak 0-3 dari Leeds United menjadi pukulan terakhir bagi Wolves. Hasil tersebut seolah menutup semua peluang yang sempat tersisa untuk bertahan di kasta tertinggi.
Beberapa jam setelahnya, hasil imbang Tottenham melawan Brighton sempat memberi napas tambahan. Namun, harapan itu benar-benar sirna usai West Ham bermain imbang 0-0 melawan Crystal Palace.
Situasi ini memastikan Wolves tak lagi bisa keluar dari zona degradasi. Dengan sisa laga yang ada, mereka tak mampu mengejar poin tim di atasnya.
Musim ini menjadi salah satu periode paling sulit dalam sejarah Wolves di Premier League. Performa buruk sejak awal musim menjadi akar dari kegagalan tersebut.
Awal Musim yang Menghancurkan

Wolves memulai musim dengan catatan yang sangat buruk. Mereka gagal meraih kemenangan dalam 19 pertandingan pertama.
Hingga pertengahan musim, Wolves hanya mampu mengumpulkan tiga poin. Catatan ini menempatkan mereka dalam posisi yang hampir mustahil untuk diselamatkan.
Rob Edwards sempat mencoba mempertahankan optimisme di tengah tekanan besar. Namun, kenyataan di lapangan tidak berpihak pada timnya.
“Kami tidak ingin ini terjadi, tetapi tanda-tandanya sudah jelas,” ucapnya.
Meskipun ada peningkatan performa di awal tahun, semuanya datang terlambat. Wolves mengumpulkan 14 poin sejak pergantian tahun, tetapi itu tidak cukup.
Degradasi Cepat dan Catatan Buruk

Degradasi Wolves tercatat sebagai salah satu yang tercepat dalam sejarah Premier League. Mereka bahkan belum pernah terdegradasi dengan sisa pertandingan sebanyak ini sebelumnya.
Hanya segelintir tim dalam sejarah yang mengalami nasib serupa. Bahkan tim-tim dengan performa buruk di masa lalu mampu bertahan lebih lama.
Sebagai perbandingan, Southampton musim lalu terdegradasi setelah 31 laga. Wolves hanya mampu bertahan sedikit lebih lama dari catatan tersebut.
Kondisi ini menegaskan betapa buruknya performa mereka sepanjang musim. Kombinasi masalah teknis dan mental menjadi faktor utama.
Efek Domino di Zona Degradasi

Degradasi Wolves juga memberi dampak pada persaingan di zona bawah. Burnley kini berada dalam tekanan besar untuk menghindari nasib serupa.
Tim asuhan Scott Parker hanya meraih satu kemenangan sejak Oktober. Inkonsistensi membuat mereka semakin dekat ke jurang degradasi.
"Tugas kami sebagai pemain dan sebagai manajer adalah memberikan versi terbaik dari diri kami sendiri. Selama 30 menit kami pantas dicemooh dan saya pantas menerima hinaan itu," keluh Parker.
“Ini tidak menyenangkan, ini menyakitkan dan menyedihkan, tetapi itulah kenyataannya.”
Sementara itu, Tottenham juga berada dalam situasi yang tidak stabil. Performa buruk sepanjang 2026 membuat mereka terseret dalam persaingan yang tak terduga.
Sumber: BBC Sport
Klasemen Premier League 2025/2026
Baca Ini Juga:
Unai Emery Diidamkan Manchester United dan Real Madrid
Goda Eli Junior Kroupi, Manchester United Diminta Siapkan Dana 60 Juta Poundsterling
Bila Tottenham Degradasi, Arsenal Bidik Lucas Bergvall?
Sederet Alasan Arsenal Masih Favorit Juara Premier League
Erling Haaland Bergulat dengan Gabriel, Man City pun Menang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
Liga Inggris 6 September 2026, 15:37
-
Jamu Chelsea, 3 Pemain Arsenal Berpotensi Comeback
Liga Inggris 6 September 2026, 09:00
-
Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
Liga Inggris 6 September 2026, 08:30
-
Xabi Alonso Terheran-heran dengan Kegacoran Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 6 September 2026, 08:00
-
Tantang Arsenal, Moises Caicedo Bisa Perkuat Chelsea?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:30
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
-
Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 21:15
-
Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:04
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Hancurkan PSM Makassar 3-1
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

