Yang Paling Ideal untuk Manchester United, ya Luis Enrique
Gia Yuda Pradana | 27 April 2026 20:03
Bola.net - Manchester United kembali dihadapkan pada keputusan krusial terkait kursi pelatih utama di Old Trafford. Klub raksasa Inggris itu mencari sosok yang mampu membawa mereka kembali ke puncak sepak bola Eropa.
Dalam proses pencarian ini, muncul istilah “unicorn” dalam rekrutmen pelatih. Istilah tersebut merujuk pada sosok langka yang memenuhi semua kriteria ideal di level tertinggi.
Kriteria itu mencakup kemampuan taktik kelas dunia, rekam jejak trofi besar, serta keahlian mengelola pemain, staf, dan hubungan dengan petinggi klub. Selain itu, pelatih juga harus piawai menghadapi tekanan media.
Sepanjang abad ini, hanya segelintir pelatih yang masuk kategori tersebut. Manchester United sendiri pernah memiliki sosok itu dalam diri Sir Alex Ferguson selama hampir tiga dekade.
Sejak pensiun pada 2013, Manchester United terus mencari figur serupa, tapi belum menemukan pengganti yang setara. Kini, nama Luis Enrique dari PSG muncul sebagai kandidat paling mendekati profil tersebut.
Luis Enrique, Kandidat Paling Lengkap

Luis Enrique menjadi satu-satunya pelatih aktif yang memenuhi semua kriteria “unicorn” saat ini. Pelatih Paris Saint-Germain itu memiliki rekam jejak juara Liga Champions bersama Barcelona pada 2015 dan PSG musim lalu.
Keberhasilan tersebut memperkuat reputasinya sebagai pelatih dengan kapasitas taktik dan mental juara. Ia juga terbukti mampu membangun tim kompetitif dengan komposisi pemain yang berubah.
Di PSG, Luis Enrique bahkan berani melakukan perombakan besar. Ia melepas ketergantungan pada bintang seperti Kylian Mbappe dan Neymar demi membangun tim yang lebih seimbang.
Kontraknya di Paris masih berlangsung hingga musim depan. Namun, negosiasi perpanjangan yang belum rampung membuka peluang bagi Manchester United untuk mencoba merekrutnya.
Carrick Mengesankan, tapi Masih Tanda Tanya

Di sisi lain, Michael Carrick tampil solid sebagai pelatih sementara Manchester United. Sejak ditunjuk pada Januari menggantikan Ruben Amorim, ia mampu menjaga stabilitas tim.
Hasil positif membuat peluang lolos ke Liga Champions tetap terbuka. Performa itu juga memperkuat posisinya sebagai kandidat internal terkuat.
Namun, pengalaman Carrick di level elite masih menjadi pertanyaan. Kemampuannya bersaing secara taktik dengan pelatih top seperti Pep Guardiola atau Luis Enrique belum teruji sepenuhnya.
Manchester United menginginkan pelatih dengan bukti nyata di panggung terbesar. Faktor ini membuat Carrick belum sepenuhnya aman untuk ditetapkan sebagai pelatih permanen.
Pilihan Terbatas, Tantangan Besar

Alternatif lain di luar Carrick dan Luis Enrique juga memiliki kekurangan. Nama-nama seperti Xabi Alonso, Mikel Arteta, hingga Diego Simeone belum sepenuhnya memenuhi semua kriteria yang diinginkan klub.
Manchester United pernah mencoba mendekati Luis Enrique pada 2022. Namun, saat itu, ia memilih tetap melatih Timnas Spanyol hingga Piala Dunia Qatar selesai.
Keputusan tersebut membuat MU beralih ke Erik ten Hag setelah melalui proses seleksi panjang. Kini, situasi berbeda dan peluang kembali terbuka.
Meski demikian, merekrut Luis Enrique bukan perkara mudah. Dibutuhkan ambisi besar, baik dari sisi proyek olahraga maupun finansial, untuk meyakinkannya pindah ke Old Trafford.
Manchester United kini berada di persimpangan penting. Jika ingin kembali meraih gelar Premier League dan Liga Champions, mereka harus berani mengejar sosok langka yang benar-benar memenuhi semua kebutuhan.
Sumber: ESPN
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



