15 Gelandang Terbaik Juventus Sepanjang Sejarah (Bagian 2)
Serafin Unus Pasi | 2 November 2020 22:05
Bola.net - Raksasa Serie A, Juventus seperti tidak pernah kehabisan talenta terbaiknya dari tahun ke tahun. Pasalnya, setiap musim ada saja pemain Bianconeri yang menarik perhatian jagat sepak bola.
Dari penjaga gawang hingga penyerang Juventus pernah dihuni banyak pemain top. Namun khususnya di lini tengah, Si Nyonya Tua selalu dihuni gelandang yang memiliki talenta berbakat.
Bahkan, tak jarang juga para gelandang tersebut dianggap sebagai terbaik sepanjang sejarah Juventus karena besarnya kontribusi dan apiknya permainan yang ditunjukkan.
Nama-nama beken seperti Fabio Capello, Andrea Pirlo, Massimo Bonini, dan Mauro Camoranesi adalah pemain yang dianggap sebagai gelandang terbaik Juventus sepanjang sejarah.
Namun dalam sepanjang sejarah klub, tak hanya mereka saja melainkan masih ada nama lainnya. Lalu, siapa saja mereka?
Scroll ke bawah untuk nama-nama lainnya.
Giuseppe Furino
Giuseppe Furino menjadi gelandang terbaik Juventus sepanjang masa dengan raihan trofi Serie A yang mengesankan. Tercatat, Furino sudah menyumbang delapan gelar Serie A untuk publik Allianz Stadium.
Raihan tersebut membuatnya menjadi satu-satunya pemain yang meraih pencapaian tersebut. Furino dikenal sebagai pemain yang ulet dan memiliki kekuatan fisik yang mengesankan.
Gelandang tengah asal Italia itu menghabiskan 15 musim berturut-turut dengan Juve sekaligus gantung sepatu di klub asal kota Turin itu.
Antonio Conte

Sebelum dikenal sebagai pelatih yang sukses, Antonio Conte lebih dulu dikenal sebagai salah satu pesepak bola terbaik di generasinya. Conte dianggap sebagai pemain sepak bola yang cepat, agresif, energik, dan serbaguna sepanjang kariernya.
Selama 13 tahun membela Juventus, Conte cukup sukses dengan berbagai trofi bergengsi yang sudah diraihnya. Tercatat, ia pernah menjuarai Serie A, Liga Champions, Liga Europa, dan Piala Super Eropa bersama Bianconeri.
Melihat torehannya itu maka wajar saja apabila Conte masuk dalam daftar gelandang terbaik Juventus sepanjang sejarah.
Alessio Tacchinardi
Salah satu gelandang bertahan terbaik dalam sejarah sepak bola Italia adalah Alessio Tacchinardi. Penampilan apiknya saat membela Atalanta membuat Juventus memboyongnya pada tahun 1994.
Alessio adalah pemain dengan penampilan final Liga Champions terbanyak tanpa kemenangan, namun hal tersebut tidak menghalangi dirinya untuk masuk dalam daftar tersebut.
Pasalnya, Alessio memiliki pencapaian yang impresif dan loyalitasnya yang tinggi bersama Juventus. Ia membuat 404 penampilan dan sudah membukukan 14 gol serta 9 assist. Alessio pun termasuk salah satu dari 50 pemain Juventus yang namanya tertulis di dalam kandang baru klub.
Claudio Marchisio

Claudio Marchisio layak masuk dalam daftar tersebut berkat raihan trofi yang sudah ia sumbangkan untuk publik Allianz Stadium. Membela Juventus selama satu dekade, Marchisio tumbuh menjadi salah satu gelandang terbaik di Eropa.
Mengawali debut di bawah asuhan Fabio Capello, gelandang tengah asal Italia ini banyak meraih kesuksesan semenjak saat itu. Marchisio menjadi salah satu pemain yang menjadi saksi kesuksesan Bianconeri.
Ia adalah pemain yang ikut berperan dalam gelar beruntun Serie A Juventus selama sembilan kali. Marchisio turut menyumbang tujuh di antaranya.
Gianfranco Leoncini
Gianfranco Leoncini adalah salah satu pemain klub tertua. Leoncini memulai karier sepak bolanya sebagai gelandang pada tahun 1958 bersama Juventus.
Tercatat, Leoncini menghabiskan 12 tahun bersama Juve dan selama itu ia sudah membuat 375 penampilan serta mencetak 27 gol.
Selain itu, ia pun sudah menyumbang enam gelar untuk Bianconeri yaitu tiga trofi Serie A dan tiga trofi Coppa Italia.
Sumber: Sportmob
(Bola.net/Hendra Wijaya)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


