
Bola.net - Manajemen Juventus bersiap mengakhiri seluruh kewajiban finansial kepada Thiago Motta melalui skema pesangon yang mulai berlaku per 1 Juni. Langkah ini menandai berakhirnya hubungan kontraktual antara klub dan mantan pelatih mereka.
Sejumlah laporan media Italia menyebut Juventus akan segera menutup seluruh urusan administrasi dengan Motta. Dengan keputusan ini, klub tidak lagi memiliki kewajiban membayar gaji bulanan kepada sang pelatih.
Penyelesaian tersebut dimungkinkan berkat klausul khusus dalam kontraknya. Juventus memilih membayar kompensasi sekaligus untuk menyelesaikan sisa komitmen finansial yang masih berjalan.
Selama beberapa bulan terakhir, situasi ini cukup menyita perhatian karena Motta masih tercatat menerima gaji meski sudah diberhentikan sejak paruh kedua musim 2024-25.
Kini, proses panjang itu akhirnya mendekati akhir. Bagi Juventus, langkah ini sekaligus membantu merapikan struktur pengeluaran klub menjelang musim baru.
Skema Pesangon dan Efisiensi Finansial
Opsi pemutusan kontrak resmi mulai berlaku pada awal Juni. La Gazzetta dello Sport melaporkan bahwa Juventus dan Motta telah menyiapkan mekanisme penyelesaian yang dianggap lebih efisien bagi kedua pihak.
Klub akan membayarkan kompensasi dalam satu kali pembayaran kepada pelatih berdarah Brasil-Italia tersebut. Nilainya disebut lebih rendah dibanding total sisa gaji yang seharusnya diterima hingga kontraknya berakhir.
Sebelumnya, Motta menerima gaji sekitar 3,5 juta euro per musim. Dengan kesepakatan ini, kontrak yang semula berlaku hingga musim panas 2027 akan berakhir lebih cepat.
Penyelesaian tersebut juga membantu Juventus menyederhanakan struktur pengeluaran untuk sektor kepelatihan. Ke depan, Luciano Spalletti akan menjadi satu-satunya pelatih kepala yang tercatat dalam anggaran klub.
Kegagalan Proyek di Juventus
Saat didatangkan pada awal musim 2024-25, Motta membawa harapan besar. Juventus menunjuknya sebagai penerus Massimiliano Allegri setelah keberhasilannya membawa Bologna menembus empat besar Serie A.
Namun, proyek itu tidak berjalan sesuai rencana. Masa kerjanya berakhir lebih cepat sebelum menyelesaikan satu musim penuh, dan posisi tersebut kemudian diambil alih oleh Igor Tudor ketika kompetisi memasuki fase akhir.
Setelah berpisah dengan Juventus, Motta memilih menjauh dari dunia kepelatihan untuk sementara waktu. Meski tidak lagi menangani tim, ia tetap menerima hak finansialnya sesuai kontrak yang masih berlaku.
Sementara itu, perjalanan Tudor juga tidak berlangsung lama. Ia akhirnya meninggalkan Juventus pada Januari lalu setelah menerima tawaran dari Tottenham. Kini, dengan selesainya urusan kontrak Motta, Juventus perlahan menutup satu lagi babak perubahan yang cukup panjang di ruang kepelatihan mereka.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 26 Juli 2026 06:30Inter Milan Akui Ingin Angkut Pemain Tottenham Ini
-
Liga Italia 26 Juli 2026 05:00Selamatkan AC Milan dari Kekalahan, Begini Kata Francesco Camarda
-
Liga Inggris 24 Juli 2026 09:39Juventus Selangkah Lagi Lepas Lois Openda ke Lyon
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 26 Juli 2026 08:00Gokil! Lupakan Morgan Rogers, Arsenal Kejar Vinicius Junior
-
Liga Inggris 26 Juli 2026 06:58Liverpool Pesta Gol di Laga Debut Andoni Iraola
-
Liga Italia 26 Juli 2026 06:30Inter Milan Akui Ingin Angkut Pemain Tottenham Ini
BERITA LAINNYA
-
italia 26 Juli 2026 06:30Inter Milan Akui Ingin Angkut Pemain Tottenham Ini
-
italia 26 Juli 2026 05:00Selamatkan AC Milan dari Kekalahan, Begini Kata Francesco Camarda
-
italia 26 Juli 2026 04:28Comeback Lawan Celtic, Ruben Amorim Kurang Puas dengan Penampilan AC Milan
-
italia 24 Juli 2026 05:14Luka Modric Resmi Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2027
SOROT
-
Liputan6 26 Juli 2026 08:56Gudang Konveksi di Jakut Kebakaran
-
Liputan6 26 Juli 2026 08:47Aktivitas Terakhir Jubir Otorita IKN Sebelum Ditemukan Meninggal
-
Liputan6 26 Juli 2026 07:31Satpam Waduk Jatiluhur Ditemukan Tewas Mengapung, Tangannya Terborgol
-
Liputan6 26 Juli 2026 07:27Kesaksian Rekan Kerja saat Temukan Jubir Otorita IKN Meninggal
-
Liputan6 26 Juli 2026 06:26Karawang Jadi Daerah Tujuan Pengemis dan Pemulung, Ini Penyebabnya
MOST VIEWED
Napoli Luncurkan Jersey Tandang Baru yang Terinspirasi Ikatan Bersejarah dengan Argentina
Cristian Romero Masuk Prioritas Inter Milan, Negosiasi dengan Tottenham Terus Berjalan
Luka Modric Tegaskan Tekad Bangkit Bersama AC Milan, Gagal ke Liga Champions Jadi Motivasi
Hasil Pramusim: Francesco Camarda Selamatkan AC Milan dari Kekalahan Lawan Celtic
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5256535/original/073242500_1750241429-kebakaran5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307259/original/046197500_1784972877-email-attachment_2026_07_25_ariefhakim-at-klyid_juru-bicara-ikn-troy-pantouw-meninggal-dunia_1000387845.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307389/original/005535400_1785026192-WhatsApp_Image_2026-07-25_at_16.50.36.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4753178/original/094284500_1708925901-IMG-20240226-WA0050.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3270808/original/064943900_1603018359-20201018-Kemiskinan-5.jpg)
