5 Kiper Hebat yang Pernah Membela Juventus, Ada Gianluigi Buffon dan Dino Zoff
Aga Deta | 1 Juli 2020 16:07
Bola.net - Pembalap MotoGP Valentino Rossi dan kiper Juventus Gianluigi Buffon punya banyak kesamaan. Keduanya merupakan yang terbaik di olahraga yang mereka geluti.
Terbukti, meski usia sudah tidak lagi muda, baik Rossi maupun Gianluigi Buffon masih bisa berkarier pada level tertinggi. Terbaru, Buffon bahkan baru mengumumkan perpanjangan kontrak bersama Juventus.
Kontrak yang mengikatnya sampai Juni 2021. Kini bersama Juventus, Buffon sudah tampil sebanyak 669 kali sejak gabung dari Parma tahun 2001.
Praktis hanya satu musim: 2018-19, ia sempat pergi ke Paris Saint Germain. Tapi musim berikutnya, ia kembali pulang dan melanjutkan predikat sebagai ikon tim.
Namun jika melihat ke belakang, ternyata Juventus telah memiliki banyak kiper hebat sepanjang sejarah tim. Termasuk Buffon, situs Bleacherreport mencatat lima nama lainnya. Berikut daftarnya:
1. Angelo Peruzzi
Pemenang Kiper Terbaik Serie A sebanyak tiga kali. Dia juga berstatus kiper cadangan ketika Italia menjadi Piala Dunia 2006. Kala itu, Peruzzi yang sudah senior harus menyerahkan posisi kiper utama kepada juniornya, Gianluigi Buffon.
Peruzzi sendiri bermain untuk Juventus sebanyak 200 kali, memenangkan titel juara Serie A tiga kali dan empat gelar kompetisi Eropa.
Peruzzi gabung Juventus tahun 1991 sampai 1999. Dia merasakan era fantastis I Bianconeri bersama Marcelo Lippi sebagai pelatih.
2. Stefano Tacconi
Memperkuat Juventus kurun waktu 1983-1992. Dalam kurun waktu tersebut, ia memenangkan dua gelar juara Serie A dan juga semua titel kompetisi Eropa, di antaranya Piala Champions 1984-85.
Total Tacconi bermain untuk Juventus sebanyak 254 kali. Tapi uniknya, meski dikenal kiper hebat, pria kelahiran Perugia ini hanya bermain untuk timnas Italia sebanyal tujuh kali.
Ya, meski hebat pada level klub, Tacconi tidak beruntung lantaran satu generasi dengan Walter Zenga yang pada eranya tempatnya tidak tergantikan sebagai kiper utama Gli Azzurri.
3. Gianpiero Combi
Bisa dibilang kiper hebat pertama yang pernah memperkuat Juventus. Dia mengabdi untuk tim selama 13 tahun dan merasakan lima titel Serie A.
Semakin spesial lantaran Gianpiero Combi lahir di Turin. Karier Combi bersama timnas Italia juga begitu mentereng. Dia tampil sebanyak 47 kali.
Dia memimpin Gli Azzurri ketika memenangkan titel Piala Dunia 1934, atau gelar pertama Italia pada ajuang ini. Dia juga pernah membawa Italia meraih medali perak Olimpiade 1928.
4. Dino Zoff
Setelah era Combi berakhir, Italia baru lagi memiliki kiper hebat bernama Dino Zoff. Sampai kini, ia satu-satunya pemain Italia yang bisa merasakan gelar juara Piala Dunia (1982) dan Piala Eropa (1968).
Zoff sendiri menghabiskan karier di Juventus selama sebelas musim setelah sempat memperkuat Udinese, Mantova, Napoli.
Bersama Juventus, Zoff merasakan enam gelar Serie A, dua Coppa Italia, dan satu Piala UEFA. Menariknya, beberapa tahun kemudian, Zoff juga mengantarkan Juventus juara Coppa Italia dan Piala UEFA sebagai pelatih: keduanya musim 1989-90.
5. Gianluigi Buffon
Karier Gianluigi Buffon di Juventus sudah tidak bisa diukir dengan kata-kata lagi. Satu kekurangannya adalah gelar juara Liga Champions yang belum bisa ia rasakan meski berulang kali main di final.
Mengawali karier di Parma, Buffon sudah mengantarkan Juventus meraih scudetto sebanyak sembilan kali. Dia turut membawa I Bianconeri juara Coppa Italia empat kali.
Dan momen paling diingat dari sosok Buffon adalah pemain sekelasnya rela bermain di Serie B musim 2006-07 saat Juventus tersangkut masalah calciopoli. Semua fans Juventus pasti mencintai Gigi.
Sumber: Bleacherreport
Disadur dari: Bola.com/Penulis Hendry Wibowo
Published: 1 Juli 2020
Baca Juga:
Sederet Kisah Menarik Tentang PSIS Semarang dalam Angka
Kata Agen Egy Maulana Vikri: Masyarakat Indonesia Kurang Sabar
Termasuk Lionel Messi, Inilah Durasi Kontrak Terlama di Sepak Bola
Demi Sepak Bola, Leo Tupamahu Hentikan Kebiasaannya Merokok
Kisah 2 Pemain Argentina di PSM Makassar yang Hanya Numpang Lewat
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
LATEST UPDATE
-
Federico Dimarco Diragukan Tampil saat Inter Milan Hadapi Real Madrid
Liga Champions 6 September 2026, 19:14
-
Link Streaming Valencia vs Barcelona, 6 September 2026
Liga Spanyol 6 September 2026, 19:00
-
Link Streaming Everton vs Manchester United, Minggu 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 18:30
-
Link Streaming Persib Bandung vs PSM Makassar, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:45
-
Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:30
-
Hasil BRI Super League: Java United dan Garudayaksa FC Berbagi Poin
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:28
-
Mikel Arteta Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal
Liga Inggris 6 September 2026, 16:47
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
-
Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
Liga Inggris 6 September 2026, 15:37
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



