5 Pelajaran dari duel Juventus vs Napoli: Lama Gak Imbang, Napoli Maksimal, Juve Banyak Kurangnya
Richard Andreas | 7 Januari 2022 08:45
Bola.net - Juventus bermain imbang 1-1 ketika meladeni Napoli dalam duel pekan ke-20 Serie A 2021/22, Allianz Stadium, Jumat (7/1/2022) dini hari WIB.
Skuad Massimiliano Allegri memulai laga dengan inisiatif serangan, tapi Napoli justru mencetak gol kejutan lewat Dries Mertens (23'). Skuad Juve sempat kelimpungan usai kebobolan.
Barulah di babak kedua Juve bisa menyamakan kedudukan melalui aksi Federico Chiesa (54'). Setelahnya Juve mendapatkan momentum, tapi tidak ada gol tambahan.
Hasil imbang ini terbilang mengecewakan bagi kedua tim. Juve dan Napoli sama-sama harus meraih poin penuh untuk bersaing dengan rival di klasemen sementara Serie A.
Tak hanya itu, pertandingan ini juga menyisakan setidaknya 5 pelajaran penting. Apa saja sih? Scroll ke bawah yuk, Bolaneters!
1. Imbang setelah sekian lama
Tidak banyak hasil imbang dari duel Juventus kontra Napoli. Menurut Opta, ini adalah duel imbang pertama kedua tim sejak April 2017 lalu.
Lebih jauh lagi, jika hanya menghitung hasil imbang di kandang Juventus, kedua tim terakhir kali bermain imbang pada tahun 2011 silam.
Artinya, pertandingan Juve kontra Napoli hampir selalu menjanjikan gol-gol dan pemenang.
2. Napoli main maksimal
Napoli bermain lebih baik dari Juventus dan pantas memenangi pertandingan ini. Sayangnya mereka kurang beruntung kebobolan di babak kedua.
Tercatat, di babak pertama saja Napoli sudah melepas lebih dari 10 tembakan. Opta mencatat torehan ini cukup istimewa, terakhir kali tim yang bisa menggempur Juve demikian adalah Lazio pada tahun 2013.
Sayangnya Napoli tidak bisa memanfaatkan permainan buruk Juventus di babak pertama untuk mencetak lebih banyak gol. Mereka hanya bisa mencetak satu gol dan berakhir gagal menang.
3. Juventus banyak kurangnya

Massimiliano Allegri jelas harus bekerja ekstra keras untuk membawa Juve kembali bersaing di papan atas. Saat ini ada banyak masalah dalam tim Bianconeri.
Juve jelas kekurangan gelandang mumpuni. Kontra Napoli tadi hampir tidak terasa tekanan dari lini tengah.
Selain itu, Juve juga tidak punya striker mematikan yang bisa menuntaskan peluang atau setengah peluang. Jika terus seperti ini, mereka bakal sulit bersaing di papan atas.
4. Starting XI Napoli
Badai Covid-19 dan masalah cedera memaksa Napoli berimprovisasi. Di laga ini sebenarnya Napoli tidak bisa menurunkan skuad terbaiknya.
Di laga ini, Napoli tidak bisa didampingi sang pelatih Luciano Spalleti yang harus menjalani isolasi mandiri. Kursi pelatih diisi Marco Domenichini harus berimprovisasi.
Mengutip Opta, Napoli menurunkan starting XI paling tua dalam sejarah mereka di era sepak bola modern Serie A. Banyak pemain absen memaksa Napoli mengandalkan pemain-pemain yang tersedia.
5. Juventus kurang greget

Entah apa masalahnya, Juventus tampak tidak memiliki semangat juang yang cukup kuat untuk jadi juara. Pasukan Allegri terlalu mudah menyerah ketika situasi menjadi sulit.
Kali ini Juventus nyaris kalah, permainan mereka buruk jauh di bawah standar, khususnya di babak pertama. Untungnya Juve masih punya pemain-pemain istimewa yang bisa jadi penentu.
Kali ini ada Federico Chiesa yang menyelamatkan tim dengan golnya. Kali lain, mungkin ada pemain lain yang bakal jadi pembeda.
Sumber: Serie A, Opta, Bola
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
LATEST UPDATE
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
