5 Pelajaran dari Kemenangan AC Milan: Penalti Lagi, Roma Lesu, Tomori Oke!
Richard Andreas | 1 Maret 2021 07:30
Bola.net - AC Milan menandaskan perlawanan AS Roma pada duel lanjutan Serie A 2020/21, Senin (1/3/2021) dini hari WIB. Bermain tandang ke Stadio Olimpico, Milan membungkus tiga poin dengan skor 2-1.
Torehan tiga poin ini krusial bagi Stefano Pioli dan skuadnya. Milan perlu kembali ke jalur kemenangan dan mengumpulkan kembali rasa percaya diri usai dihajar Inter Milan 0-3 pada duel Serie A sebelumnya.
Yang tak kalah penting, tambahan poin ini pun menjaga posisi Milan dalam persaingan meraih gelar dengan Inter. Milan di peringkat dua dengan 52 poin, menempel ketat Inter yang memimpin dengan 56 poin.
Roma sebenarnya tampil cukup baik, tapi laga kali ini jadi milik Milan yang memiliki sentuhan penting untuk mengunci kemenangan.
Pioli pun patut mendapatkan pujian karena berani merombak skuad untuk duel kali ini, salah satunya dengan memainkan Fikayo Tomori.
Untuk itu, setidaknya ada lima pelajaran penting dari kemenangan Milan kali ini. Apa saja Bolaneters?
VAR lagi VAR lagi
VAR lagi-lagi beraksi di laga ini. Penggunaan VAR di Liga Italia memang sudah terbilang lebih dewasa daripada liga-liga top Eropa lainnya.
Kali ini VAR mengintervensi insiden pelanggaran Fazio terhadap Calabria. Jika melihat tayangan ulang, sebagian wasit mungkin tidak akan memberikan hadiah penalti karena pelanggaran yang minim.
Kemudian ada kontroversi berikutnya ketika Mkhitaryan dan Theo Hernandez sama-sama jatuh di kotak terlarang Milan, tapi wasit justru menghukum Mkhitaryan dengan kartu kuning untuk diving.
Penalti untuk Milan (lagi)
Milan adalah raja penalti di Eropa musim ini. Kontra Roma, Franck Kessie lagi-lagi jadi algojo dan menuntaskannya dengan baik untuk membuka keunggulan Milan.
Tercatat, ini merupakan gol penalti ke-7 Kessie untuk Milan musim ini. Terbanyak di lima liga top Eropa, sejajar dengan Bruno Fernandes, Memphis Depay, dan Ben Yedder.
Milan telah mendapatkan total 18 hadiah penalti di semua kompetisi musim ini, setidaknya tiga lebih banyak dari tim-tim lain di lima liga top Eropa.
Milan bertahan di persaingan raih gelar juara
Kemenangan ini krusial bagi Milan yang terseok-seok pada empat pertandingan terakhir di semua kompetisi. Salah satunya adalah kekalahan telak dengan skor 0-3 dari Inter Milan di pekan sebelumnya.
Milan perlu meraih kemenangan untuk mengembalikan kepercayaan diri pemain dan bangkit melawan. Tambahan 3 poin pun menjaga posisi Milan untuk terus mengejar Inter di puncak klasemen sementara.
Saat ini Milan ada di peringkat dua dengan 52 poin, Inter memimpin dengan 56 poin. Selisih 4 poin seharusnya tidak terlalu jauh untuk dikejar, dengan syarat Inter akan kehilangan poin.
Catatan buruk Roma lawan tim top
Musim ini Roma punya catatan buruk saat harus menghadapi tim-tim papan atas. Paulo Fonseca tampaknya masih belum bisa menemukan solusi.
Giallorossi tampak impresif saat menghadapi tim-tim di papan bawah, beberapa kali meraih kemenangan dengan skor besar. Namun, saat melawan tim papan atas, Roma tampak gugup dan sering membuat kesalahan sendiri.
Untungnya masih ada sedikit harapan untuk Fonseca. Performa Roma di babak kedua menunjukkan bahwa mereka sebenarnya bisa melawan tim papan atas.
Roma hanya perlu tampil lebih berani dan mencoba konsisten.
Aksi Tomori
Pioli membuat keputusan berani dengan mencadangkan Alessio Romagnoli dan memberi kesempatan bermain untuk Fikayo Tomori, pemain pinjaman dari Chelsea.
Hasilnya memuaskan. Tomori tampil impresif, beberapa kali menyelamatkan bek-bek lain yang membuat kesalahan. Dia sendiri pun membuat sejumlah blok penting untuk percobaan tembakan Roma.
Melihat performa Tomori, seharusnya dia akan lebih sering diberi kesempatan jadi starter untuk laga-laga Milan berikutnya. Duetnya dengan Kjaer tampak tangguh.
Sumber: Sportskeeda, Opta
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







