5 Pelajaran dari Laga Inter Milan vs AC Milan: Raksasa Tidur Sudah Bangun
Aga Deta | 18 Oktober 2020 08:28
Bola.net - AC Milan meraih kemenangan dalam Derby della Madonnina. Tim asuhan Stefano Pioli itu menang 2-1 atas Inter Milan di Stadion Giuseppe Meazza, Sabtu (17/10/2020) malam WIB.
Zlatan Ibrahimovic memborong dua gol kemenangan Milan pada menit ke-13 dan 16. Sementara Nerazzurri cuma bisa mencetak gol lewat Romelu Lukaku pada menit ke-29.
Kemenangan itu membuat Milan memuncaki klasemen sementara Serie A dengan koleksi 12 poin. Mereka unggul tiga poin atas Atalanta kini memiliki koleksi sembilan poin dari empat pertandingan.
Kekalahan di Derby della Madonnina membuat Inter menempati peringkat keenam. Pasukan Antonio Conte mengoleksi tujuh angka.
Pelajaran apa yang bisa dipetik dari duel Derby della Madonnina ini? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Zlatan Ibrahimovic Masih Tetap Kuat

Zlatan Ibrahimovic mungkin sudah mendekati usia 40 tahun. Namun, bomber asal Swedia itu masih belum kehilangan ketajamannya.
Ibrahimovic menjadi penentu kemenangan Milan atas rival sekotanya tersebut. Ia menjebol gawang Samir Handanovic pada menit ke-13 dan 16.
Dengan tambahan dua gol ini, Ibrahimovic telah membukukan lima gol dari tiga pertandingan untuk Rossoneri di semua kompetisi musim ini.
Selain itu, gol-gol tersebut juga memastikan Ibrahimovic terlibat langsung dalam tujuh gol di lima derby pada ajang Serie A untuk Milan (enam gol dan satu assist).
Lukaku Juga Tidak Kalah

Romelu Lukaku mencetak satu gol pada laga ini. Sayangnya, gol tersebut tidak bisa membantu Inter Milan terhindar dari kekalahan.
Dengan demikian, Lukaku berhasil menambah pundi-pundi golnya untuk Inter musim ini. Mantan pemain Manchester United tersebut sekarang sudah mencetak empat gol dari empat pertandingan di Serie A.
Catatan itu menjadikan pemain Belgia tersebut sebagai salah satu pencetak gol terbanyak sementara Serie A bersama Zlatan Ibrahimovic, Hirving Lozano dan Alejandro Gomez.
Lukaku sudah menghadapi Milan sebanyak tiga kali. Dari jumlah itu, bomber berusia 27 tahun itu mampu mencetak tiga gol.
Raksasa Tidur Terbangun di Bawah Pioli

AC Milan sedang menikmati hasil yang bagus bersama Stefano Pioli. Inter Milan pun menjadi korban terbaru mereka.
Milan kini selalu mencetak gol dalam 24 pertandingan Serie A terakhir mereka. Rossoneri juga tidak kebobolan dalam empat pertandingan terakhir mereka sebelum pertemuan melawan Inter.
Catatan impresif seperti itu tidak pernah terjadi lagi di klub sejak 1973. Hal itu menunjukkan seberapa jauh Rossoneri telah berkembang sejak Pioli bergabung pada Oktober tahun lalu.
Kedatangan Pioli sebelumnya disambut dengan hashtag #PioliOut di Twitter. Namun, keputusan untuk menunjuknya sekarang terlihat sangat tepat.
Eksperimen Conte Tak Membuahkan Hasil

Inter Milan harus kehilangan Alessandro Bastoni dan Milan Skriniar karena Covid-19. Tanpa dua bek tengah utamanya itu, Antonio Conte terpaksa melakukan eksperimen di lini belakang.
Stefan de Vrij bermain sebagai bek sentral di skema tiga pemain belakang. Dia diapit oleh Aleksandar Kolarov dan Danilo D'Ambrosio, dua pemain yang secara alami merupakan full-back.
Namun, Milan sepertinya mampu menemukan celah di lini belakang Nerazzurri. Kolarov tampil buruk dan bersalah atas penalti yang didapat Rossoneri.
Conte harus segera membenahi lini belakangnya. Sebagai catatan, La Beneamata sudah kemasukan delapan gol dari empat pertandingan di Serie A.
Lini Tengah Milan Lebih Efektif
Meski lini pertahanan sedikit keteteran, Stefano Pioli jelas mendapatkan kombinasi yang tepat di lini tengahnya. Duet Ismael Bennacer dan Franck Kessie sebagai double pivot bekerja dengan sempurna untuk menjaga lini belakang dan menggagalkan serangan Inter, terutama mengunci Nicolo Barella.
Inter terlihat sangat frustrasi dan kemudian memasukkan Christian Eriksen di babak kedua untuk menambah kreativitas di lini tengah. Namun, pemain Denmark itu ternyata juga kesulitan menerobos benteng Kessie-Bennacer.
Tapi, titik paling efisien di lini tengah Milan adalah Hakan Calhanoglu. Bermain dalam peran No 10, pemain Turki itu menjadi katalisator dalam derby ini. Ia secara konsisten memanfaatkan ruang dan melakukan kombinasi yang bagus dengan Ibrahimovic.
Calhanoglu bisa diandalkan ketika Milan butuh ketenangan dan sedikit kreativitas di sepertiga akhir. Calhanoglu tampil luar biasa, tetapi ia bisa berkembang juga berkat kerja keras Kessie dan Bennacer.
Sumber: Squawka
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
LATEST UPDATE
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

