5 Pelajaran dari Napoli vs Juventus: Kalah Lagi, Kalah Lagi
Gia Yuda Pradana | 12 September 2021 05:19
Bola.net - Juventus menghadapi tuan rumah Napoli pada pekan ke-3 Liga Italia atau Serie A 2021/22, Sabtu (11/9/2021). Pertandingan di Stadio Diego Armando Maradona ini berkesudahan 2-1 untuk kemenangan Napoli.
Juventus unggul terlebih dahulu lewat gol Alvaro di menit 10. Napoli kemudian menyamakan kedudukan melalui gol Matteo Politano di menit 57. Kemenangan Napoli ditentukan oleh Kalidou Koulibaly di menit 85.
Ada beberapa pelajaran yang bisa diambil dari pertandingan ini. Berikut ulasannya.
Kalah Beruntun

Juventus musim ini kembali ditangani oleh Massimiliano Allegri. Namun, periode kedua Allegri di Juventus ini belum sesuai ekspektasi.
Gol-gol Paulo Dybala dan Juan Cuadrado hanya memberi Juventus hasil seri 2-2 dengan tuan rumah Udinese pada pekan pertama, yang juga menjadi laga terakhir Cristiano Ronaldo sebelum hijrah ke Manchester United.
Pada pekan kedua, Juventus diharapkan menang saat menjamu Empoli. Namun, mereka justru dipermalukan 0-1 di Turin. Kali ini, Bianconeri takluk dari Napoli racikan Luciano Spalletti.
Rapuh di Belakang

Melawan Udinese, mereka kebobolan dua gol. Melawan Empoli, mereka kebobolan satu gol. Melawan Napoli, mereka kebobolan dua gol.
Tiga pertandingan, sudah lima gol yang bersarang di gawang Wojciech Szczesny.
Juventus yang lini belakangnya dikawal Gioregio Chiellini dan Leonardo Bonucci biasanya susah ditaklukkan. Namun, musim ini, kehebatan itu belum terlihat.
Lini Tengah Tak Bernyawa

Melawan Napoli, Allegri memasang Adrien Rabiot, Manuel Locatelli, dan Weston McKennie sebagai startert di lini tengah. Namun, lini tengah Juventus ini seolah tak bernyawa.
Napoli bahkan bisa unggul penguasaan bola mencapai 67%. Dari situ, tidak aneh jika Napoli sampai leluasa menggempur Juventus.
Andai penyelesaian akhir Napoli lebih baik, Juventus mungkin sudah pulang dengan kekalahan yang lebih parah.
Napoli Punya Anguissa

Lini tengah Juventus melempem salah satunya adalah gara-gara keberadaan Andre-Frank Zambo Anguissa di tim lawan. Gelandang bertahan 25 tahun Kamerun yang dipinjam Napoli dari Fulham itu tampil impresif dalam laga debutnya.
Anguissa menjadi protagonis di lini tengah. Dia menjalankan tugasnya dengan baik sebagai pemain jangkar.
Dia bagus dalam membaca permainan. Operan-operannya pun jarang salah. Dia tidak terlihat gugup meski melawan Juventus dalam laga perdananya di Serie A.
Markas Napoli Anti-Bianconeri

Selama tiga musim terakhir di Serie A, Juventus selalu kalah setiap kali main tandang kontra Napoli. Markas Napoli seolah menjadi venue anti-Bianconeri.
Pada musim 2019/20, Juventus kalah 1-2.
Pada musim 2020/21, Juventus kalah 0-1.
Pada musim 2021/22 ini, dengan komposisi lini serang yang tidak terlalu istimewa, Juventus kalah 1-2.
Di Serie A musim ini, Juventus masih belum menang. Sebaliknya, Napoli masih sempurna dengan tiga kemenangan dari tiga pertandingan. Sebelum mempecundangi Juventus, Napoli telah terlebih dahulu menang 2-0 atas Venezia dan 2-1 atas Genoa.
Juventus saat ini sedang tidak baik-baik saja...
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Hasil Pertandingan Napoli vs Juventus: Skor 2-1
Man of the Match Napoli vs Juventus: Andre-Frank Zambo Anguissa
Juventus Keok Lagi: Opera Van Juve Meng-Arsenal-kan Diri, Padahal Ronaldo 2 Gol
Hasil Pertandingan Manchester United vs Newcastle: Skor 4-1
Man of the Match Manchester United vs Newcastle: Cristiano Ronaldo
Ronaldo Datang, Gol Langsung Dua: Siuuu..., GOAT, Masih Berbahaya, Parah!
5 Pelajaran dari Kemenangan MU dan Debut Kedua Cristiano Ronaldo: Usia Hanya Angka
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
LATEST UPDATE
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
