5 Pelajaran Torino 0-1 Juventus: Seperti Lihat Reuni Timnas Serbia, Allegri Aman Dong!
Asad Arifin | 16 Oktober 2022 05:02
Bola.net - Juventus menang 1-0 saat berjumpa Torino pada pekan ke-10 Serie A 2022/2023, Sabtu (15/10/2022) malam WIB. Pada duel di Stadion Olimpico Grande Torino itu, gol kemenangan Juventus dicetak Dusan Vlahovic pada menit ke-74.
Hasil ini merupakan kabar positif bagi Juventus. Sebab, setelah kalah dua laga beruntun, Juventus akhirnya meraih kemenangan. Ini bisa menjadi momentum kebangkitan Juventus.
Menang pada laga derbi membuat Juventus memperbaiki posisi di klasemen. Juventus kini berada di posisi ke-7 dengan 16 poin. Juventus juga bangkit usai kalah dua laga beruntun. Sementara, Torino berada di posisi ke-11 dengan 11 poin.
Performa Juventus belum meningkat secara signifikan, tetapi ada kemajuan yang bagus saat berjumpa Torino. Lantas, apa saja pelajaran yang bisa dipetik dari duel Torino vs Juventus? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Allegri Aman Dong!

Andrea Agnelli telah menegaskan bahwa Allegri tetap menjadi pelatih Juventus. Padahal, pada dua laga sebelum berjumpa Torino, Juventus selalu kalah dan gagal mencetak gol.
Kemenangan atas Torino diyakini membuat posisi Allegri makin aman. Masih ada harapan untuk bisa membawa Juventus ke arah yang lebih baik, walau kondisi di Juventus sama sekali tidak mudah.
Allegri membuat perubahan pada duel lawan Torino. Jika biasanya memakai formasi 4-4-2, Allegri memakai 3-5-2 pada duel lawan Torino. Formasi ini membuat peran Filip Kostic dan Manuel Locatelli lebih maksimal.
Dusan Vlahovic FC?

Juventus lagi-lagi harus mengucapkan terima kasih kepada Dusan Vlahovic. Sebab, gol yang dicetak pemain 22 tahun itu punya andil penting bagi tiga poin yang didapat Juventus.
Vlahovic mencetak enam gol dari 10 laga di Serie A. Menariknya, setiap kali pemain asal Serbia itu mencetak gol, Juventus tidak pernah kalah. Empat kali menang dan sekali imbang.
Juventus sangat tergantung pada gol Vlahovic. Pada lima laga terakhir, Vlahovic mencetak gol pada tiga laga. Ketika Vlahovic tidak mencetak gol, Juventus kalah dari AC Milan dan Maccabi Haifa.
Reuni Timnas Serbia

Ada hal yang unik dari laga Torino vs Juventus. Sebab, ada banyak pemain asal Serbia yang bermain pada Derbi Turin. Bukan hanya dua, akan tetapi lima pemain Serbia di kedua kubu.
Vlahovic dan Filip Kostic adalah pemain Serbia yang membela Juventus. Di Torino, ada Vanja Milinkovic-Savic, Sasa Lukic, dan Nemanja Radonjic. Jadi, laga ini mirip dengan reuni pemain Timnas Serbia di Turin.
Para pemain Serbia di atas tampil cukup bagus. Vlahovic mencetak gol. Kostic banyak menginspirasi serangan Juventus. Lukic jadi kreator serangan Juventus. Milinkovic-Savic membuat tujuh kali penyelamatan.
Pelatih Serbia, Dragan Stojkovic, dilaporkan datang ke Turin untuk menyaksikan laga Torino vs Juventus.
Dominasi Juventus di Turin

Juventus sukses melanjutkan dominasi di laga Derbi Turin atau Derbi della Mole. Juventus cukup lama tidak merasakan pahitnya kekalahan pada laga derbi melawan Torino.
Kekalahan terakhir Juventus pada laga derbi terjadi pada 2015 lalu. Ketika itu, Juventus kalah dengan skor 2-1 pada duel di Stadion Olimpico. Kala itu, gol Torino dicetak Darmian dan Quagliarella. Gol Juventus dicetak Pirlo.
Munculnya nama Pirlo dalam kekalahan terakhir Juventus di Derbi Turin menjadi bukti betapa dominan Juventus. Sebab, Pirlo kini tidak lagi bermain dan telah mengubah karier sebagai pelatih.
Nasib Buruk Torino

Torino kini berada di ujung tanduk. Il Toro tampil menjanjikan di awal musim. Akan tetapi, performa Sasa Lukic dan kolega menurun drastis pada lima laga terakhir di Serie A.
Torino hanya mendapat satu poin dari lima laga terakhir. Torino empat kali kalah dan sekali imbang. Mereka hanya mampu mencetak dua gol dan kebobolan tujuh gol pada periode tersebut. Hasil yang sangat buruk.
10/09/22 Inter Milan 1 - 0 Torino
18/09/22 Torino 0 - 1 Sassuolo
01/10/22 Napoli 3 - 1 Torino
09/10/22 Torino 1 - 1 Empoli
15/10/22 Torino 0 - 1 Juventus
Klasemen Serie A 2022/2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
LATEST UPDATE
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
