AC Milan Amankan Maignan hingga 2031: Kisah Damai setelah Retak Hubungan

Gia Yuda Pradana | 2 Februari 2026 11:13
AC Milan Amankan Maignan hingga 2031: Kisah Damai setelah Retak Hubungan
Kiper AC Milan, Mike Maignan, memberi isyarat dalam laga leg kedua semifinal Coppa Italia melawan Inter Milan, Rabu, 23 April 2025. (c) AP Photo/Luca Bruno

Bola.net - Gelombang kegembiraan menyelimuti AC Milan setelah klub mengumumkan perpanjangan kontrak Mike Maignan hingga 2031. Kepastian ini mengakhiri spekulasi panjang tentang masa depan kiper Timnas Prancis tersebut.

Keputusan ini terasa istimewa karena situasi setahun lalu berada di titik yang sangat berbeda. Hubungan antara manajemen dan pemain sempat membeku akibat masalah performa, kepercayaan, dan kondisi finansial klub.

Advertisement

Perubahan arah terjadi setelah kehadiran Massimiliano Allegri dan Igli Tare yang membuka kembali jalur komunikasi. Dari ancaman perpisahan, kisah ini berakhir dengan komitmen jangka panjang yang menandai stabilitas baru di tubuh klub.

1 dari 5 halaman

Musim Dingin yang Penuh Ketegangan

Musim Dingin yang Penuh Ketegangan

Aksi Mike Maignan di laga Torino vs AC Milan di Serie A, Selasa (09/12/2025). (c) Fabio Ferrari/LaPresse via AP Photo

Pada Desember 2024, manajemen sebenarnya sudah mencapai kesepakatan awal dengan Maignan terkait kontrak baru. Gajinya direncanakan naik dari €3 juta per tahun, atau sekitar Rp52,5 miliar, menjadi €5 juta plus bonus, atau setara Rp87,5 miliar.

Kesepakatan itu tak kunjung diumumkan karena performa sang kiper menurun pada Januari dan Februari. Kegagalan klub menembus Liga Champions juga membuat kondisi finansial semakin rapuh.

Chelsea kemudian mengajukan tawaran €15 juta, atau sekitar Rp262,5 miliar, untuk Maignan. Tawaran itu ditolak karena dianggap terlalu rendah, tapi keinginan sang pemain untuk pergi sudah muncul.

2 dari 5 halaman

Allegri dan Tare Mengubah Arah Cerita

Allegri dan Tare Mengubah Arah Cerita

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, bereaksi pada laga Serie A antara AC Milan vs Sassuolo di Milan, Italia, Minggu, 14 Desember 2025 (c) AP Photo/Luca Bruno

Perubahan besar dimulai ketika Allegri datang dan menegaskan Maignan tidak boleh dijual. Pelatih asal Italia itu ingin sang kiper tetap menjadi kapten sekaligus simbol stabilitas tim.

Allegri secara terbuka memberi pujian kepada Maignan, dibantu dukungan rekan setim seperti Matteo Gabbia dan Adrien Rabiot di ruang ganti. Peran pelatih kiper Claudio Filippi juga penting karena memiliki hubungan dekat dengan Maignan.

Kinerja di lapangan kembali meningkat seiring tim tampil kompetitif. Kondisi ini membuat manajemen memilih momen yang tepat untuk membuka negosiasi ulang.

3 dari 5 halaman

Tawaran Baru yang Mengakhiri Kebekuan

Tawaran Baru yang Mengakhiri Kebekuan

Penjaga gawang AC Milan, Mike Maignan dalam laga Serie A antara Como vs Milan, 16 Januari 2026 (c) Antonio Saia/LaPresse via AP

Proposal ketiga yang diajukan manajemen kembali ke parameter awal dengan nilai lebih besar. Kontrak itu bernilai €7 juta per tahun termasuk bonus, atau sekitar Rp122,5 miliar, menjadikan Maignan pemain dengan gaji tertinggi bersama Rafael Leao.

Angka tersebut menunjukkan upaya ekonomi besar dari klub. Maignan merespons positif dan akhirnya menandatangani kontrak jangka panjang hingga 2031.

Kesepakatan ini menutup peluang kepergian gratis pada akhir musim. Klub juga tak perlu mencari pengganti dengan kualitas dan kepemimpinan serupa.

4 dari 5 halaman

Pernyataan Bahagia dan Makna Strategis

Pernyataan Bahagia dan Makna Strategis

Kiper AC Milan, Mike Maignan (kiri), merayakan kemenangan atas AS Roma bersama rekan setimnya dalam laga Serue A di San Siro, Italia, Senin, 3 November 2025 (c) AP Photo/Antonio Calanni

Maignan berkata kepada media resmi klub, “Saya sangat, sangat bahagia. Ini adalah perpanjangan kontrak yang sudah lama kami tunggu, butuh kesabaran, tapi akhirnya tercapai.” Ia menambahkan, “Saya bahagia di Milan bersama keluarga dan ingin lebih banyak trofi serta kesuksesan.”

Ucapan itu menunjukkan kenyamanan personal dan ambisi kompetitif yang sejalan dengan proyek tim. Dengan hasil yang membaik di bawah Allegri, Maignan merasa berada dalam lingkungan yang serius dan terarah.

Bagi AC Milan, perpanjangan ini merupakan pernyataan kuat tentang stabilitas era RedBird Capital. Menjaga kiper kelas dunia jauh lebih masuk akal dibanding mencari pengganti yang belum tentu setara.

Langkah ini mungkin memengaruhi struktur gaji untuk negosiasi pemain lain ke depan. Namun, untuk saat ini, klub dan pendukung menikmati ketenangan setelah periode penuh ketidakpastian.

Sumber: Sempre Milan

LATEST UPDATE