Kees Smit Bikin Klub Inggris Gigit Jari, Pilih Spanyol Meski Dilirik Raksasa Eropa!

Kees Smit Bikin Klub Inggris Gigit Jari, Pilih Spanyol Meski Dilirik Raksasa Eropa!
Perebutan bola antara Lamine Yamal dengan Kylian Mbappe di Final Piala Super Spanyol 2026. (c) AP Photo/Altaf Qadri

Bola.net - Persaingan mendapatkan tanda tangan Kees Smit semakin panas dalam beberapa bulan terakhir. Gelandang muda AZ Alkmaar itu kini masuk radar sejumlah klub elite Eropa yang siap menggelontorkan dana besar.

Nama Smit bahkan dikaitkan dengan klub-klub Premier League hingga raksasa Spanyol seperti Real Madrid. Nilai transfernya disebut-sebut bisa menyentuh angka €60 juta, membuatnya jadi salah satu talenta muda paling diburu.

Ketertarikan itu tak lepas dari performa impresifnya di lini tengah AZ Alkmaar. Di usia yang masih 20 tahun, Smit sudah menunjukkan kematangan bermain yang jarang dimiliki pemain seusianya.

Namun di tengah derasnya godaan dari berbagai klub, Smit justru memberikan sinyal yang cukup mengejutkan. Ia secara terang-terangan mengungkapkan preferensi kariernya yang bisa mengubah arah perburuan transfernya.

Lebih Tertarik La Liga, Bukan Premier League

Lebih Tertarik La Liga, Bukan Premier League

Hugo Ekitike merayakan gol bersama rekan-rekan setim dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Liverpool vs Galatasaray di Anfield, 19 Maret 2026 (c) AP Photo/Jon Super

Ketertarikan klub Inggris seperti Newcastle, Manchester United, Liverpool, dan Arsenal ternyata tidak cukup menggoda Kees Smit. Sang gelandang justru lebih memimpikan bermain di kompetisi Spanyol.

Bagi Smit, atmosfer La Liga menawarkan sesuatu yang tidak ia temukan di Inggris. Faktor gaya hidup hingga kondisi cuaca menjadi alasan yang cukup penting dalam pertimbangannya.

Ia juga mengakui bahwa sejak awal, Spanyol sudah menjadi destinasi ideal dalam kariernya. Bahkan, ia sempat mempertimbangkan untuk tetap berkarier di Belanda sebelum akhirnya membuka peluang ke luar negeri.

“(Saya ingin bermain di) La Liga. Bermain di sana akan sangat menyenangkan. Saya menyukai matahari; saya lelah bermain di cuaca dingin dan hujan terus-menerus, jadi saya ingin sekali bermain di Spanyol. Idealnya, saya ingin melangkah ke tim lain di Belanda, tetapi saya rasa itu tidak akan terjadi. Saya tidak pernah mempertimbangkan untuk meninggalkan AZ. Impian saya adalah bermain di sini seumur hidup saya," ujarnya pada AS, via Football Espana.

Pertandingan Selanjutnya
Liga Belanda Liga Belanda | 22 Maret 2026
Groningen Groningen
22:45 WIB
AZ Alkmaar AZ Alkmaar
La Liga La Liga | 22 Maret 2026
Barcelona Barcelona
20:00 WIB
Rayo Vallecano Rayo Vallecano

Pernah Tolak Godaan Barca dan Madrid

Pernah Tolak Godaan Barca dan Madrid

Vinicius Junior melompat ke arah Antonio Rudiger setelah laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Manchester City vs Real Madrid di Etihad Stadium, 18 Maret 2026 (c) AP Photo/Dave Thompson

Menariknya, Kees Smit ternyata sudah sempat mendapat pendekatan dari dua raksasa Spanyol, Barcelona dan Real Madrid. Namun, pada saat itu ia memilih untuk tetap bertahan di AZ Alkmaar.

Keputusan tersebut diambil bukan tanpa alasan. Smit merasa dirinya masih membutuhkan waktu untuk berkembang sebelum mengambil langkah besar ke klub elite Eropa.

Ia bahkan mengaku tidak terlalu memikirkan tawaran yang datang, termasuk soal nilai transfer yang ditawarkan. Fokus utamanya saat itu adalah meningkatkan kualitas permainan secara bertahap.

“Saya mendapat tawaran, tetapi saya merasa yang terbaik adalah terus berkembang di sini. Sejujurnya, saya bahkan tidak pernah melihat angka yang mereka tawarkan. Dan syukurlah. Kalau tidak, saya akan mulai ragu. Pada akhirnya, saya senang dengan keputusan saya," tegasnya.

“Tahun lalu, saya terutama kesulitan secara fisik. Saya merasa masih banyak ruang untuk berkembang, jadi yang terbaik adalah terus berkembang di sini. Saya dengan cepat mendapatkan kepercayaan dari rekan-rekan setim.”

Barcelona Selalu Punya Tempat di Hatinya

Barcelona Selalu Punya Tempat di Hatinya

Lamine Yamal memberikan selamat kepada Robert Lewandowski yang baru saja membobol gawang Newcastle (c) AP Photo/Joan Monfort

Di balik peluang bergabung dengan Real Madrid, Kees Smit ternyata menyimpan kedekatan emosional dengan Barcelona. Klub asal Catalan itu disebut sebagai tim favoritnya sejak kecil.

Kecintaan tersebut tidak lepas dari pengaruh para legenda Barcelona yang ia idolakan. Smit tumbuh dengan menyaksikan permainan indah yang menjadi ciri khas Blaugrana.

Dua nama besar bahkan menjadi panutan dalam perjalanan kariernya. Gaya bermain mereka ikut membentuk identitas Smit sebagai gelandang kreatif di lapangan.

“Saya sangat menikmati menonton Barca. Saya tumbuh besar menonton Iniesta dan Messi bermain, yang saya anggap sebagai dua panutan saya," ungkapnya.