AC Milan Masih Melekat Erat di Hati Andriy Shevchenko
Dimas Ardi Prasetya | 18 Maret 2020 20:19
Bola.net - Legenda sepak bola Ukraina Andriy Shevchenko mengaku masih berhubungan erat dengan mantan rekan-rekannya di AC Milan dan menegaskan Rossoneri memiliki tempat spesial di hatinya.
Shevchenko mendarat di Milan pada tahun 1999 silam. Ia diboyong Rossoneri setelah terkesan melihat performanya bersama klub Dynamo Kiev.
Sheva langsung menjadi predator di pentas Serie A. Di musim perdananya ia langsung mengemas 24 gol dari 32 pertandingan.
Pada musim panas 2005, Sheva, begitu ia biasa dipanggil, hengkang dari Milan. Ia merapat ke Chelsea dengan bandrol mencapai 30 juta pounds.
Pada musim 2008-09, Sheva dipinjamkan oleh Chelsea ke Milan. Sayangnya kali ini ia tak bisa menunjukkan ketajamannya seperti sebelum pindah ke Premier League.
Milan Selalu Ada di Hati Shevchenko
Andriy Shevchenko kemudian kembali ke Dynamo Kiev pada musim panas 2009. Tiga tahun kemudian, ia memutuskan untuk gantung sepatu.
Shevchenko memang sudah lama meninggalkan Milan. Namun ia mengaku tak bisa melupakan Rossoneri dan juga mengatakan sampai saat ini ia masih menjalin kontak secara reguler dengan mantan-mantan rekannya di San Siro.
"Saya berbicara dengan Paolo Maldini, [Andrea] Pirlo, [Alessandro] Costacurta," katanya kepada La Gazzetta dello Sport.
“Dan Bobo Vieri, ia sangat lucu. Saya juga mengikutinya di Instagram," sambungnya.
"Milan selalu ada di hati saya, seperti teman-teman saya," tegas Shevchenko.
Kandidat Pelatih Milan

Pasca gantung sepatu, Andriy Shevchenko sempat menjadi politikus. Namun ia kemudian banting setir menjadi pelatih.
Ia menjadi asisten pelatih Timnas Ukraina pada awal tahun 2016. Namun pada bulan Juli di tahun yang sama, ia langsung diangkat menjadi pelatih kepala timnas.
Andriy Shevchenko juga sempat disebut bakal balik ke AC Milan sebagai pelatih di awal musim ini. Saat itu Rossoneri disebut akan mendepak Marco Giampaolo dan Sheva disebut menjadi salah satu kandidat penggantinya.
(Gazzetta dello Sport)
Baca Juga:
- Pilihan Dilematis untuk AC Milan: Alex Meret atau Salvatore Sirigu?
- Lucas Biglia Anggap Italia Terlalu Meremehkan Virus Corona
- Silvio Berlusconi Donasi 10 Juta Euro Buat 400 ICU Baru
- Soal Corona, Mihajlovic: Setelahnya Akan Menjadi Indah
- Pioli Punya Kans untuk Bertahan di AC Milan Musim Depan
- Begovic Bicara Kegabutannya Kala Kompetisi Terhenti & Harapan untuk Sepak Bola Saat Corona Menggila
- Italia Dikarantina, Begovic: Seperti Adegan di Film-Film
- Ikut Main Futsal di Penjara, Ronaldinho Borong Lima Gol dan Enam Assist
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A
Liga Italia 21 April 2026, 20:15
-
AC Milan dan Filosofi Corto Muso: Menang Tipis, tetapi Konsisten
Liga Italia 21 April 2026, 20:06
-
Krisis Lini Depan AC Milan Kian Nyata, Tak Peduli Kombinasi Penyerang
Liga Italia 21 April 2026, 19:58
-
Cukup Rp1 Triliun Saja, Rafael Leao Bisa Diangkut dari AC Milan
Liga Italia 21 April 2026, 16:43
-
Cristian Chivu Tampil Impresif di Inter Milan, Satu Catatan Jadi Sorotan
Liga Italia 21 April 2026, 15:41
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37











