AC Milan: Modric Mendikte Tempo Permainan, Pertahanan Stabil Jadi Fondasi Kemenangan
Gia Yuda Pradana | 31 Agustus 2025 15:08
Bola.net - AC Milan akhirnya mengemas kemenangan di Serie A 2025/2026 dengan menaklukkan Lecce 2-0 pada giornata 2 di Via Del Mare. Hasil ini jelas menjadi obat setelah kekalahan menyakitkan dari Cremonese di giornata pertama.
Kemenangan ini juga menegaskan peran krusial Luka Modric di lini tengah sekaligus membuktikan soliditas pertahanan Rossoneri. Dengan performa ini, Milan pun bisa menatap jeda internasional dengan lebih tenang.
Meski absennya beberapa pemain seperti Rafael Leao dan Ardon Jashari menjadi kendala, tim tetap mampu tampil terorganisir. Christopher Nkunku yang baru datang juga siap menyesuaikan diri dengan ritme tim.
Saelemaekers Menonjol
Alexis Saelemaekers dipercaya main ofensif menggantikan absennya Leao dan Pulisic dari starting XI. Ia bergerak fleksibel di depan, baik di sayap maupun di belakang Gimenez.
Di babak pertama, performanya belum sempurna, tapi tetap menjadi pemain paling menonjol. Ia berusaha terus mencari bola dan menciptakan peluang meski rekan-rekannya tampak kesulitan menyesuaikan diri.
Babak kedua menjadi miliknya. Dribelnya memukau, ia juga terlibat dalam assist gol Gimenez yang dianulir dan memenangkan tendangan bebas yang menghasilkan gol pertama Milan.
Orkestra Modric
Luka Modric sempat tampil kurang maksimal di babak pertama karena tim masih mencari ritme. Namun, memasuki babak kedua, peran sang maestro jelas terlihat.
Modric mendikte tempo permainan, memberikan assist untuk gol Loftus-Cheek, dan membantu menjaga ritme tim hingga akhir. Perannya sangat penting bagi keseimbangan tim.
Masuknya Samuele Ricci juga membantu Modric lebih leluasa mengatur permainan. Kombinasi ini membuat lini tengah Milan lebih hidup dan efektif menghadapi tekanan Lecce.
Trio yang Mengecewakan
Beberapa pemain gagal tampil maksimal, yaitu Estupinan, Fofana, dan Santiago Gimenez. Estupinan masih adaptasi dengan tim baru, sering membuat kesalahan defensif.
Fofana lambat dan hanya sesekali memberikan kontribusi positif. Gimenez tampil mengecewakan, bahkan gol yang dianulir menjadi satu-satunya momen bagusnya.
Performanya harus meningkat jika ia ingin menjadi pilihan utama. Rossoneri tidak bisa terus mengandalkan momen sesekali dari pemain yang kurang konsisten.
Pertahanan Solid
Lini belakang Milan tampil rapat dan disiplin sepanjang laga. Mike Maignan hanya menghadapi ancaman kecil dari Lecce.
Kompaknya pertahanan ini berbeda jauh dari performa melawan Cremonese. Pertahanan yang stabil tentu menjadi fondasi kemenangan bagi tim.
Clean sheet memberi kepercayaan diri bagi serangan Milan yang sempat kesulitan. Hal ini penting agar tim tetap bisa menang meski peluang mencetak gol terbatas.
Pulisic Beri Penutup yang Manis
Christian Pulisic memulai dari bangku cadangan karena cedera ringan. Begitu masuk, ia langsung menunjukkan kualitasnya.
Pulisic menemukan ruang, menciptakan kekacauan di pertahanan Lecce, dan mencetak gol kedua yang menutup laga 2-0. Gol ini menegaskan kemampuannya menjadi penentu hasil pertandingan.
Dengan kombinasi pemain yang dimiliki sejauh ini, Milan memiliki opsi serangan yang lebih beragam. Selain itu, efektivitas Pulisic juga membuktikan bahwa kerja keras dan penempatan posisi yang tepat bisa lebih berbahaya daripada sekadar skill spektakuler.
Sumber: Sempre Milan
Klasemen Serie A/Liga Italia
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Matheus Cunha Cedera di Laga MU vs Burnley, Dipastikan Batal Masuk Skuad Timnas Brasil
MU vs Burnley: Penampilan Energik Bryan Mbeumo di Sektor Sayap Menjadi Pembeda
MU vs Burnley: VAR yang Kontroversial, Penalti di Pengujung Laga, dan Fans yang Meradang
Di Balik Kemenangan Perdana Manchester United, Ada Benjamin Sesko yang Belum Mampu Unjuk Gigi
BRI Super League: Laga Persita vs Semen Padang juga Ditunda
BRI Super League: Situasi Kemananan Belum Kondusif, PSM vs Persebaya Ditunda
Statistik Pemain Madrid vs Mallorca: Peran Penting Huijsen, Efektivitas Guler, Sengatan Vinicius
Kesabaran Jadi Kunci: Mastantuono Masih dalam Proses Adaptasi di Real Madrid
Vinicius Junior Kembali ke Jalur yang Benar
Vinicius Junior Bersinar, Real Madrid Menang, Xabi Alonso Tersenyum Lebar
Trent Alexander-Arnold Menjawab Kritik dengan Performa Gemilang dalam Kemenangan Real Madrid atas Mallorca
Madrid vs Mallorca: Los Blancos Belum Terbendung, Masih Sempurna di La Liga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
LATEST UPDATE
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




