AC Milan: Pelatih Baru, Pemain Baru, tapi Tak Ada Ubahnya Seperti Musim Lalu
Gia Yuda Pradana | 26 Agustus 2025 18:38
Bola.net - AC Milan mengawali musim Serie A 2025/2026 dengan hasil yang kurang memuaskan. Mereka secara mengejutkan takluk 1-2 dari tim promosi Cremonese di kandang sendiri, San Siro, pada pekan perdana.
Kekalahan ini terjadi pada 23 Agustus 2025, memicu kekecewaan besar di kalangan penggemar dan menimbulkan pertanyaan serius. Perhatian utama tertuju pada performa tim yang dinilai tidak menunjukkan perubahan signifikan dari musim sebelumnya.
Padahal, Rossoneri telah melakukan berbagai perubahan drastis, mulai dari strategi, visi olahraga, hingga kedatangan pelatih dan banyak pemain baru. Namun, hasil di lapangan justru memperlihatkan bahwa Masalah lama AC Milan tampaknya masih menghantui.
Kritik Pedas Fabio Capello
Legenda AC Milan, Fabio Capello, tidak menahan diri dalam melontarkan kritik pedas setelah kekalahan tersebut. Ia menyatakan bahwa penampilan Rossoneri di laga perdana Serie A seperti deja vu dari musim sebelumnya.
Capello menyoroti beberapa Masalah lama AC Milan yang kembali muncul, termasuk tempo permainan yang lambat dan posisi pemain yang buruk saat kehilangan bola. Ia juga menekankan kurangnya karakter serta kepribadian dalam tim yang sangat dibutuhkan di level tertinggi.
"Pada titik tertentu, saat menonton pertandingan, saya berkata kepada istri saya, ‘ini tim tahun lalu’. Semua masalah yang ada musim lalu muncul lagi. Tempo lambat, posisi buruk saat kehilangan bola, dan yang terpenting, kurang karakter," tuturnya kepada La Gazzetta dello Sport.
Menurut Capello, kehadiran pemain baru seperti Luka Modric, meskipun tampil cemerlang di debutnya, tidak cukup untuk menutupi kelemahan kolektif tim. "Biarkan Modric sendiri. Dia pengecualian klasik yang mengkonfirmasi aturan. Selebihnya, kelemahan terlihat jelas," kata Capello.
Ia menambahkan bahwa bermain untuk AC Milan di San Siro menuntut mentalitas ekstra karena tekanan di stadion tersebut jauh lebih berat dibanding tempat lain.
Pengakuan Allegri dan Analisis Taktis
Pelatih baru AC Milan, Massimiliano Allegri, secara terbuka mengakui adanya kelemahan dalam timnya setelah kekalahan tersebut. Ia menuturkan bahwa timnya kesulitan untuk merasakan bahaya dan lemah dalam respons saat kehilangan bola.
Fabio Capello mengamini pernyataan Allegri, menambahkan bahwa saat kehilangan bola, lawan memiliki empat atau lima pemain yang sepenuhnya bebas. Ia mencontohkan bagaimana Loftus-Cheek lambat kembali dan Fofana terlalu maju, menunjukkan Masalah lama AC Milan dalam transisi bertahan.
"Saat kehilangan bola, lawan punya empat atau lima pemain bebas. Loftus-Cheek lambat turun, Fofana terlalu maju," jelasnya.
Capello bahkan membandingkan Milan dengan Napoli, di mana kesebelas pemain Napoli langsung bereaksi cepat untuk merebut kembali bola segera setelah mereka kehilangannya. Sikap proaktif ini, menurutnya, tidak terlihat di kubu Rossoneri.
Sikap Pemain dan Organisasi Permainan
Capello menegaskan bahwa Massimiliano Allegri bukanlah pelatih yang mengabaikan fase bertahan, tapi masalah Milan terletak pada kombinasi taktik dan sikap pemain. Ia mengkritik beberapa pemain yang hanya berlari tanpa agresivitas dalam bertahan dan tidak mampu membaca pergerakan lawan.
Pemain-pemain tersebut dinilai hanya menatap bola tanpa memperhatikan pergerakan lawan, yang merupakan salah satu Masalah lama AC Milan yang terus berulang. Capello juga menyoroti buruknya organisasi permainan, tempo yang lambat, dan build-up yang bermasalah.
Hal ini membuat Milan kesulitan sejak lini belakang, menunjukkan kurangnya koordinasi dan pemahaman taktis. Kurangnya agresivitas dan determinasi untuk merebut bola kembali juga menjadi sorotan tajam dari sang legenda.
Kebutuhan Bursa Transfer dan Masa Depan Tim
Meskipun Allegri tidak menyinggung soal transfer setelah kekalahan dari Cremonese, Capello percaya bahwa sang pelatih telah menyampaikan kebutuhan nyata ke manajemen. Ia mengemukakan "teori pohon" untuk membangun tim: bek tengah yang solid, gelandang bertahan yang bisa mengalirkan bola, dan penyerang yang mencetak gol.
Capello merasa ada sesuatu yang hilang dari "pohon Milan" untuk Allegri, terutama di lini depan. Nama Dusan Vlahovic kembali mencuat sebagai opsi penyerang setelah kegagalan mendatangkan Victor Boniface karena masalah medis.
Ini menunjukkan bahwa manajemen masih berupaya mengatasi Masalah lama AC Milan di lini serang, yang krusial untuk mencetak gol dan memenangkan pertandingan. Tantangan besar kini menanti Allegri untuk segera menemukan solusi dan membawa Milan kembali ke jalur kemenangan.
Klasemen Serie A
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Prediksi Grimsby Town vs Manchester United 28 Agustus 2025
Prediksi Wehen Wiesbaden vs Bayern Munchen 28 Agustus 2025
Kevin Diks Resmi Cetak Sejarah, Pemain Indonesia Pertama yang Tampil di Bundesliga
Man of the Match Real Oviedo vs Real Madrid: Kylian Mbappe
Hasil Real Oviedo vs Real Madrid: Starting XI Kejutan, Dua Gol Mbappe, Satu Gol Vinicius
Man of the Match Juventus vs Parma: Kenan Yildiz
Hasil Juventus vs Parma: David Bersinar, Vlahovic Menggigit, Yildiz Borong Assist, Bianconeri Tancap Gas
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



