AC Milan: Perubahan Taktis Allegri dan Bola Mati Kadi Kunci Kemenangan
Gia Yuda Pradana | 1 September 2025 14:32
Bola.net - AC Milan menemukan cara terbaik untuk bangkit usai kekalahan 1-2 dari Cremonese di pekan pembuka Serie A. Rossoneri membawa pulang kemenangan 2-0 dari markas Lecce.
Laga sempat berjalan menegangkan karena dua gol Milan lewat Matteo Gabbia dan Santiago Gimenez dianulir. Pertandingan bahkan nyaris berakhir tanpa gol sampai menit-menit akhir.
Namun, situasi bola mati memberi jalan keluar. Umpan silang Luka Modric dituntaskan Ruben Loftus-Cheek dengan sundulan, lalu Christian Pulisic mengunci kemenangan.
Perubahan Taktis Allegri
Massimiliano Allegri jelas tak ingin mengulang kesalahan. Melawan Lecce, Milan tampil dengan pola 3-2-5 ketika menyerang untuk melebar dan membuka ruang.
Musah menjaga sisi lebar, sementara Loftus-Cheek masuk ke area half-space. Modric dengan cerdas memanfaatkan ruang itu untuk melepas umpan silang.
Fofana kali ini tak sebebas saat melawan Cremonese, membuat build-up 3+2 Milan lebih solid. Saat bertahan, Rossoneri rapi dengan formasi 5-4-1 yang kompak.
Gol dari Bola Mati
Lecce mengandalkan zonal marking dalam set-piece, tapi itu justru jadi celah. Gabbia bergerak di blindside dua bek dan menanduk bola dengan bebas.
Gol Loftus-Cheek lahir dengan pola yang mirip. Lecce menggunakan garis tinggi, meninggalkan ruang besar yang dimanfaatkan Loftus-Cheek untuk menyundul tanpa kawalan.
Akan tetapi, Milan masih punya catatan. Kontrol lini tengah belum sepenuhnya stabil karena tak ada gelandang yang turun menjemput bola. Situasi in membuat Pavlovic sering harus membawanya sendiri atau langsung melepas umpan panjang.
Sumber: Sempre Milan
Klasemen Serie A/Liga Italia
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Inter Tersandung, padahal Ditunggu Grande Partita di Markas Juventus
- Inter Milan Kalah, Kecepatan dan Fisik Udinese Jadi Kunci Kemenangan
- Ketika Masalah Lama Inter Milan Kembali Muncul ke Permukaan
- Here We Go Beruntun di Sayap Juventus: Satu Datang, Satu Cabut
- Jack De Bruyne: Kebangkitan Jack Grealish dengan Seragam Everton
- Rodri Bukan Messi, Bukan Jawaban Instan untuk Masalah City
- Kalah Beruntun di Premier League, Apa yang Salah dengan Man City?
- Genoa vs Juventus: Serangan Tumpul, Vlahovic Pastikan Momentum Positif Berlanjut
- Rayo vs Barcelona: Garcia Tembok di Lini Belakang, Yamal Pemain Kunci Blaugrana
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menjajaki Peluang Jose Mourinho Kembali ke Real Madrid
Liga Spanyol 18 April 2026, 22:38
-
Rashford Tak Pasti, Barcelona Siapkan 4 Opsi Pengganti
Liga Spanyol 18 April 2026, 22:13
-
Hasil PSM Makassar vs Borneo FC: Pesut Etam Menang Comeback
Bola Indonesia 18 April 2026, 21:32
-
Juventus Intens Dekati Bernardo Silva, Barcelona Jadi Ancaman Terbesar
Liga Italia 18 April 2026, 21:09
LATEST UPDATE
-
5 Alasan Arsenal Bisa Kalahkan Man City di Etihad: Nomor 4 Senjata Pamungkas
Liga Inggris 19 April 2026, 07:00
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Malut United 19 April 2026
Bola Indonesia 19 April 2026, 06:29
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 19 April 2026
Bola Indonesia 19 April 2026, 06:23
-
Hasil Drag Battle Yamaha Cup Race 2026 Seri 1: Pebalap Sulsel Mendominasi!
Otomotif 19 April 2026, 05:47
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Real Sociedad: Goncalo Guedes
Liga Spanyol 19 April 2026, 05:11
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00












