AC Milan vs Cagliari: Babak Pertama yang Sangat Buruk dari Rossoneri
Gia Yuda Pradana | 12 Januari 2025 14:46
Bola.net - AC Milan ditahan imbang oleh Cagliari di San Siro pada pekan ke-20 Serie A 2024/2025, Minggu (12/1/2025). Pertandingan Liga Italia antara AC Milan vs Cagliari ini berakhir dengan skor 1-1.
Milan unggul melalui gol Alvaro Morata di menit 51, tapi keunggulan itu tak bertahan lama. Hanya empat menit berselang, pada menit 55, Cagliari menyamakan kedudukan lewat gol Nadir Zortea.
Sergio Conceicao tak dapat menyembunyikan kekecewaannya. Menurut pelatih asal Portugal itu, yang baru saja mengawali kariernya bersama Milan dengan gemilang lewat kemenangan melawan Juventus dan Inter untuk meraih trofi Supercoppa Italiana, Rossoneri bermain buruk, terutama di babak pertama.
"Saya mengharapkan lebih di setiap area. Jika melihat kualitas skuad yang saya miliki, babak pertama itu jujur saja mungkin babak pertama terburuk selama 13 tahun saya melatih," kata Conceicao, seperti dikutip Football Italia.
Awal yang Lamban dan Kurangnya Kreativitas

Babak pertama Milan diisi dengan permainan yang lambat dan kurang menggigit.
"Kami kurang gesit. Temponya terlalu lambat. Cagliari bertahan dengan solid di sepertiga akhir mereka. Itu strategi mereka, tetapi kami seharusnya bisa lebih cerdas untuk menemukan celah seperti yang sudah kami persiapkan," ucap Conceicao.
Gol pembuka datang dari Morata, yang memanfaatkan bola muntah dari upaya Christian Pulisic yang membentur tiang. Namun, tak lama berselang, Zortea memanfaatkan kesalahan Mike Maignan untuk menyamakan kedudukan.
Ini bukan kali pertama Milan terhukum oleh kesalahan sendiri, sesuatu yang terus menjadi momok musim ini.
Kegagalan Mengeksekusi Peluang

Milan bermain lebih baik dan menciptakan lebih banyak peluang di babak kedua. Namun, penyelesaian akhir yang buruk dan penampilan gemilang kiper baru Cagliari, Elia Caprile, membuat mereka gagal mencetak gol tambahan.
Kegagalan ini mengingatkan pada pertemuan sebelumnya di bulan November, di mana Milan juga ditahan imbang 3-3 oleh lawan yang sama.
Conceicao menyoroti kurangnya variasi dalam serangan. "Rafael Leao sering terjebak melawan dua atau tiga pemain tanpa dukungan. Begitu juga Pulisic. Kami membutuhkan lebih banyak pergerakan dan lebar permainan dari pemain lain," jelasnya.
Mentalitas dan Kesimpelan dalam Sepak Bola

Menurut Conceicao, salah satu masalah utama Milan adalah kecenderungan para pemain untuk mencoba hal-hal yang terlalu rumit di depan gawang.
"Para penyerang kami tidak egois. Itu bagus. Saya suka itu. Namun, ada kalanya mereka sebaiknya melakukan semua dengan simpel saja. Rasanya mereka selalu ingin melakukan sentuhan ajaib atau gerakan sulit. Sepak bola itu simpel, tetapi terkadang kami membuatnya terlalu rumit, dan itu tidak tepat. Sepak bola itu simpel," keluhnya.
Mentalitas dan organisasi tim juga menjadi sorotan. Conceicao memperkenalkan aturan ketat di Milanello, termasuk menginapkan pemain di hotel sebelum pertandingan, untuk meningkatkan kedisiplinan. Akan tetapi, dampaknya belum terlihat jelas di lapangan.
Dengan hanya tujuh kemenangan dari 18 pertandingan Serie A yang telah mereka mainkan musim ini, Milan kini menghadapi tantangan berat untuk kembali ke papan atas. Meskipun memiliki 'tabungan' dua pertandingan, jika hasilnya terus seperti ini, akan sulit bagi mereka untuk bersaing menembus zona Liga Champions.
Sumber: Football Italia
Klasemen Serie A/Liga Italia
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Juventus dan Hasil Seri Adalah Bestie
Rapor Pemain Juventus saat cuma Seri di Derby vs Torino: Hanya 1 yang Istimewa
Prediksi Bologna vs AS Roma 13 Januari 2025
Prediksi Venezia vs Inter Milan 12 Januari 2025
Head to Head dan Statistik: Bologna vs AS Roma - Serie A
Head to Head dan Statistik: Venezia vs Inter Milan - Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tempat Menonton Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 1 November 2026, 23:45
-
Hasil BRI Super League: Brian Rubio Borong Dua Gol, Garudayaksa FC Taklukkan PSS
Bola Indonesia 1 November 2026, 20:57
-
Hasil Como vs Venezia: Pasukan Cesc Fabregas Amankan Tiga Poin dan Posisi Empat
Liga Italia 1 November 2026, 20:29
-
Live Streaming Juventus vs Napoli: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 1 November 2026, 14:30
LATEST UPDATE
-
Hadapi Liverpool, Bos Fenerbahce Janji Gak Baper Lawan Mantan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:40
-
Jamu Real Madrid, AEK Athens Bersiap untuk Parkir Bus demi Raih Kemenangan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:20
-
Rodri Alami Cedera Hamstring, Terancam Absen saat Barcelona Hadapi Atletico Madrid
Liga Champions 4 November 2026, 16:03
-
Bekuk AS Roma, Bukti Manchester United Bukan Tim yang Jelek!
Liga Champions 4 November 2026, 16:00
-
MU Comeback 3-2 Lawan AS Roma, Apa Sih Rahasianya, Wahai Michael Carrick?
Liga Champions 4 November 2026, 15:40
-
Youri Tielemans Dedikasikan Kemenangan MU atas AS Roma untuk Michael Carrick
Liga Champions 4 November 2026, 15:20
-
Arsenal Menang Mudah di Kandang Slavia Praha? Kayaknya Enggak Deh!
Liga Champions 4 November 2026, 15:00
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



