Dari Tumbangnya Jay Idzes Hingga Perburuan Tiket UCL yang Memanas, Ini 6 Pelajaran Dari Duel Sassuolo vs Milan

Bola.net - Milan kembali menelan pil pahit saat bertandang ke markas Sassuolo pada pekan ke-35 Liga Italia 2025/2026. Duel di Mapei Stadium, Minggu (03/05/2026) malam WIB, berakhir dengan kekalahan 0-2 untuk Rossoneri.
Gol cepat Domenico Berardi di menit kelima langsung mengguncang mental tim tamu. Situasi makin rumit ketika Fikayo Tomori harus meninggalkan lapangan lebih cepat di menit ke-23.
Unggul jumlah pemain, Sassuolo semakin leluasa mengontrol permainan sepanjang laga. Armand Lauriente kemudian memastikan kemenangan tuan rumah lewat gol di awal babak kedua.
Hasil ini membuat posisi Milan di empat besar kembali goyah. Alih-alih menjauh dari kejaran rival, mereka justru kini berada dalam tekanan besar di sisa musim.
Berikut enam pelajaran dari pertandingan tersebut.
Kecerobohan Tomori yang Merugikan Milan

Laga sebenarnya masih terbuka bagi Milan meski tertinggal cepat di awal pertandingan. Namun semuanya berubah drastis setelah Fikayo Tomori menerima kartu merah di menit ke-23.
Bek asal Inggris itu mendapatkan dua kartu kuning dalam waktu singkat. Pelanggaran pertamanya dinilai wajar, tetapi keputusan kedua justru menjadi sorotan besar.
Dalam situasi serangan balik, Tomori tetap nekat melakukan tekel dari belakang meski sudah mengantongi kartu kuning. Keputusan tersebut membuat Milan harus bermain dengan 10 orang hampir sepanjang pertandingan dan membuat mereka berada dalam kesulitan.
Yang jadi pertanyaan tentu adalah mengapa Tomori nekat untuk melakukan aksi berisiko meski sudah terkena kartu kuning. Ini bukan pertama kalinya pemain Inggris itu membuat keputusan jelek dan tampaknya ia tak pernah belajar dari pengalaman.
Tanpa Modric, Kendali Lini Tengah Hilang

Absennya Luka Modric ternyata memberikan dampak yang jauh lebih besar dari perkiraan. Milan terlihat kesulitan mengontrol permainan sejak menit awal.
Ardon Jashari yang dipercaya mengisi lini tengah gagal menunjukkan performa meyakinkan, demikian juga Samuele Ricci. Distribusi bola kerap terputus dan transisi permainan berjalan lambat.
Kurangnya kontrol ini berkontribusi langsung pada gol pembuka Sassuolo. Selain itu, Milan juga kesulitan membangun serangan yang rapi sepanjang laga.
Ricci yang masuk di babak kedua pun tidak mampu mengubah situasi. Lini tengah Milan terlihat kehilangan arah tanpa sosok berpengalaman seperti Modric.
Lini Serang Milan Masih Tumpul

Masalah lama Milan di lini depan kembali terlihat jelas dalam laga ini. Sepanjang pertandingan, mereka kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
Rafael Leao memang sempat mendapatkan peluang emas, tetapi itu lebih karena kesalahan lawan. Secara keseluruhan, serangan Milan terlihat tidak terorganisir.
Christopher Nkunku gagal memberi dampak signifikan di lini depan. Sementara itu, Christian Pulisic dan Santiago Gimenez juga tampak kesulitan menemukan ritme permainan.
Statistik semakin mempertegas masalah ini. Milan hanya mencatatkan expected goals (xG) sebesar 0,27, salah satu yang terendah sejak beberapa tahun terakhir.
Tumbangnya Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes

Di sisi Sassuolo, kabar kurang menyenangkan datang dari Jay Idzes. Bek asal Indonesia itu harus meninggalkan lapangan lebih cepat karena cedera.
Idzes sebenarnya tampil solid di awal laga bersama Tarik Muharemovic. Ia sempat mencatat beberapa aksi bertahan penting sebelum akhirnya tumbang di menit ke-40.
Cedera tersebut diduga terjadi setelah ia mendarat dengan posisi yang kurang baik. Kondisi ini membuat staf pelatih Sassuolo cukup cemas.
"Ia mendarat dengan buruk saat melompat, mengalami cedera tumit, dan kemudian meminta untuk diganti. Saya harap itu bukan sesuatu yang serius," ungkap Fabio Grosso.
Fans Mulai Geram, Milan Harus Tetap Tenang

Tekanan tidak hanya datang dari hasil di lapangan, tetapi juga dari tribune penonton. Fans Milan kini mulai menunjukkan ketidakpuasan mereka secara terbuka.
Jika sebelumnya hanya Rafael Leao yang menjadi sasaran kritik, kini seluruh tim ikut terkena imbasnya. Situasi ini terlihat jelas usai laga.
Milanisti tampak melontarkan ejekan dan cemoohan pada skuad Milan. Hal ini sampai membuat Mike Maignan harus buru-buru meminta rekan-rekannya agar segera masuk ke ruang ganti pemain.
Jelasnya tekanan pada Milan kini makin berat dengan munculnya kekecewaan para Milanisti itu. Namun skuad Rossoneri tak boleh goyah dan harus tetap tenang dan fokus menghadapi tiga pertandingan tersisa.
Tiket Liga Champions Kini di Ujung Tanduk

Kekalahan dari Sassuolo membuat posisi Milan di empat besar tidak lagi aman. Mereka kini hanya unggul tipis dari para pesaing di bawahnya.
Dengan tiga laga tersisa, Rossoneri masih membutuhkan enam poin untuk mengamankan tiket Liga Champions. Namun situasi bisa berubah dengan cepat tergantung hasil tim lain.
Milan kini hanya terpaut dua angka dari Juventus yang ada di posisi empat. Lalu mereka hanya unggul lima poin saja atas Como yang ada di posisi kelima.
Jika Roma meraih kemenangan di laga berikutnya, jarak poin bisa semakin menipis jadi tiga angka saja. Jika skenario terburuk terjadi, Milan bisa terlempar dari empat besar.
Ancaman ini semakin nyata mengingat performa Milan yang belum stabil. Mereka kini tidak punya banyak ruang untuk kesalahan di laga yang tersisa di musim ini yakni melawan Atalanta, Genoa, dan Cagliari.
Klasemen Liga Italia
(Bola/SempreMilan)
Baca Juga:
- Dipermalukan Sassuolo, Gabbia Akui Jay Idzes dkk. Terlalu Kuat untuk Milan
- Dihajar Sassuolo, Gabbia Terang-terangan Akui Milan Memang Pantas Dihujat Fans Sendiri!
- Sudah Jatuh Tertimpa Tangga! Usai Dijegal Sassuolo, Milan Disoraki Pendukungnya Sendiri!
- Dijegal Sassuolo di Masa-masa Krusial, Milan Harus Tetap Tenang
- Juventus Gagal Geser Milan, Luciano Spalletti Ungkap Dosa-Dosa Juventus Saat Lawan Verona
- AC Milan Keok dari Sassuolo, Kecewa Allegri: Kami Memang Main Buruk!
- AC Milan Dipermalukan Sassuolo, Rossoneri Kena Mental Disoraki Fans Sendiri!
- Rapor Pemain AC Milan Saat Kalah 0-2 Lawan Sassuolo: Tomori Jadi Titik Runtuh, Leao Melempem, dan Maignan Berjuang Sendiri
- Man of the Match Sassuolo 2-0 AC Milan: Armand Lauriente
- Hasil Sassuolo vs AC Milan: Diwarnai Cederanya Jay Idzes, Neroverdi Kalahkan Rossoneri
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 4 Mei 2026 17:39
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 4 Mei 2026 18:02 -
Bola Indonesia 4 Mei 2026 18:01 -
Liga Inggris 4 Mei 2026 17:58 -
Liga Inggris 4 Mei 2026 17:48 -
Bola Indonesia 4 Mei 2026 17:48 -
Liga Inggris 4 Mei 2026 17:45
MOST VIEWED
- Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
- Skenario Inter Milan Scudetto Serie A 2025/2025 Pekan Ini: Juara Tanpa Main, Siapkan Parade dan Bonus Fantastis
- AC Milan Memburu Penyerang Baru, Penyerang Arsenal Ini Masuk Daftar Incaran Allegri
- Mario Gila Dikabarkan Pilih AC Milan Karena Massimiliano Allegri, Benarkah Demikian?
HIGHLIGHT
- 7 Tim yang Mampu Comeback Usai Kalah di Leg Pertam...
- 5 Calon Klub Baru Andy Robertson Setelah Tinggalka...
- Jangan Panik! 5 Alasan Arsenal Masih Punya Harapan...
- Gratis tapi Berkelas, 15 Bintang Top yang Bisa Dir...
- 6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
- Peta Kekuatan Semifinal Liga Champions: PSG Terdep...
- 9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid da...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5572345/original/092536000_1777792523-Pajero_Tabrak_Pedagang_Buah.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5573294/original/035793500_1777888372-22282.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5573275/original/023434000_1777887742-IMG-20260504-WA0001.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5573241/original/068230800_1777887061-IMG-20260504-WA0052.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5573236/original/049678800_1777886744-IMG-20260504-WA0125.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5553529/original/023779700_1775981303-WhatsApp_Image_2026-04-12_at_13.57.05__1_.jpeg)

