AC Milan vs Genoa, Rossoneri Kalah Karena Kurang Determinasi
Dimas Ardi Prasetya | 9 Maret 2020 02:09
Bola.net - Pelatih AC Milan Stefano Pioli mengatakan timnya kalah dari Genoa karena mereka kurang menunjukkan determinasi.
Milan meraih hasil-hasil positif di kandangnya sendiri, San Siro. Rossoneri tidak tersentuh kekalahan di sembilan laga terakhirnya di semua ajang kompetisi.
Saat melawan Genoa, Minggu (08/03/2020), Milan di atas kertas tentu diunggulkan untuk meraih kemenangan. Namun mereka malah kalah dengan skor 1-2.
Genoa mampu unggul lebih dahulu melalui Goran Pandev dan Francesco Cassata. AC Milan hanya bisa membalas melalui Zlatan Ibrahimovic.
Bukan Karena Konflik Internal
Sebelum laga dimulai, AC Milan mengalami konflik internal yang hebat. Zvonimir Boban dan Paolo Maldini memiliki visi yang beda dengan CEO Ivan Gazidis dan pemilik klub, Elliot Management.
Pada akhirnya, Boban dipecat dari Milan. Dan ada kemungkinan Maldini bakal ikut didepak dari San Siro. Apalagi Rossoneri disebut bakal menunjuk Ralf Rangnick untuk menjalankan peran mereka berdua.
Stefano Pioli mengatakan bahwa konflik itu bukan alasan mengapa Milan kalah dari Genoa. Demikian juga dengan situasi di mana laga tersebut digelar tanpa penonton terkait pencegahan Virus Corona.
“Kami tidak membutuhkan alibi atau pembenaran, tidak untuk berada di balik pintu tertutup, atau untuk kesulitan dalam klub atau ada sejumlah debat. Kami harus lebih bermain dengan penuh determinasi pada momen-momen penting tertentu pertandingan," tegasnya pada DAZN, seperti dilansir Football Italia.
“Saya tidak bisa mengatakan kami tidak bermain, karena kami melakukannya, tetapi dari 22 tembakan ke gawang, hanya beberapa yang tepat sasaran. Saya ingin kami lebih bertekad pada saat-saat tertentu dan kemudian kami membuat kesalahan dengan kebobolan dua gol juga. Jika Anda kebobolan gol ketika ada lebih banyak pemain kami di dalam kotak penalti daripada mereka, itu berarti sikap kami salah," tegasnya.
Kurang Determinasi
Di pertandingan tersebut AC Milan mendominasi penguasaan bola hingga 63 persen dibanding 37 persen dari Genoa. Mereka juga tercatat melakukan 692 umpan di sepanjang laga.
Namun Stefano Pioli tidak terkesan dengan statistik itu maupun penampilan timnya. Ia merasa Rossoneri tak punya determinasi yang tepat untuk meraih kemenangan.
“Kami tidak punya alibi, kami harus melakukan jauh lebih baik dari ini. Sulit untuk mengatakan Anda tidak bermain bagus ketika Anda menghabiskan sebagian besar permainan di area lawan dan memiliki 22 tembakan ke gawang. Itu bukan masalah teknis atau taktis, itu adalah kurangnya determinasi," tegasnya.
“Ini adalah kesempatan yang bagus untuk membuktikan bahwa kami merasa kuat dan bisa mengatasi rintangan, tetapi itu adalah situasi yang nyata bagi lawan kami juga. Kami gagal menunjukkan tekad pada saat yang tepat dan itu tidak ada hubungannya dengan bermain di belakang pintu atau kekacauan di dalam klub,” tutup Pioli.
Setelah melawan Genoa, AC Milan akan bermain di markas Lecce. Setelah itu pasukan Stefano Pioli akan melawat ke markas SPAL.
(football italia)
Baca Juga:
- Hasil Pertandingan AC Milan vs Genoa: Skor 1-2
- Zvonimir Boban: AC Milan Diktator Seperti Korea Utara
- Man of the Match AC Milan vs Genoa: Antonio Sanabria
- AC Milan Dikalahkan Genoa, Salah Siapa?
- AC Milan Pecat Zvonimir Boban Usai Berselisih dengan Ivan Gazidis
- Tersangkut Kasus Paspor Palsu, Ronaldinho Kemungkinan Lolos dari Jerat Hukum
- Prediksi AC Milan vs Genoa 8 Maret 2020
- Ralf Rangnick Diyakini tak Akan Bisa Hadirkan Hasil Instan di AC Milan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Debut Sempurna Donyell Malen di AS Roma: Gol, 3 Poin, dan Pujian Gasperini
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:57
-
Alexis Saelemaekers: Bikin Assist Mahal untuk Fullkrug, Keluar Lapangan Pincang
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:39
-
Niclas Fullkrug: Gol Debut, Assist Mimpi, dan Pengakuan 100 Persen Bahagia di Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:29
-
Fullkrug Cuma Butuh 3 Menit untuk jadi Pahlawan Milan, Pujian Allegri pun Datang
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:18
LATEST UPDATE
-
Selebrasi Unik Jude Bellingham: Gestur Minum di Bernabeu, Respons Kritik Fans?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:47
-
Sesumbar Alvaro Arbeloa: Real Madrid Favorit Juara Liga Champions Musim 2025/2026!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:29
-
Arsenal Tak Terbendung, Inter Terpuruk di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:24
-
Habis Dihajar MU, Terbitlah Bodo/Glimt: Apa Kata Pep Guardiola?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:19
-
Arsenal Kalahkan Inter Milan di San Siro, Mikel Merino: Mantap betul!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:16
-
Siapa Mampu Hentikan Arsenal di Liga Champions Musim Ini?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:10
-
Manchester City Kalah Lagi, Erling Haaland: Maaf, Ini karena Salah Saya!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:05
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





