AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina

Gia Yuda Pradana | 31 Oktober 2026 07:50
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Luka Modric dari AC Milan (kiri) berebut bola dengan Lautaro Martinez dari Inter Milan dalam laga Serie A/Liga Italia di Milan, Italia, Minggu, 23 November 2025 (c) AP Photo/Antonio Calanni

Bola.net - AC Milan vs Inter Milan akan menjadi sajian utama pekan ke-10 Serie A 2026-27. Duel bertajuk Derby della Madonnina tersebut dijadwalkan berlangsung di San Siro pada Minggu, 1 November 2026, dengan kick-off pukul 02.45 WIB.

Pertandingan ini mempertemukan dua tim yang memiliki catatan sejarah panjang di Liga Italia. Selain rivalitas kedua klub, sejumlah statistik menarik turut mewarnai pertemuan kali ini, mulai dari rekor kemenangan hingga produktivitas gol.

Advertisement

Inter memiliki catatan lebih baik dalam jumlah kemenangan dan gol sepanjang sejarah pertemuan di Serie A. Namun, AC Milan juga sedang membawa modal positif setelah memenangi dua pertemuan terakhir melawan rival sekotanya tersebut.

Intip ketatnya persaingan Serie A/Liga Italia melalui klasemen Serie A/Liga Italia di sini.

1 dari 4 halaman

Rekor Pertemuan dan Produktivitas Gol

  • AC Milan Lebih Sering Menang dalam Empat Pertemuan Terakhir

AC Milan memenangi tiga dari empat pertandingan terakhir melawan Inter di Serie A dengan satu hasil imbang. Jumlah tersebut menyamai kemenangan yang mereka raih dalam 16 pertemuan sebelumnya, ketika mencatatkan empat hasil imbang dan sembilan kekalahan.

Rossoneri juga memenangi dua duel terakhir. Mereka berpeluang mencatat tiga kemenangan beruntun atas Inter untuk pertama kalinya sejak meraih empat kemenangan di bawah asuhan Carlo Ancelotti pada 2002 hingga 2004.

  • Superioritas Inter

Milan adalah tim yang paling sering dikalahkan sekaligus paling banyak dibobol Inter dalam sejarah Serie A. Nerazzurri telah meraih 70 kemenangan dan mencetak 260 gol melawan rival sekotanya tersebut.

Namun, Inter sudah kebobolan 236 gol dari AC Milan. Dengan total 496 gol dalam sejarah Derby della Madonnina di Serie A, pertandingan ini berpeluang menjadi duel ketiga dalam sejarah kompetisi yang mencapai 500 gol.

  • Perolehan Poin Milan Belum Meningkat

AC Milan mengumpulkan 18 poin dari sembilan pertandingan pertama Serie A musim ini. Jumlah tersebut sama dengan pencapaian mereka pada periode yang sama musim lalu.

Dalam enam musim terakhir, Milan berhasil mengoleksi setidaknya 21 poin setelah 10 pertandingan dalam lima kesempatan. Satu-satunya pengecualian terjadi pada musim 2024/25 ketika mereka hanya mengumpulkan 17 poin.

2 dari 4 halaman

Catatan Kandang Milan dan Konsistensi Inter

  • Milan Kehilangan Konsistensi di San Siro

AC Milan menelan empat kekalahan dalam delapan pertandingan kandang terakhir di Serie A, dengan tiga kemenangan dan satu hasil imbang. Jumlah kekalahan tersebut sama banyaknya dengan yang mereka alami dalam 29 laga kandang sebelumnya.

Rossoneri juga kebobolan enam gol dalam dua pertandingan kandang terakhir. Catatan itu lebih buruk satu gol dibandingkan jumlah kebobolan mereka dalam lima laga kandang sebelumnya.

  • Inter Selalu Mencetak Gol dalam 19 Laga Terakhir

Inter mencetak gol dalam 19 pertandingan Serie A secara beruntun. Catatan tersebut menjadi yang terpanjang di antara seluruh peserta kompetisi saat ini.

Terakhir kali Nerazzurri gagal mencetak gol terjadi ketika menghadapi AC Milan pada 8 Maret 2026. Statistik ini menjadi modal penting bagi lini serang Inter menjelang derby.

  • Inter Produktif dalam Pertandingan Tandang

Sejak awal musim lalu, Inter telah mencetak minimal dua gol dalam 16 pertandingan tandang di kompetisi liga. Di antara lima liga top Eropa, hanya Bayern Munchen yang memiliki catatan lebih baik dengan 18 pertandingan.

Barcelona memiliki jumlah yang sama dengan Inter. Statistik tersebut memperlihatkan konsistensi produktivitas Nerazzurri ketika bermain di luar kandang.

3 dari 4 halaman

Pemain yang Patut Diperhatikan

  • Kedua Tim Punya Dua Pemain dengan Minimal Empat Gol

Inter dan AC Milan menjadi dua tim Serie A musim ini yang sudah memiliki masing-masing dua pemain dengan minimal empat gol. Marcus Thuram dan Lautaro Martinez menjadi andalan Nerazzurri, sedangkan Milan mengandalkan Adrien Rabiot dan Alphadjo Cisse.

  • Catatan Hakan Calhanoglu Bersama Kedua Klub

Hakan Calhanoglu pernah tampil dalam 135 pertandingan Serie A bersama AC Milan pada 2017 hingga 2021. Ia mencetak 22 gol dan menyumbangkan 31 assist sebelum bergabung dengan Inter.

Namun, gelandang Nerazzurri itu belum terlibat dalam gol pada empat pertandingan terakhirnya melawan mantan klubnya di Serie A. Padahal, ia terlibat dalam empat gol pada lima pertemuan pertamanya, melalui dua gol penalti dan dua assist.

  • Alphadjo Cisse Berpeluang Masuk Catatan Sejarah Milan

Setelah mencetak dua gol pada pertandingan sebelumnya, Alphadjo Cisse kini mengoleksi empat gol di Serie A pada usia 20 tahun enam hari. Jika mampu mencetak gol kelima ketika berusia 20 tahun sembilan hari, ia akan menjadi pemain termuda ketujuh dalam sejarah AC Milan yang mencapai catatan tersebut.

Dalam era tiga poin untuk kemenangan, hanya Alexandre Pato dan Stephan El Shaarawy yang lebih muda ketika mencapai pencapaian serupa.

  • Pio Esposito Mengincar Rekor Pemain Italia Inter

Francesco Pio Esposito berpeluang menjadi pencetak gol Italia termuda Inter dalam Derby della Madonnina di Serie A pada era tiga poin untuk kemenangan. Saat ini, ia berusia 21 tahun 125 hari.

Di antara seluruh pemain Inter tanpa memandang kewarganegaraan, hanya Obafemi Martins dan Ronaldo yang pernah mencetak gol dalam derby liga pada usia lebih muda.

Sumber: Sempre Milan

4 dari 4 halaman

Klasemen