Alarm Bahaya di Turin! Juventus Krisis Bek Tengah Jelang Lawan Fiorentina
Editor Bolanet | 21 November 2025 08:27
Bola.net - Juventus kembali mendapat kabar buruk dari ruang perawatan tim. Daniele Rugani dipastikan tumbang karena mengalami cedera otot yang cukup serius.
Situasi ini membuat pelatih Luciano Spalletti pusing tujuh keliling. Krisis lini belakang melanda Si Nyonya Tua jelang laga krusial.
Juventus kini dalam kondisi darurat stok bek tengah murni. Padahal, mereka harus menantang Fiorentina pada laga Serie A hari Sabtu nanti.
Absennya Rugani memaksa Spalletti melakukan perjudian taktik yang berisiko. Ia harus memutar otak dengan sisa skuad yang ada.
Tumbal Latihan, Absen Tiga Pekan

Rugani mengalami masalah pada otot soleus di kaki kanannya. Cedera ini didapat saat sesi latihan hari Rabu kemarin.
Gazzetta dello Sport melaporkan sang bek harus menepi sekitar 20 hari. Ia dipastikan absen membela tim dalam beberapa pekan ke depan.
Nasib apes ini terjadi justru saat Lloyd Kelly baru kembali berlatih. Situasi "satu masuk, satu keluar" ini sangat merugikan keseimbangan tim.
Kelly sendiri baru pulih dari cedera betis sepanjang November. Namun, kondisinya belum tentu siap untuk laga intensitas tinggi.
Sisa Dua Bek, Bremer Masih Menghilang

Stok bek tengah senior Juventus kini benar-benar sangat tipis. Hanya Pierre Kalulu dan Federico Gatti yang kondisinya bugar 100 persen.
Lloyd Kelly memang sudah berlatih, tapi kebugarannya masih diragukan untuk starter. Memaksakannya bermain penuh lawan La Viola tentu sangat berisiko.
Sementara itu, Gleison Bremer masih berjuang pulih dari operasi meniskus. Bek tangguh ini baru diprediksi kembali pada bulan Desember nanti.
Kondisi ini meninggalkan lubang menganga di jantung pertahanan Bianconeri. Spalletti tidak punya banyak pilihan mewah di bangku cadangan.
Opsi Darurat Juventus: Gelandang Jadi Bek?
Spalletti kini dipaksa memutar otak untuk meracik strategi terbaik. Formasi empat bek mungkin jadi pilihan paling logis saat ini.
Kalulu dan Gatti diprediksi bakal menjadi duet palang pintu utama. Mereka menjadi tumpuan terakhir di depan penjaga gawang.
Namun, opsi skema tiga bek sejatinya masih terbuka lebar. Jika ini dipilih, Spalletti mungkin melakukan eksperimen taktik yang cukup nekat.
Teun Koopmeiners bisa saja digeser paksa ke sisi kiri pertahanan. Gelandang serba bisa ini menjadi opsi darurat untuk menambal krisis.
BACA INI JUGA BOLANETERS!
- Kontrak Baru Kenan Yildiz di Juventus: Hanya Persoalan Waktu sebelum Keduanya Menemukan Titik Temu
- Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
- Chiellini Ungkap Upaya Juventus Pertahankan Kenan Yildiz dari Kepungan Madrid dan Chelsea
- AC Milan Kepincut Bintang Muda Standard Liege Berjuluk The New Lukaku
- Simak Jadwal Serie A 2025/26 Pekan ke-12, Tayang di Vidio
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Juventus vs Galatasaray: Victor Osimhen
Liga Champions 26 Februari 2026, 07:48
-
Napoli dan Inter Sudah, Juventus dan Atalanta Menyusul Out dari Liga Champions?
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:50
LATEST UPDATE
-
Diperingatkan Soal Tekanan di Manchester United, Senne Lammens Justru Tampil Tanpa Beban
Liga Inggris 27 Februari 2026, 05:30
-
Respek! Kiper Nantes Pura-pura Cedera demi Bantu Rekan Setim Buka Puasa Ramadan
Liga Eropa Lain 27 Februari 2026, 05:15
-
Ole Romeny Masih Mencari Gol Pertama di Oxford United Jelang Agenda Timnas Indonesia
Tim Nasional 27 Februari 2026, 01:12
-
Update Timnas Indonesia: 6 Pilar Absen di FIFA Series, Skuad Garuda Harus Putar Otak
Tim Nasional 27 Februari 2026, 00:43
-
Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs PSIM 27 Februari 2026
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 23:28
-
Hasil Persita vs Dewa United: Tren Positif Tim Tamu Terus Berlanjut
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 22:52
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58







