Alasan Eriksen Pindah ke Inter Ini Akan Terasa Menyakitkan Bagi Tottenham
Dimas Ardi Prasetya | 5 Mei 2020 21:29
Bola.net - Christian Eriksen mengungkapkan bahwa ia memilih pindah ke Inter Milan karena klub itu punya peluang juara lebih besar ketimbang Tottenham.
Eriksen membela Spurs sejak tahun 2013 silam. Ia direkrut dari raksasa Eredivisie, Ajax Amsterdam.
Selama membela Spurs, Eriksen sama sekali tak mampu meraih trofi juara. Paling banter ia cuma bisa mengantarkan klubnya jadi runner up, yakni di final EFL Cup 2014-15 dan Liga Champions 2018-19.
Pada akhirnya, Eriksen pindah ke Inter pada bursa transfer Januari 2020 kemarin. Ia diboyong Nerrazurri saat kontraknya di Spurs tersisa sekitar enam bulan lagi.
Merasa Diinginkan
Christian Eriksen kemudian mengungkapkan alasan-alasan yang membuatnya bersedia pindah dari Tottenham ke Inter Milan. Ia mengaku bersedia pindah ke Giuseppe Meazza karena melihat Inter memang sangat serius menginginkan servisnya.
“Tampaknya ini langkah yang tepat bagi saya, karena mereka sangat ingin mengontrak saya. Dan itu penting bagi seorang pemain untuk mengetahui bahwa iia diinginkan," ucapnya pada surat kabar Jylland Posten, seperti dilansir Football Italia.
"Itu berarti mereka akan melakukan apa saja untuk merekrut saya," sambung Eriksen.
Peluang Juara Lebih Besar
Christian Eriksen juga menambahkan alasan lainnya adalah karena ia ingin meraih trofi juara. Ia menganggap Tottenham tak bisa memberikan peluang tersebut.
Di sisi lain, Eriksen melihat proyek baru yang digarap Inter begitu menjanjikan. Maka ia pun tak ragu untuk menerima pinangan tim asuhan Antonio Conte tersebut.
“Beberapa penggemar Tottenham marah ketika saya mengatakan dalam wawancara dengan BBC bahwa saya memiliki peluang yang lebih baik untuk memenangkan sesuatu di Inter, tetapi itu adalah kebenarannya, ada banyak tim yang lebih kuat di Inggris," serunya.
“Akan selalu ada orang-orang di Spurs yang marah kepada saya, tetapi sebagian besar penggemar positif dan saya suka bermain untuk klub itu. Saya bertemu dengan beberapa orang yang menyenangkan dan memiliki kenangan indah," kenangnya.
"Saya ingin pergi dalam situasi yang berbeda, tapi bukan itu cara sepak bola bekerja," tandas Eriksen.
Christian Eriksen sejauh ini baru bermain sebanyak delapan kali di semua ajang kompetisi bagi Inter Milan. Ia baru menyumbangkan satu gol dan satu assist.
(football italia)
Baca Juga:
- Valero: Eriksen Butuh Waktu untuk Berkembang di Inter
- Bagi Sensi, Hadirnya Eriksen Justru Ciptakan Persaingan Sehat di Inter
- Eks Milan Ini Minta Inter Bersabar Dengan Eriksen
- Christian Eriksen Dianggap Sebagai Masalah Antonio Conte di Inter Milan, Mengapa?
- Setelah Ashley Young dan Christian Eriksen, Inter Milan Juga Bidik Marcos Alonso
- Christian Eriksen Kurang Sip, Antonio Conte Minta Dibelikan Paul Pogba
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Milan Comeback Lawan Como, Marcus Thuram: Mantap Betul Cuy!
Liga Italia 22 April 2026, 13:31
-
Marcus Thuram Optimistis Inter Milan Raih Dua Trofi
Liga Italia 22 April 2026, 13:03
-
Trofi Apa Saja yang Bisa Dimenangkan Inter Milan Musim Ini?
Liga Italia 22 April 2026, 12:00
-
Inter Milan Sudah di Final Coppa Italia, tapi Siapa Lawannya?
Liga Italia 22 April 2026, 11:10
LATEST UPDATE
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37













