Allegri dan Misi Memperkokoh Tembok Pertahanan AC Milan
Gia Yuda Pradana | 3 Juni 2025 11:55
Bola.net - Massimiliano Allegri kembali ke AC Milan dengan salah satu misi utamanya adalah membenahi lini pertahanan. Dia mewarisi tim yang musim lalu terlalu mudah ditembus, dengan catatan 43 kebobolan sepanjang Serie A. Itu angka yang tak mencerminkan ambisi klub sekelas Milan.
Dibandingkan para pesaing di papan atas, hanya Lazio yang mencatat jumlah kebobolan lebih buruk dari Milan. Napoli, sang juara, hanya kemasukan 27 gol—selisih 16 gol yang menunjukkan betapa rapuhnya sektor belakang Rossoneri. Allegri tahu, tanpa pertahanan solid, gelar hanyalah mimpi kosong.
Kini, Milan memasuki fase rekonstruksi. Allegri membawa kembali filosofi dasar sepak bola, di mana kekuatan tim dimulai dari belakang. Dia datang bukan sekadar untuk bernostalgia, tapi membangun kembali pondasi yang sempat runtuh.
Tangan Dingin Allegri di Milanello
Tak perlu waktu lama bagi Allegri untuk memberi arah baru. Sejak hari pertama di Milanello, dia langsung mengubah fokus latihan pramusim—semuanya bakal dimulai dari pertahanan. Dia sadar, memperkuat lini belakang bukan proyek yang bisa ditunda.
Bukan hanya soal formasi atau taktik, masalah Milan lebih dalam: cedera, minimnya pemimpin di lapangan, dan kedalaman skuad yang meragukan. Kombinasi itu membuat sistem pertahanan gampang runtuh ketika diuji.
Untuk itu, Allegri mulai dari hal mendasar. Latihan bertahan ala old school kembali digalakkan. Namun, dia tahu itu tak cukup. Milan butuh wajah-wajah baru untuk menopang proyek ini.
Perombakan dan Seleksi Alami di Skuad
Beberapa bek yang ada saat ini tak lagi masuk rencana utama. Nama-nama seperti Malick Thiaw, Fikayo Tomori, dan Theo Hernandez masuk daftar jual jika ada tawaran menggiurkan. Dana dari penjualan ini akan jadi bahan bakar untuk membangun ulang barisan belakang.
Allegri tak mau kompromi. Dia ingin lini belakang yang benar-benar dibentuk sesuai visinya: disiplin, tidak mudah panik, dan mampu menjaga konsentrasi penuh sepanjang laga. Filosofinya jelas: bukan hanya bertahan, tapi mengendalikan permainan dari belakang.
Dengan fleksibilitas keuangan, Milan bisa leluasa bergerak. Allegri tak mau tambal sulam. Dia ingin fondasi baru yang kuat dan bisa menopang Milan setidaknya tiga musim ke depan.
Bidikan Tepat Sasaran
Dalam daftar belanja Allegri, ada dua bek tengah yang sesuai dengan kriterianya: Jaka Bijol dari Udinese dan Mario Gila dari Lazio. Keduanya dianggap punya kualitas berbeda yang saling melengkapi.
Bijol adalah bek tangguh, kuat dalam duel satu lawan satu, dan berani mengambil risiko. Sementara itu, Gila punya gaya elegan, cerdas membaca permainan, dan piawai mengatur ritme dari lini belakang. Kombinasi ini yang diidamkan Allegri untuk membangun ulang tembok Milan.
Namun, Allegri tak hanya mengincar pengalaman. Dia juga membuka pintu bagi darah muda. Salah satu nama yang mulai ramai dibicarakan di internal klub adalah Giovanni Leoni—bek belia milik Parma yang diam-diam sudah memikat hati sang allenatore.
Sumber: Sempre Milan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Australia vs Turki 14 Juni 2026
Piala Dunia 12 Juni 2026, 17:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Haiti vs Skotlandia 14 Juni 2026
Piala Dunia 12 Juni 2026, 17:00
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
LATEST UPDATE
-
Bisakah Neymar Main di Laga Brasil vs Maroko? Begini Kata Carlo Ancelotti
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:55
-
Kapan Brasil vs Maroko Main, Jam Berapa?
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:10
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:01
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Belanda vs Jepang 15 Juni 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:00
-
Hasil Race 1 WorldWCR Emilia Romagna 2026: Maria Herrera Bekuk Beatriz Neila
Otomotif 13 Juni 2026, 17:37
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28












