Alvaro Recoba, di Balik Kemalasannya Selalu Tersimpan Kejutan
Gia Yuda Pradana | 2 April 2020 11:26
Bola.net - Dari sekian pemain hebat yang pernah memakai seragam Inter Milan, salah satunya adalah Alvaro Recoba. Menurut Massimo Moratti, eks pemain Uruguay itu adalah pemain yang kadang terlihat malas, tapi selalu menyimpan kejutan.
Recoba lahir di Uurguay, 17 Maret 1976. Gelandang serang dan forward yang dibekali teknik serta kreativitas itu memperkuat Inter periode 1997-2008.
Pemilik julukan 'El Chino' tersebut diakui sebagai salah satu spesialis bola-bola mati terbaik dalam sejarah sepak bola.
Work-rate Recoba kerap mendapatkan kritikan. Itulah yang membuatnya kadang dicap sebagai pemain malas. Namun, di balik kemalasannya itu, selalu ada kejutan yang tersimpan. Kejutan-kejutan itu lahir dari kemampuannya dalam mengeksekusi bola-bola mati maupun menembak akurat dari luar kotak penalti lawan.
Debut yang Indah
Agustus 1997, Recoba menandai debutnya bersama Inter dengan dua gol indah yang tak terlupakan. Gol keduanya lahir dari eksekusi tendangan bebas yang sangat mengagumkan.
Slalom
Recoba juga bisa melakukan aksi slalom melewati beberapa pemain lawan sebelum mengoyak gawang lawan. Contohnya adalah ketika melawan AS Roma pada 2003.
Dari Tendangan Sudut
April 2007, Recoba mencetak gol terakhirnya untuk Inter ketika menang 3-1 atas Empoli di Giuseppe Meazza. Itu adalah sebuah gol tak terlupakan, diciptakannya langsung dari tendangan sudut.
Beberapa Gol Terbaiknya untuk Inter
Hampir Setipe dengan Inter

Pada April 2014, Massimo Moratti melakukan sebuah wawancara dengan Tele Lombardia. Waktu itu, eks Presiden Inter tersebut menjabat Presiden Kehormatan pascapembelian Nerazzurri oleh Erick Thohir.
Dia bercerita tentang perjalanan Inter, salah satunya tentang Recoba.
"Alvaro Recoba hampir setipe dengan Inter, selalu sanggup menghadirkan kejutan," kata Moratti waktu itu.
"Ada kalanya dia terlihat malas, tapi di lain waktu dia sanggup melakukan sesuatu yang belum pernah kita saksikan sebelumnya."
Alvaro Recoba, pemain yang spesial.
Baca juga artikel-artikel lainnya:
Fernando Redondo, Sihirnya Pernah Membuat Old Trafford Terhenyak
Bek Sentral yang Sempurna itu Bernama Alessandro Nesta
Dari Andres Iniesta untuk Seorang Teman yang Pergi Mendahuluinya
Kala Shevchenko Menaklukkan Buffon dengan Sebuah Golazo
Beri Andrea Pirlo 3 Detik, Itu Cukup Baginya untuk Membuat Satu Negara Menangis
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pochettino Tak Membantah Ada Kontak dengan Milan, Begini Katanya
Liga Italia 3 Juni 2026, 09:16
LATEST UPDATE
-
Nomor Punggung Skuad Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026
Piala Dunia 4 Juni 2026, 12:44
-
Diminati Juventus, Alisson Becker Putuskan Bertahan di Liverpool
Liga Inggris 4 Juni 2026, 12:23
-
10 Pelatih Termahal di Piala Dunia 2026, Siapa Gajinya Paling Besar?
Piala Dunia 4 Juni 2026, 12:14
-
Ibrahima Konate Gabung Real Madrid Tinggal Menunggu Pengumuman Resmi
Liga Spanyol 4 Juni 2026, 12:14
-
Andoni Iraola Hari Ini Teken Kontrak Sebagai Pelatih Baru Liverpool
Liga Inggris 4 Juni 2026, 12:02
-
Lini Tengah Impian Chelsea dengan Paket Transfer Rp4 Triliun
Liga Inggris 4 Juni 2026, 11:27
LATEST EDITORIAL
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














