
Bola.net - Andrea Pirlo adalah regista terhebat dan paling jenius yang pernah dimiliki Italia. Visi permainannya luar biasa. Dia mampu melihat apa yang tak mampu ditangkap oleh mata orang-orang biasa. Westfalenstadion, Dortmund, Jerman, 4 Juli 2006, menjadi salah satu saksi kehebatannya.
Waktu itu, Piala Dunia telah mencapai babak semifinal. Pertandingan pertamanya, Italia melawan tuan rumah Jerman.
Italia memecah kebuntuan lewat Fabio Grosso di extra time. Dua menit berselang, Azzurri memastikan diri menang 2-0 melalui gol Alessandro Del Piero dan melangkah ke babak final, sebelum kemudian mengalahkan Prancis lewat adu penalti untuk keluar sebagai juara.
Gol Grosso sangat krusial meloloskan Italia ke partai puncak. Namun salah satu gol paling penting dalam sejarah persepakbolaan Italia ini tidak lahir begitu saja. Ada peran penting seorang regista di baliknya, yang hanya dalam tiga detik mampu membuat sebuah negara sepak bola besar seperti Jerman menangis meratapi keagagalan mereka.
Architect

Architect, atau Sang Arsitek, adalah salah satu julukan yang melekat pada diri Pirlo sepanjang kariernya. Itu karena dia memang kerap mengarsiteki terciptanya gol rekan-rekannya, di Brescia, AC Milan, Juventus, New York City, maupun di tim nasional.
🌟 Andrea Pirlo 🌟
— UEFA Champions League (@ChampionsLeague) January 9, 2020
"I have always considered Andrea to be the best Italian footballer." - Xavi Hernández
🏆 2003, 2007#UCL | #ThrowbackThursday pic.twitter.com/0C9FVtoXXU
Gol Grosso yang mengoyak gawang Jerman di semifinal Piala Dunia 2006, Pirlo juga yang mengarsitekinya.
Pirlo bahkan cuma butuh waktu tiga detik untuk melakukannya. Hanya dalam kurun waktu tiga detik itu, dia membongkar dan meruntuhkan lini pertahanan sekaligus mental baja Jerman.
Dalam waktu hanya tiga detik itu, Pirlo menggabungkan hampir semua kualitas yang ada pada dirinya. Visi, ketenangan, hingga pengambilan keputusan yang brilian dia kombinasikan untuk merancang salah satu assist terbaik dalam sejarah sepakbola.
Jerman Gagal Membacanya
Para pemain Jerman berkonsentrasi untuk menghalau potensi bahaya dari tendangan sudut Alessandro Del Piero. Itu membuat Pirlo tak terjaga di ujung area. Pada titik tersebut, laga yang menguras energi ini sudah berjalan 119 menit tanpa gol, dan adu penalti sepertinya takkan terhindarkan.
Pirlo menyiapkan sebuah skenario berbeda. Pemain-pemain Jerman gagal membacanya.

Setelah corner Del Piero gagal disapu sempurna oleh pasukan Jurgen Klinsmann, bola jatuh di kaki Pirlo. Dalam situasi demikian, wajar jika dia melepas tembakan ke gawang. Namun Pirlo tidak melakukannya.
Dengan wilayah penalti yang penuh orang, Pirlo pasti berpikir kalau shot bukanlah opsi terbaik. Setelah mengontrol bola dengan kaki kiri, dia memindahkannya ke kaki kanan, dan itu membuka kemungkinan untuk operan balik kepada Del Piero di sektor kanan luar. Opsi itu juga tidak diambil oleh Pirlo.
Begitu Sadar, Semua Sudah Terlambat
Pirlo menggiring bola ke arah kanan. Saat itu, tanpa dikomando, empat pemain Jerman memburunya secara serempak. Ruang gerak yang tadinya lebar mendadak jadi sempit. Itu pun sepertinya merupakan bagian dari skenario yang dia siapkan.
Sepersekian detik sebelum kakinya menyentuh bola lagi, penonton bisa melihat sekilas apa yang sebenarnya akan dilakukan oleh Pirlo. Ketika gerakannya itu memancing Bastian Schweinsteiger dan Cristoph Metzelder, tercipta sebuah celah bagi Grosso di belakang mereka.
Detik itu, Pirlo sebenarnya bisa saja langsung mengoper pada Grosso yang telah lepas dari pengawasan. Namun Pirlo menahan 'godaan' tersebut. Pirlo justru terus bergerak ke sisi kanan. Dia menunggu waktu paling tepat.

Lalu, final pass tanpa melihat pun dilepaskan oleh Pirlo di celah antara Metzelder dan Schweinsteiger yang semakin lebar. Schweinsteiger akhirnya sadar, tapi semua sudah terlambat, sangat terlambat.
"GROSSO! GROSSO! GOOOOOOOL! GOL DI GROSSO! GOL DI GROSSO! GOL DI GROSSO!"
— LateTackleMagazine (@LateTackle) July 4, 2017
11 years ago today... 🇮🇹 pic.twitter.com/z7JULHvg4n
3 Detik, Hanya 3 Detik
Grosso menuntaskan operan indah itu dengan tembakan kaki kiri melengkung yang bersarang di tiang jauh tanpa bisa dijangkau oleh kiper Jens Lehmann. Selebrasinya yang sangat emosional membuat momen ini jadi salah satu momen paling ikonik dalam sejarah Piala Dunia.

Dua menit berselang, diawali keberhasilan kapten Fabio Cannavaro memotong serangan Jerman, Italia melancarkan serangan balik yang cepat. Dari Francesco Totti, bola sampai ke Alberto Gillardino di lini depan.
Menunggu waktu yang tepat, Gillardino melepaskan operan terobosan untuk Del Piero yang berlari dari belakangnya. Del Piero menyelesaikannya, dan Lehmann kembali takluk, 2-0 untuk Italia. Jerman kandas. Para pendukungnya berlinang air mata.
Italy Germany 2006 World Cup semifinal
— Nees (@Nees_MM) March 19, 2020
Cannavaro, Totti, Gilardino, Del Piero.. perfect counter-attack, that team was 🔥pic.twitter.com/GUn5WABwAy
Kelolosan Italia ini, yang kala itu sepak bolanya baru saja diguncang skandal Calciopoli, didapatkan salah satunya berkat gol pemecah kebuntuan Grosso.
Gol Grosso itu merupakan pembuka jalan bagi pasukan Marcello Lippi menuju kemenangan. Pirlo arsiteknya. Dia pun cuma butuh waktu tiga detik untuk merancangnya.
Pemain-pemain Jerman membiarkan Pirlo tiga detik menguasai bola di sekitar kotak penalti. Namun, itu adalah sebuah kesalahan besar yang kemudian sangat disesali. Waktu tak bisa diputar kembali.
Karena dalam tiga detik itu, ya hanya dalam tiga detik itu, Pirlo telah membuat satu negara menangis.
Baca juga artikel-artikel lainnya:
- Kaka, AC Milan, dan Malam yang Indah di Athena
- Javier Zanetti, Nomor 4 Abadi Inter Milan yang Disegani Kawan Maupun Lawan
- Francesco Totti, Sang Fantasista dan Gol-gol Indahnya
- Kisah Alessandro Lucarelli, Sosok Setia di Balik Reinkarnasi Parma
- Zinedine Zidane: Maestro Sepak Bola, Masternya Permainan Elegan
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 20 September 2026 07:30Roma Kena Comeback Inter, Gasperini: Hasil yang Adil!
-
Liga Italia 20 September 2026 07:00Comeback Lawan Roma, Chivu Puji Mental Baja Inter Milan
-
Liga Italia 20 September 2026 01:19Man of the Match Roma vs Inter: Lautaro Martinez
-
Liga Italia 20 September 2026 00:57Hasil Roma vs Inter: Comeback Nerazzurri Paksa Giallorossi Berbagi Angka
-
Liga Italia 20 September 2026 00:26Baru Saja Debut, Kiper Juventus Kamil Grabara Malah Alami Cedera ACL
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 20 September 2026 12:26Jelang Derby Madrid, Jose Mourinho Sanjung Atletico Madrid
-
Liga Spanyol 20 September 2026 09:30Raphinha Sepakati Kontrak Baru di Barcelona, Begini Detailnya!
-
Bola Indonesia 20 September 2026 09:23Mantap! Seraf Naro Siregar Persembahkan Medali Pertama Indonesia di Asian Games 2026
-
Liga Inggris 20 September 2026 09:00Manchester United Diprediksi Terpeleset Lagi di Kandang Fulham
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 18 September 2026 17:23Skuad Timnas Inggris untuk Nations League: Cole Palmer dan Trent Alexander-Arnold Kembali
-
piala dunia 5 September 2026 19:30Luka Modric Lanjut Bela Kroasia di Usia 41 Tahun
-
piala dunia 3 September 2026 14:14Kenapa Argentina Tak Bisa Pensiunkan Nomor 10 Lionel Messi?
-
piala dunia 3 September 2026 13:133 Kandidat Pengganti Lionel Messi sebagai Nomor 10 Argentina
-
piala dunia 1 September 2026 05:12Lionel Messi Umumkan Pensiun dari Timnas Argentina
SOROT
-
Liputan6 20 September 2026 12:35Akhir Pelarian Penembak Warga di Lapak Sabung Ayam Mesuji
-
Liputan6 20 September 2026 12:02Misteri Anak Hiu Paus Mati di Kendari
-
Liputan6 20 September 2026 12:01Bus Tabrak Truk Trailer di Tol Terpeka Mesuji, 1 Tewas dan 7 Luka
-
Liputan6 20 September 2026 11:30Pura-Pura Cari Kerja, Pria Ini Curi Rp 40 Juta untuk Modal Judol
-
Liputan6 20 September 2026 10:33Menjajal Langsung The Nusantara Explorer, Kereta Wisata Bak Hotel Berbintang
-
Liputan6 20 September 2026 09:48Porsche Merah Terguling Masuk Parit di Tol Desari
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352939/original/015488000_1789882551-1001682017.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352924/original/058760200_1789880530-27d1be6a-b94d-4b5b-ad38-1cf3bbc6ff5d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352900/original/037621300_1789879168-1001683938.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352865/original/088832500_1789876756-1001683859.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352845/original/085146900_1789875201-IMG_8608.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352802/original/094716200_1789872466-IMG-20260920-WA0007.jpg)
