Analisis Kekalahan Milan dari Lazio: Absennya Rabiot Jadi Titik Lemah Rossoneri
Richard Andreas | 16 Maret 2026 10:17
Bola.net - AC Milan harus menelan kekalahan yang dinilai pantas saat menghadapi Lazio di Stadion Olimpico. Hasil tersebut membuat jarak Rossoneri dengan Inter di puncak klasemen melebar menjadi delapan poin.
Pertandingan itu juga memperlihatkan sejumlah masalah dalam permainan tim asuhan Massimiliano Allegri. Sejak awal laga, Milan kesulitan menjaga keseimbangan permainan, terutama ketika menghadapi serangan balik lawan.
Situasi ini memunculkan analisis baru mengenai peran penting Adrien Rabiot di dalam tim. Ketidakhadirannya dalam pertandingan tersebut disebut sebagai salah satu faktor yang sangat memengaruhi performa Milan.
Allegri Soroti Masalah Besar di Babak Pertama

Allegri sendiri memberikan gambaran jelas mengenai apa yang terjadi dalam pertandingan tersebut. Ia menilai Milan terlalu sering membiarkan Lazio melancarkan serangan balik sepanjang babak pertama.
“Kami mendapati lebih banyak serangan balik di babak pertama daripada sepanjang musim liga kami berjalan,” kata Allegri kepada DAZN setelah pertandingan.
Babak pertama memang menjadi periode yang sangat sulit bagi Milan. Tanpa keseimbangan yang biasanya diberikan oleh Rabiot di lini tengah, pertahanan Rossoneri beberapa kali terbuka oleh pergerakan Mattia Zaccagni dan Gustav Isaksen.
Kedua pemain itu mendapat dukungan dari Dele Bashiru dan Taylor, yang membantu memanfaatkan celah di lini tengah Milan. Situasi tersebut membuat lini belakang Milan kesulitan menghadapi tekanan tanpa perlindungan yang memadai dari sektor tengah.
Statistik Tegaskan Pentingnya Rabiot bagi Milan

Statistik musim ini menunjukkan betapa besar pengaruh Rabiot terhadap performa Milan. Ketika gelandang asal Prancis itu menjadi starter, Rossoneri mencatat rata-rata 2,35 poin per pertandingan.
Catatan tersebut menunjukkan bahwa Milan mampu tampil sebagai penantang serius dalam perburuan Scudetto. Namun ketika Rabiot tidak bermain, rata-rata poin Milan turun tajam menjadi 1,62 poin per laga.
Absennya Rabiot memaksa Allegri memikirkan beberapa alternatif saat menghadapi Lazio. Samuele Ricci sempat menjadi kandidat utama, tetapi pada akhirnya Allegri memilih Jashari untuk mengisi posisi tersebut.
Keputusan itu tidak memberikan hasil yang diharapkan. Minimnya opsi yang benar-benar bisa menggantikan peran Rabiot menjadi salah satu masalah besar yang harus diselesaikan klub, terutama jika melihat rencana jangka panjang tim.
Dampak Taktis Terhadap Leao dan Pulisic
Masalah Milan tidak hanya berhenti pada absennya Rabiot. Kekalahan di Olimpico juga memunculkan ketegangan di dalam tim, terutama setelah Rafael Leao menunjukkan kekecewaannya saat ditarik keluar dari lapangan.
Pemain asal Portugal itu terlihat kesal dengan keputusan pergantian pemain dan sempat terlibat perdebatan dengan Allegri. Reaksi tersebut berkaitan dengan perubahan peran yang ia jalani setelah cedera yang dialami Gimenez.
Leao sebelumnya ditempatkan sebagai penyerang tengah, meski sebenarnya ia lebih nyaman bermain di posisi lain. Meskipun telah mencetak sembilan gol liga musim ini, peran tersebut disebut bukan posisi yang paling sesuai baginya.
Di sisi lain, Christian Pulisic juga mengalami periode sulit. Selain masalah fisik, pemain Amerika Serikat itu disebut menghadapi kesulitan taktis karena ia lebih efektif bermain di sekitar penyerang tengah murni seperti Fullkrug, bukan Leao.
Jangan sampai ketinggalan infonya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan vs Ferencvaros, Rossoneri Diminta Tidak Jemawa!
Liga Eropa UEFA 5 November 2026, 16:42
-
Ruben Amorim Peringatkan AC Milan: Ferencvaros Lawan yang Berbahaya!
Liga Eropa UEFA 5 November 2026, 15:32
-
Gabriel Batistuta dan Kisah Cinta Abadi di Balik Selebrasi Ikonik 'Te Amo, Irina!'
Liga Italia 4 November 2026, 11:21
-
Prediksi Milan vs Ferencvaros 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 09:50
-
Inter Milan Aktifkan Klausul Perpanjangan Kontrak Federico Dimarco
Liga Italia 3 November 2026, 22:30
LATEST UPDATE
-
Bobol Gawang AZ dan Bawa Juventus Menang, Perasaan Teun Koopmeiners Campur Aduk
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 09:00
-
3 Kali Kalah, Ruben Amorim Yakin AC Milan Lolos ke Fase Gugur Liga Europa
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 08:30
-
Dua Kritik Luciano Spalletti untuk Juventus yang Menang 1-2 di Kandang AZ Alkmaar
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 08:00
-
Bekuk AC Milan 0-2, Pelatih Ferencvaros: Ini Beneran Kan?
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 07:40
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalahkan AZ Alkmaar
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 07:20
-
Rapor Pemain AC Milan usai Tumbang dari Ferencvaros: Mengecewakan Semua!
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 06:30
-
Menang Tipis Atas AZ Alkmaar, Spalletti Acungi Jempol Performa Juventus
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 06:00
-
Tumbang Lawan Ferencvaros, Ruben Amorim Semprot Pemain AC Milan
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 05:42
-
Man of the Match AZ Alkmaar vs Juventus: Randal Kolo Muani
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 05:25
-
Man of the Match AC Milan vs Ferencvaros: Lenny Joseph
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 04:29
-
Hasil AC Milan vs Ferencvaros: 10 Pemain Tim Tamu Bekuk Rossoneri di San Siro!
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 04:19
-
Tempat Menonton AZ vs Juventus di Liga Europa, 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 00:35
-
Link Live Streaming AZ vs Juventus di Liga Europa, 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 00:05
-
Cristiano Ronaldo Pensiun, Pelatih Portugal Ungkap Permintaan Terakhirnya kepada CR7
Piala Eropa 5 November 2026, 23:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
