Antonio Conte: Kalau Inter Milan Tidak Senang, Saya Bersedia Mundur
Yaumil Azis | 14 Juli 2020 11:57
Bola.net - Saat Inter Milan turun ke peringkat tiga dalam klasemen Serie A, masa depan Antonio Conte menjadi pertanyaan. Sebab tidak seperti biasanya pelatih berusia 50 tahun tersebut gagal menyumbang gelar pada musim perdananya.
Karir Conte di dunia kepelatihan sudah berlangsung cukup panjang. Namun namanya mulai dikenal publik saat berhasil membawa Juventus meraih gelar juara Serie A pada musim 2011/12 lalu.
Saat memperkuat Chelsea, tepatnya di musim 2016/17 lalu, Conte pun langsung mempersembahkan gelar juara Premier League. Namun pemandangan yang berbeda terlihat pada musim perdananya di Inter Milan.
Klub berjuluk Nerazzurri tersebut sempat tancap gas di awal musim, dan sukses menempati peringkat pertama klasemen Serie A selama beberapa pekan. Namun belakangan, mereka justru menunjukkan penurunan.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Conte Siap Mundur
Sebelum Serie A memutuskan untuk jeda akibat pandemi virus Corona, Inter menempati peringkat ketiga tepat di bawah Lazio. Hal inilah yang membuat masa depan Conte dipertanyakan.
Conte sendiri mengaku siap mempertanggungjawabkan kinerjanya. Jika memang pihak klub tidak senang dengan hasilnya, maka ia dengan senang hati angkat kaki dari San Siro.
"Jika semua orang senang dengan kinerja saya, dan saya rasa begitulah kondisinya sekarang, dari yang saya dengar, maka saya tidak melihat alasan mengapa kami tidak bisa terus berjalan," ujar Conte kepada Sky Sport Italia.
"Jika mereka tidak senang dengan tugas yang saya lakukan, maka saya takkan ragu untuk mundur dari jabatan," lanjut pria yang menghabiskan karir bermainnya di Juventus tersebut.
Conte Butuh Waktu
Conte menegaskan komitmennya dalam proyek tiga tahun yang disodorkan oleh Inter Milan. Namun, ia tidak mampu memberikan hasil instan karena untuk membangun sebuah tim membutuhkan waktu yang cukup lama.
"Saya dipanggil oleh Inter untuk proyek tiga tahun, untuk membawa mereka ke tempat yang seharusnya. Sayangnya, itu membutuhkan waktu," tambahnya.
"Saya datang ke sini dengan rasa antusias yang besar. Saya punya kepercayaan. Saya memulai proyek tiga tahun dan kontrak saya berlaku tiga tahun, Setelah itu, jika mereka ingin memperpanjang kontrak saya..."
"Saya senang, saya tahu jalannya masih panjang, namun saya tidak mau memperpanjang masa sambutan terhadap saya," tutupnya.
Sedikit hasil jerih payah Conte sebenarnya terlihat jelas pada musim ini, kendati sedikit mengalami gangguan. Paling tidak, mereka bisa merebut peringkat ke-2 lagi usai bmengalahkan Torino dengan skor 3-1 pada Selasa (14/7/2020) dini hari tadi.
(Football Italia)
Baca Juga:
Antonio Conte: Ekspektasi di Italia Lebih Besar, Wahai Christian Eriksen
5 Pemain Inter Milan dengan Aksi Terbaik Saat Mengalahkan Torino
5 Pelajaran Laga Inter Milan vs Torino: Lautaro Martinez Bikin Gol Lagi
Perasaan Bahagia Lautaro Martinez Kembali Cetak Gol untuk Inter
Hasil dan Klasemen Pekan ke-32 Serie A: Inter Milan Gusur Lazio dari Posisi ke-2
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
Liga Italia 11 Juli 2026, 19:31
-
AC Milan Segera Rampungkan Rekrutan Kedua di Musim Panas Ini
Liga Italia 10 Juli 2026, 14:06
LATEST UPDATE
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













