Antonio Conte Kembali Mengeluh Soal Permainan Inter Milan
Yaumil Azis | 20 Januari 2020 11:25
Bola.net - Hasil imbang yang diterima saat bertemu Lecce dalam laga lanjutan Serie A, Minggu (19/1/2020) kemarin membuat pelatih Inter Milan, Antonio Conte, mengeluh. Ia merasa pemainnya tidak berlari dalam kecepatan yang diinginkan.
Ini adalah kedua kalinya Inter Milan menerima hasil imbang di ajang Serie A. Faktanya, klub berjuluk Nerazzurri tersebut baru meraih satu kemenangan dari tiga pertandingan pada tahun 2020 ini.
Hasil ini membuat mereka semakin tertinggal dari penghuni puncak klasemen Serie A, Juventus. Jarak antara kedua rival bebuyutan itu kini telah mencapai empat angka. Padahal, Inter masih berada di puncak beberapa pekan lalu.
Saat bertemu Lecce, Romelu Lukaku dkk tidak seperkasa kala menghadapi lawan lainnya. Mereka baru bisa mencetak gol pada menit ke-71 melalui Alessandro Bastoni, sebelum dibalas Marco Mancosu enam menit berikutnya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Keluhkan Permainan Inter Milan
Jelas saja kalau hasil yang diterima Inter membuat Conte merasa kecewa. Dalam pandangan mantan pelatih Chelsea tersebut, para pemainnya tidak berlari dalam kecepatan yang diharapkan.
"Kami adalah tim yang harusnya bergerak 100km/jam. Jika seseorang berada di bawah standar, atau sedang kehilangan kecepatan, kami tak bisa melakukannya dan akan berakhir meraih hasil seri dari laga yang bisa dimenangkan," ujar Conte kepada Sky Sport Italia.
"Jika kami mempertahankan kecepatan yang sedang, kami tak bisa meraih kemenangan. Kami harus bermain penuh di pertengahan awal musim. Begitu melakukan itu, kami jadi tim yang benar-benar normal," lanjutnya.
"Saya sudah menggarisbawahi itu berulang kali. Jika kami bermain dengan kecepatan penjelajah, kami tidak punya apa yang dibutuhkan untuk membawa pulang poin," tambahnya.
Penyebab Hasil Seri Inter Lainnya
Performa pemain bukanlah satu-satunya alasan mengapa Inter Milan hanya meraih hasil imbang. Perubahan taktik yang dilakukan pelatih Lecce, Fabio Liverani, juga punya peran penting.
Lecce sering menggunakan formasi 4-3-1-2 seperti waktu menghadapi Parma di pekan sebelumnya. Namun khusus untuk melawan Inter, mereka mengubah formasinya jadi 3-4-1-2 untuk meniru sistem lawannya.
"Tidak mudah saat ada dua tim dengan sistem taktik yang mirip saling berhadapan. Masalahnya bukan posisi Jacopo Petriccione yang menutup pertahanan, tapi lebih ke kami tidak cukup berniat saat membuat peluang," pungkasnya.
Conte punya waktu yang cukup panjang untuk membenahi kelemahan timnya. Sebab mereka baru akan bermain lagi pada hari Minggu (26/1/2020) mendatang dengan Cagliari sebagai lawannya.
(Football Italia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
Liga Italia 6 September 2026, 13:41
-
Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
Liga Italia 6 September 2026, 13:32
-
Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
Liga Italia 6 September 2026, 06:00
-
Comeback Lawan Napoli, Chivu Sanjung Mental Juara Inter Milan
Liga Inggris 6 September 2026, 05:03
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
LATEST UPDATE
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

